Perencanaan Kesehatan
di Indonesia

Penjelasan Penggunaan Website

Kecamatan Malaka Timur

Profil Puskesmas Alkani

Puskesmas Alkani merupakan puskesmas non rawat inap yang terletak di Kecamatan Malaka Timur. Berdiri sejak tahun 2017, puskesmas ini memiliki akreditasi terakhir dengan tingkat Dasar

Sister Puskesmas

Sebagai bagian dari upaya penguatan pelayanan kesehatan lintas daerah, Puskesmas Alkani menjadi sister Puskesmas Ponjong 2 di Kabupaten Gunungkidul

 

Kondisi Wilayah dan Demografi

Secara geografis, Puskesmas Alkani melayani wilayah dengan karakteristik sangat terpencil, mencakup 4 desa dengan total 6.326 jiwa penduduk. Kondisi sosial budaya dan keterbatasan infrastruktur menjadi faktor kontekstual penting yang memengaruhi penyelenggaraan pelayanan kesehatan, baik dari segi akses masyarakat maupun efektivitas pelaksanaan program.

Sumber Daya Manusia Kesehatan

Dalam hal sumber daya manusia kesehatan, Puskesmas Alkani memiliki 60 tenaga kesehatan, terdiri dari 1 dokter umum, 1 dokter gigi, 12 perawat, 24 bidan, dan 22 tenaga kesehatan lainnya, serta 5 tenaga non-kesehatan. 

Sarana dan Prasarana

Dari sisi sarana dan prasarana, puskesmas menempati bangunan milik sendiri dengan 11 ruangan pelayanan. Fasilitas pendukung mencakup laboratorium, farmasi/apotek, serta dua unit ambulans yang digunakan untuk mendukung kegiatan lapangan dan rujukan. Namun, ketersediaan listrik dan air masih belum stabil, dan akses internet serta sistem informasi manajemen puskesmas masih terbatas, yang menjadi tantangan dalam optimalisasi sistem digital pelayanan kesehatan.

Layanan Utama

Puskesmas Alkani memberikan berbagai layanan utama meliputi rawat jalan, kesehatan ibu dan anak (KIA/KB), gizi, imunisasi, penanggulangan penyakit menular dan tidak menular (PTM), serta UKS/UKM.

Manajemen dan Tata Kelola

Dalam aspek manajemen dan tata kelola, Puskesmas Alkani belum berstatus BLUD sehingga masih menggunakan sistem pengelolaan keuangan daerah. Untuk mendukung kegiatan administrasi dan pelaporan, digunakan beberapa sistem informasi, antara lain SIKDA, P-Care BPJS, dan SIMPUS Lokal. 

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profil Puskesmas Seon

Puskesmas Seon merupakan puskesmas non rawat inap yang terletak di Kecamatan Malaka Timur. Berdiri sejak tahun 2021, puskesmas ini memiliki akreditasi terakhir dengan tingkat Utama,

Sister Puskesmas

Sebagai bagian dari upaya penguatan jejaring pelayanan kesehatan lintas daerah, Puskesmas Seon menjadi sister Puskesmas Nglipar 2 di Kabupaten Gunungkidul.

 

Kondisi Wilayah dan Demografi

Secara geografis, wilayah kerja Puskesmas Seon tergolong sangat terpencil, mencakup 6 desa dengan total 11.422 jiwa penduduk. Kondisi geografis yang menantang dan keterbatasan akses transportasi menjadi faktor penting yang memengaruhi penyelenggaraan layanan kesehatan. 

Sumber Daya Manusia Kesehatan

Puskesmas Seon memiliki total 44 tenaga kesehatan, terdiri dari 1 dokter umum, 11 perawat, 17 bidan, dan 15 tenaga kesehatan lainnya, serta 3 tenaga non-kesehatan. Ketiadaan dokter gigi menjadi salah satu tantangan dalam memberikan pelayanan komprehensif, namun tim kesehatan tetap berupaya memastikan pelayanan dasar dapat diakses secara merata di seluruh wilayah kerja.

Sarana dan Prasarana

Dari sisi sarana dan prasarana, Puskesmas Seon menempati bangunan milik sendiri dengan 20 ruangan pelayanan. Fasilitas pendukung seperti laboratorium dan farmasi/apotek tersedia dan berfungsi dengan baik. Puskesmas memiliki 1 unit ambulans, meskipun dalam kondisi rusak berat. Ketersediaan listrik dan air yang stabil serta akses internet dan SIM Puskesmas yang optimal menjadi keunggulan yang mendukung pelaksanaan pelayanan dan pelaporan berbasis sistem informasi kesehatan.

Layanan Utama

Puskesmas Seon memberikan layanan utama meliputi rawat jalan, kesehatan ibu dan anak (KIA/KB), gizi, imunisasi, penanggulangan penyakit menular dan tidak menular (PTM), serta UKS/UKM. Seluruh layanan dijalankan dengan pendekatan promotif dan preventif, berfokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah terpencil.

Manajemen dan Tata Kelola

Dalam aspek manajemen dan tata kelola, Puskesmas Seon belum berstatus BLUD dan masih berada di bawah sistem pengelolaan keuangan daerah. Untuk mendukung administrasi dan pelaporan kegiatan, puskesmas menggunakan sistem informasi P-Care BPJS dan SIMPUS Lokal.

Profil Puskesmas Tafuli

Puskesmas Tafuli merupakan puskesmas non-rawat inap yang berlokasi di Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka. Berdiri sejak tahun 2012, puskesmas ini berperan penting dalam menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah sangat terpencil dengan akreditasi terakhir pada tingkat Madya.

Sister Puskesmas

Sebagai bagian dari jejaring kerja sama lintas daerah, Puskesmas Tafuli menjadi sister Puskesmas Semin 2 di Kabupaten Gunungkidul.

 

Kondisi Wilayah dan Demografi

Wilayah kerja Puskesmas Tafuli mencakup 3 desa dengan total penduduk yang dilayani sekitar 3.000 jiwa. Secara geografis, wilayah ini tergolong sangat terpencil, dengan akses transportasi yang sulit dan sarana komunikasi yang terbatas. Kondisi ini menuntut strategi pelayanan kesehatan yang adaptif dan berorientasi pada pendekatan jemput bola agar seluruh lapisan masyarakat tetap memperoleh layanan yang memadai.

Sumber Daya Manusia Kesehatan

Puskesmas Tafuli memiliki total 18 tenaga kesehatan, terdiri dari 1 dokter umum, 7 perawat, 3 bidan, dan 7 tenaga kesehatan lainnya.

Sarana dan Prasarana

Puskesmas Tafuli menempati bangunan milik sendiri dengan 20 ruangan pelayanan. Fasilitas pendukung meliputi laboratorium, farmasi/apotek, serta 2 unit ambulans yang digunakan untuk kegiatan rujukan dan penjangkauan ke desa. Namun, ketersediaan listrik dan air masih belum stabil, dan akses internet maupun SIM puskesmas tidak tersedia, sehingga pelaporan dan komunikasi daring sering mengalami kendala.

Layanan Utama

Sebagai puskesmas non-rawat inap, Puskesmas Tafuli menyelenggarakan layanan rawat jalan, KIA/KB, gizi, imunisasi, penyakit menular, dan penyakit tidak menular (PTM). Salah satu program inovatif yang dikembangkan adalah “Program Jempol (Jemput Orang Hamil)”, yaitu inisiatif berbasis masyarakat untuk memastikan ibu hamil di wilayah terpencil dapat dijangkau dan memperoleh pemeriksaan kehamilan secara rutin. 

Manajemen dan Tata Kelola

Dari sisi tata kelola, Puskesmas Tafuli belum berstatus BLUD dan masih menggunakan sistem pengelolaan keuangan daerah. Dalam pelaksanaan kegiatan administrasi dan pelaporan, puskesmas memanfaatkan sistem informasi seperti SIKDA, P-Care BPJS, dan SIMPUS Lokal

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.