Perencanaan Kesehatan
di Indonesia

Penjelasan Penggunaan Website

Puskesmas Kaputu

Profil Puskesmas Kaputu

Puskesmas Kaputu merupakan puskesmas rawat inap yang berlokasi di Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka. Berdiri sejak tahun 2016, puskesmas ini menjadi salah satu fasilitas kesehatan penting di wilayah perbatasan dengan karakteristik geografis yang menantang. Status akreditasi terakhir tingkat Paripurna.

Sister Puskesmas

Puskesmas Kaputu menjadi sister Puskesmas Gedangsari 2 di Kabupaten Gunungkidul. 

 

Kondisi Wilayah dan Demografi

Wilayah kerja Puskesmas Kaputu mencakup 9 desa dengan total penduduk yang dilayani sebanyak 9.790 jiwa. Secara geografis, wilayah ini tergolong sangat terpencil, dengan akses transportasi yang terbatas dan jarak antar permukiman yang cukup jauh. Kondisi ini menjadi tantangan bagi petugas kesehatan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjadi pendorong untuk memperkuat strategi pelayanan berbasis masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.

Sumber Daya Manusia Kesehatan

Puskesmas Kaputu memiliki 52 tenaga kesehatan, terdiri dari 2 dokter umum, 29 perawat, 10 bidan, dan 11 tenaga kesehatan lainnya. 

Sarana dan Prasarana

Puskesmas Kaputu menempati bangunan hibah dengan 24 ruangan pelayanan yang digunakan untuk kegiatan rawat jalan, rawat inap, serta program-program kesehatan masyarakat. Fasilitas pendukung meliputi laboratorium, farmasi/apotek, dan 2 unit ambulans yang beroperasi untuk layanan gawat darurat dan rujukan. Ketersediaan listrik dan air tergolong stabil, namun akses internet dan sistem informasi puskesmas masih terbatas, sehingga pelaporan berbasis digital belum berjalan optimal.

Layanan Utama

Sebagai puskesmas rawat inap, Puskesmas Kaputu menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan seperti rawat inap, rawat jalan, KIA/KB, gizi, imunisasi, penyakit menular dan tidak menular (PTM). kesakitan, meskipun belum memiliki inovasi unggulan yang terdokumentasi secara khusus.

Manajemen dan Tata Kelola

Dari sisi tata kelola, Puskesmas Kaputu belum berstatus BLUD dan masih mengacu pada sistem pengelolaan keuangan daerah. Untuk mendukung kegiatan administrasi dan pelaporan, puskesmas memanfaatkan beberapa sistem informasi seperti SIKDA, P-Care BPJS, dan SIMPUS Lokal

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.