Perencanaan Kesehatan
di Indonesia

Penjelasan Penggunaan Website

Puskesmas Weliman

Profil Puskesmas Weliman

Puskesmas Weliman merupakan puskesmas non-rawat inap yang berlokasi di Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka. Berdiri sejak tahun 2007, puskesmas ini memiliki peran penting dalam menyediakan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah pedesaan dan terpencil dengan akreditasi terakhir pada tingkat Utama.

Sister Puskesmas

Sebagai bagian dari upaya penguatan jejaring lintas daerah, Puskesmas Weliman menjadi sister Puskesmas Wonosari 2 di Kabupaten Gunungkidul. 

 

Kondisi Wilayah dan Demografi

Wilayah kerja Puskesmas Weliman mencakup 14 desa dengan total penduduk yang dilayani sebanyak 23.211 jiwa. Secara geografis, wilayah ini tergolong terpencil, dengan tantangan utama berupa jarak antardesa yang cukup jauh dan keterbatasan akses transportasi. Meskipun demikian, puskesmas terus berupaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat melalui strategi pelayanan luar gedung dan pendekatan berbasis masyarakat.

Sumber Daya Manusia Kesehatan

Puskesmas Weliman memiliki 49 tenaga kesehatan yang terdiri dari 2 dokter umum, 1 dokter gigi, 14 perawat, 14 bidan, dan 11 tenaga kesehatan lainnya, serta 7 tenaga non-kesehatan. Komposisi tenaga yang cukup beragam ini memungkinkan puskesmas untuk menyelenggarakan berbagai program kesehatan, baik yang bersifat pelayanan klinis maupun kegiatan lapangan, dengan dukungan tim yang solid di tingkat puskesmas dan desa.

Sarana dan Prasarana

Puskesmas Weliman menempati bangunan hibah dengan 18 ruangan pelayanan. Fasilitas penunjang yang tersedia meliputi laboratorium, farmasi/apotek, serta 3 unit ambulans yang siap digunakan untuk rujukan maupun kegiatan penjangkauan masyarakat. Ketersediaan listrik dan air tergolong stabil, dan akses internet beserta sistem informasi puskesmas telah optimal, sehingga pelaporan dan komunikasi data dapat berjalan lebih efisien.

Layanan Utama

Puskesmas Weliman menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan dasar, meliputi rawat jalan, KIA/KB, gizi, imunisasi, penanggulangan penyakit menular dan tidak menular (PTM), serta UKS/UKM. Puskesmas ini juga memiliki sejumlah program unggulan dan inovatif, antara lain:

  • Gerakan Cegah Stunting, untuk menurunkan prevalensi stunting melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif.
  • Posbindu PTM Inovatif, yang memperkuat deteksi dini dan pemantauan penyakit tidak menular di masyarakat.
  • Siaga Maternal Neonatal (SiMatneo), program kesiapsiagaan terhadap kasus kegawatdaruratan ibu dan bayi.
  • Puskesmas Goes to School, sebagai upaya promotif-preventif yang menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini di lingkungan sekolah.

Manajemen dan Tata Kelola

Dari sisi tata kelola, Puskesmas Weliman belum berstatus BLUD dan masih berada di bawah sistem pengelolaan keuangan daerah. Dalam mendukung administrasi dan pelaporan kegiatan, puskesmas menggunakan beberapa sistem informasi, antara lain SIKDA, P-Care BPJS, dan SIMPUS Lokal

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.