Sebuah studi menganalisis hubungan antara karakteristik demografis dan perilaku konsumsi dengan hipertensi pada orang dewasa di Indonesia menggunakan data survei yang mewakili populasi nasional. Penelitian potong lintang dilakukan menggunakan data sekunder dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Analisis mencakup 638.180 responden berusia 15 tahun ke atas dari seluruh provinsi di Indonesia.
Hasilnya, diketahui bahwa usia yang lebih tua merupakan faktor yang paling kuat berhubungan dengan hipertensi. Perempuan lebih berpeluang mengalami hipertensi dibandingkan laki-laki. Konsumsi buah dan sayur secara rutin berhubungan dengan peluang hipertensi yang lebih rendah. Variasi antarwilayah juga ditemukan, dengan Jawa Timur menunjukkan prevalensi hipertensi tertinggi di antara provinsi yang termasuk dalam survei. Hipertensi pada orang dewasa di Indonesia memiliki hubungan yang kuat dengan usia, jenis kelamin, dan perilaku konsumsi makanan. Temuan ini menunjukkan pentingnya memprioritaskan kelompok populasi yang memiliki risiko lebih tinggi serta mendorong pola makan yang lebih sehat melalui intervensi kesehatan masyarakat yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah di Indonesia.
Selengkapnya https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/22799036261474134