Agenda mendatang

  • anhssslide
  • pgf20
  • s25 26j
  • 89juljgj
  • isq20
  • bal20
  • juneox
  • ag 2
  • excel2020
  • icmy
  • uae

Edisi Minggu ke 3: Selasa, 20 Oktober 2020

Forum Nasional
Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia 2020

5 20

link selengkapnya

 

Bedah Buku Kesehatan Global #3 Tahap 2

Departemen HPM FK – KMK UGM menyelenggarakan diskusi Bedah Buku Kesehatan Global tahap 2 pada Rabu (21/10/2020) dari studio HPM. Prof Laksono Trisnantoro menyampaikan tahun ini format bedah buku baru, harapannya semua orang dapat ikut membedah buku ini. Kegiatan ini juga didokumentasikan, tahun ini akan banyak dijalin komunikasi antara FK – KMK dan FISIPOL UGM. Di sesi pertama, dr Yodi Mahendradhata menyatakan kuliah ini telah diselenggarakan 10 tahun lebih berbasis literatur serta pengalaman pribadi WHO, PBB serta forum kesehatan global. Selama itu pula, terdapat sejumlah fenomena yang tidak dapat dijelaskan tim pengajar FK – KMK, karena bukan ranah teknis kesehatan. Faktanya banyak kesehatan global yang juga diwarnai politik ekonomi internasional. Buku ini hanya memaparkan kronologis historis berbagai paparan kesehatan global, milestone sejak abad 14 hingga 21. Pakar dari FISIPOL harapannya dapat memberikan masukan untuk edisi berikutnya. Faktanya, dampak pandemi COVID-19, konstelasi kesehatan global banyak berubah.

Sesi kedua, pembahasan disampaikan Dr. Poppy Sulistyaning Winanti, SIP, MPP. Buku ini meng-highlight kerja sama banyak disiplin ilmu untuk mencermati fenomena secara bersama sehingga mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Dalam konteks politik internasional, negara dianggap sebagai entitas politik yang utama. Tidak ada yang lebih tinggi dari negara, sehingga sistemnya disebut anarki. Pada awalnya, hubungan internasional berfokus pada menghindari perang dan menciptakan perdamaian. Kesehatan, politik dan ekonomi masuk dalam isu low politics atau isu pinggiran. Kemudian lahirlah pendekatan Ekonomi Politik Global, yang juga mempengaruhi sector kesehatan secara global.

  Video selengkapnya

 

Reportase Webinar:
Kemitraan Multi Sektoral untuk Penurunan Stunting di Indonesia

Stunting mendapat perhatian nasional dengan diangkatnya issue ini sebagai prioritas nasional melalui target penurunan prevalensi stunting hingga 14% di tahun 2024. Indonesia saat ini memiliki semua bahan utama untuk keberhasilan program, seperti kepemimpinan yang kuat dan komitmen yang berkelanjutan di semua tingkat pemerintahan, dan mungkin yang paling penting, target yang ambisius dan rencana konkret untuk mencapainya. Penerapan kemitraan multi sektoral dapat secara efektif membangun dan memberlakukan strategi yang komprehensif sebagai pendekatan pengurangan angka stunting.

Sebuah webinar yang disponsori oleh Roche dan 1000 Days Fund akan memberikan wawasan mengenai hal ini terutama untuk mendiskusikan kolaborasi multi sektoral dan kondisi dimana berbagai mitra dapat mendukung pengembangan intervensi stunting yang inovatif dan berbagi sumber daya praktis. Webinar diselenggarakan pada 21 Oktober 2020, Reportase kegiatan dapat disimak pada link berikut :

Reportase

 

Asian-Pacific perspective on the psychological well-being of healthcare workers during the evolution of the COVID-19 pandemic

Kondisi pandemi COVID-19 saat ini telah menyebabkan tekanan yang signifikan pada tenaga medis sebagai garda depan penanganan kasus. Sebuah riset dilakukan oleh Nicholas dkk untuk melihat hasil psikologis atau faktor - faktor yang diidentifikasi terkait hasil psikologis yang merugikan di berbagai wilayah di Asia Pasifik. Sebanyak 1146 peserta dari India, Indonesia, Singapura, Malaysia dan Vietnam terlibat sebagai responden penelitian ini. Hasilnya, meski memiliki jumlah kasus terendah, Vietnam menunjukkan prevalensi post-traumatic stress disoreders (PTSD) tertinggi. Sebaliknya, Singapura melaporkan volume kasus tertinggi, tetapi memiliki prevalensi depresi dan kecemasan yang lebih rendah.

Studi ini menyoroti bahwa prevalensi kesulitasn secara psikologis tidak tergantung. Pada beban kasus COVID-19 di masing - masing negara. Intervensi psikologis dini akan bermanfaat bagi kelompok rentan pada petugas kesehatan yang telah menunjukkan gejala fisik. Artikel ini dipublikasikan pada Cambridge University Press pada Royal College of Psychiatrists

selengkapnya

 

The Development of GAMA Swab Sampling Chamber for Walk-through Sampling in Patients with COVID-19 at Gadjah Mada Hospital

Pengambilan sampel usap/swab test dari nasofaring dan orofaring pasien dengan COVID-19 penting dalam mendeteksi SARS-CoV-2. Pengambilan sampel usap harus dilakukan dengan hati - hati untuk mencegah risiko penularan ke petugas kesehatan atau kontaminasi silang ke lingkungan. GAMA Swab Sampling Chamber (GSSC) adalah ruang bertekanan positif yang dirancang untuk mengumpulkan sampel swab yang melibatkan petugas kesehatan yang ditempatkan di dalam, sementara pasien berada di luar ruangan. Ruang tersebut dirancang untuk meminimalkan risiko paparan aerosol pada petugas kesehatan akibat kebocoran atau saat membuka atau menutup pintu.

Oleh karena itu, petugas kesehatan tidak perlu menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap seperti yang mereka lakukan saat mengambil sampel swab tanpa chamber. Penggunaan GSSC selain dapat menyederhanakan pengambilan sampel swab, juga mengurangi kebutuhan penggunaan APD dan ruang isolasi tekanan negatif yang terbatas pada situasi pandemi saat ini. Artikel ini dipublikasikan pada Journal of Community Empowerment for Health pada Agustus 2020.

selengkapnya

 

Kursus Berbasis Website: “Keterlibatan Sektor Swasta dalam Pelayanan Kesehatan”

ANHSS dan PKMK FKKMK UGM bekerja sama untuk menyelenggarakan kursus berbasis website pada Agustus hingga Oktober 2020 dengan tema menuju layanan terpadu perawatan primer dan rumah sakit yang lebih efektif dan kolaboratif untuk cakupan kesehatan semesta. Beberapa narasumber perwakilan dari berbagai negara (Indonesia, Filipina, Thailand, dan Hongkong) akan hadir untuk memberikan wawasan dan berbagi kisah sukses tentang tata kelola kolaboratif yang efekttif dari pemberian layanan kesehatan di negara - negara Asia.

selengkapnya   reportase

 

Regulasi:
Peraturan Presiden RI No. 99 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19

Dalam rangka percepatan penanggulangan pandemi COVID-19, pemerintah melakukan percepatan pengadaan dan pelaksanaan vaksin COVID-19. Regulasi ini diterbitkan oleh Presiden Jokowi pada 5 Oktober 2020. Pihak yang menetapkan jenis dan jumlah vaksin yang diperlukan untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 adalah pemerintah, dalam hal ini Menteri Kesehatan dengan memperhatikan pertimbangan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan untuk tahun 2020, 2021 dan 2022. Adapun pengadaan vaksin yang dimaksud meliputi penyediaan vaksin COVID-19 beserta peralatan pendukung yang diperlukan dan distribusi vaksin COVID-19 yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Pelaksanaan pengadaan vaksin COVID-19 melalui penugasan kepala badan usaha milik negara, penunjukkan langsung badan usaha penyedia dan atau kerja sama dengan lembaga/badan internasional. Kerja sama dengan lembaga/badan internasional hanya terbatas untuk penyediaan vaksin COVID-19 dan tidak termasuk peralatan pendukung untuk vaksinasi COVID-19.

selengkapnya

 

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2

Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

  Website Terkait

Website di bawah ini dapat menjadi sumber pembelajaran serta referensi
langsung dari lembaga-lembaga terkemuka di bidang kesehatan

idrccadepkesbkkbnwbiwhoHSAjamsos