Agenda mendatang

  • anhssslide
  • pgf20
  • s25 26j
  • 89juljgj
  • isq20
  • bal20
  • juneox
  • ag 2
  • excel2020
  • icmy
  • uae

Edisi Minggu ke 3: Selasa, 22 September 2020

Kursus Berbasis Website: “Keterlibatan Sektor Swasta dalam Pelayanan Kesehatan”

ANHSS dan PKMK FKKMK UGM bekerja sama untuk menyelenggarakan kursus berbasis website pada Agustus hingga Oktober 2020 dengan tema menuju layanan terpadu perawatan primer dan rumah sakit yang lebih efektif dan kolaboratif untuk cakupan kesehatan semesta. Beberapa narasumber perwakilan dari berbagai negara (Indonesia, Filipina, Thailand, dan Hongkong) akan hadir untuk memberikan wawasan dan berbagi kisah sukses tentang tata kelola kolaboratif yang efekttif dari pemberian layanan kesehatan di negara - negara Asia.

selengkapnya   reportase

 

Daftar Regulasi Pembatasan Sosial Berskala Besar di Propinsi DKI Jakarta

Seperti yang diketahui, DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar sejak 14 September 2020 akibat terus meningkatnya kasus COVID-19 di DKI Jakarta. Dalam mendukung upaya ini, pemerintah DKI Jakarta menerbitkan beragam regulasi demi memperkuat pelaksanaan PSBB di area DKI Jakarta. Empat peraturan utama yang mendasari diantaranya Peraturan Gubernur No. 88 Tahun 2020, Keputusan Gubernur No. 959 Tahun 2020, Peraturan Gubernur No. 79 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur No. 33 Tahun 2020.

Regulasi terbaru yang diterbitkan pada 11 September 2020, menjadi pembaharuan dari Pergub No. 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan COVID-19 di Propinsi DKI Jakarta. Di dalamnya memuat pembaharuan mengenai penghentian sementara kegiatan, pembatasan aktivitas bekerja di kantor/tempat kerja, penyediaan makanan/minuman dengan layanan take away secara daring, pembatasan kegiatan keagamaan dengan jumlah pengguna paling banyak 50% dari kapasitas, dan mekanisme pengaturan lainnya.

selengkapnya

 

Transmission Dynamics of COVID-19 Outbreaks Associated with Child Care Facilities – Salt lake City, Utah, April-July 2020

Sebuah artikel yang diterbitkan oleh CDC memuat sebuah laporan kasus penularan COVID-19 dari anak - anak yang terkonfirmasi positif dengan tanpa gejala pada area sekolah. Artikel yang diterbitkan pada 11 September 2020 ini mengungkapkan bahwa anak - anak berusia di bawah 10 tahun ditemukan dapat menularkan virus COVID-19 pada lingkungan sekolah. Terdapat 12 anak tertular COVID-19 pada tempat/fasilitas penitipan anak. Penularan ini didokumentasikan oleh 12 anak - anak (26%) dari 46 kontak yang kemungkinan terkonfirmasi COVID-19. Salah satu orangtua ada yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Penularan diamati dari dua dari tiga anak dengan COVID-19 tanpa gejala yang terkonfirmasi yang tentu bisa saja menulari rekan guru, sesama teman dan pegawai sekolah/fasilitas penitipan anak.

Secara keseluruhan, anak-anak menyumbang 13 dari 31 kasus COVID-19 dengan kondisi ringan atau tanpa gejala. Seperti yang diketaui sebelumnya bahwa COVID-19 pada anak tidak memiliki gejala yang parah. CDC merekomendasikan agar dilakukan pelacakan kontak yang tepat dan pengujian COVID-19 demi mencegah penyebaran virus COVID-19. Penggunaan masker di fasilitas penitipan anak sangat penting untuk diperhatikan, mengingat anak dibawah usia 2 tahun tidak diwajibkan menggunakan masker.

Selengkapnya

 

COVID-19 in Indonesia : Warning – Level 3, COVID-19 Risk in Indonesia is High

Pada 6 September 2020, CDC mengeluarkan warning travel level 3 – avoid nonessential travel berkaitan dengan resiko COVID-19 di Indonesia yang tinggi. CDC merekomendasikan untuk menghindari perjalanan internasional yang tidak penting ke Indonesia. Beberapa contoh perjalanan penting dan mendesak adalah pekerjaan bantuan kemanusiaan, alasan medis, atau keadaan darurat keluarga. Kelompok usia lanjut, orang dengan kondisi medis tertentu, dan orang yang berisiko tinggi untuk penyakit parah harus mempertimbangkan untuk menunda semua perjalanan, termasuk perjalanan penting ke Indonesia.

Saat ini, kondisi sumber daya kesehatan di Indonesia dinilai terbatas. Apabila kondisinya menyebabkan harus melakukan perjalanan, maka protokol kesehatan seperti jaga jarak, penggunaan masker, penggunaan hand sanitizer dan mencuci tangan dengan sabun serta observasi terhadap kualitas kesehatan diri, perlu dilakukan. Isolasi diri dan melakukan test COVID-19 juga perlu dilakukan setelah Anda melakukan perjalanan internasional dari Indonesia.

selengkapnya

 

Misinformation Related to COVID-19 in Indonesia

Seiring dengan peningkatan kasus COVID-19, terdapat peningkatan misinformasi publik seputar fakta dasar virus corona, penularan dan pencegahannya. Sebuah studi dilakukan oleh Narilia Mutia Nasir, Baequni dan M. Iqbal Nurmansyah untuk menggambarkan pengetahuan publik terkait misinformasi mengenai COVID-19 di Indonesia. Data diambil melalui kuesioner daring pada 4 – 11 April 2020 dengan total 530 responden. Mayoritas responden berusia kurang dari 25 tahun dan sudah lulus pendidikan sekolah menengah pertama/ atas.

Hasilnya menunjukkan masih ada sekelompok orang yang tidak mengetahui kesalahan informasi terkait COVID-19. Beberapa responden berangapan bahwa COVID-19 merupakan senjata biologis (27,7%), virus COVID-19 tidak dapat hidup di iklim Indonesia (13,2%) dan adanya kepercayaan lain bahwa berkumur dengan air garam atau cuka dapat membunuh virus (19,6%). Berbagai upaya perlu diambil untuk meluruskan pemahaman terkait pencegahan COVID-19 sehingga masyarakat dapat memiliki pemahaman yang benar. Artikel ini dipublikasikan pada Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia pada Juni 2020.

selengkapnya

 

Infection Prevention and Control for the Safe Management of a Dead Body in the Context of COVID-19

Pada 4 September 2020, WHO menerbitkan sebuah interim guideline pada topik manajemen kontrol dan aksi pencegahan penularan dari tubuh jenazah pasien COVID-19. Dokumen petunjuk ini penting diketahui oleh sekelompok orang yang memiliki tanggung jawab dan fungsi pada penatalaksanaan jenazah pasien COVID-19 berikut dengan kolega/keluarganya. Ada yang beranggapan bahwa pasien perlu dikremasi untuk mencegah penularan, namun sedikit bukti yang kuat untuk mendukung hal tersebut. Keamanan pada keluarga dan lokasi penatalaksanaan jenazah sangat penting diperhatikan, sehingga penggunaan alat pelindung diri dan kelengkapan disinfeksi penting untuk disediakan. Harkat dan martabat jenazah harus dihormati dan dilindungi sepenuhnya, termasuk menghindari proses pemakaman jenazah yang tergesa-gesa.

Pihak berwenang pelu mengelola secara kasus per kasus kematian, menyeimbangkan hak keluarga, menyelidiki penyebab kematian dan resiko paparan infeksi yang mungkin terjadi. Bagi pengelolaan jenazah dalam kegiatan kemanusiaan, dapat merujuk pada Inter-Agency Standing Committee (IASC) dengan judul dokumen COVID-19 interim guidance for the management of the dead in humanitarian settings.

Selengkapnya

 

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2

Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

  Website Terkait

Website di bawah ini dapat menjadi sumber pembelajaran serta referensi
langsung dari lembaga-lembaga terkemuka di bidang kesehatan

idrccadepkesbkkbnwbiwhoHSAjamsos