Seri webinar ini mengangkat pertanyaan mendasar tentang “sesuatu yang salah” dalam kebijakan pendanaan kesehatan di Indonesia yang selama ini terasa namun belum sepenuhnya terurai. Dalam situasi di mana berbagai pemangku kepentingan—dari rumah sakit hingga tenaga kesehatan menghadapi keterbatasan sumber dana, diskusi ini menjadi semakin relevan dan mendesak. Stagnasi pengeluaran kesehatan yang bertahan di kisaran 3% dari PDB selama lebih dari satu dekade menunjukkan adanya persoalan struktural yang perlu ditelaah secara kritis. Terlebih, kerangka regulasi utama seperti UU SJSN 2004 dan UU BPJS 2011 dinilai memiliki pengaruh besar, namun belum tersentuh dalam reformasi terbaru sektor kesehatan. Melalui seri ini, diharapkan muncul pemahaman yang lebih komprehensif sekaligus gagasan solusi untuk memperbaiki arah kebijakan pendanaan kesehatan di Indonesia.  Kegiatan ini terbuka untuk umum dan digelar hingga Juli 2026.

PKMK FKKMK UGM akan menyelenggarakan pelatihan penulisan artikel kebijakan kesehatan pada Juli hingga Agustus 2026. Pelatihan Penulisan Artikel Kebijakan Kesehatan dirancang untuk meningkatkan kemampuan peneliti dan akademisi muda dalam mengubah hasil riset menjadi artikel ilmiah yang layak dipublikasikan di jurnal kebijakan kesehatan. Program ini terdiri atas tiga modul yang mencakup filosofi dan dasar penulisan artikel, analisis data, serta penyusunan manuskrip secara bertahap. Pelatihan ini menawarkan pendekatan yang terstruktur melalui multi-sesi, mentoring intensif dengan rasio fasilitator dan peserta sekitar 1:4, serta integrasi antara penulisan, analisis data, dan pengembangan manuskrip. Sasaran pelatihan meliputi mahasiswa pascasarjana, peneliti muda, calon penulis jurnal kebijakan kesehatan, serta praktisi kesehatan yang ingin mempublikasikan analisis kebijakan. Pada akhir pelatihan, peserta diharapkan mampu melakukan telaah literatur, analisis kebijakan, interpretasi data, penulisan artikel ilmiah, serta penyusunan manuskrip sesuai standar jurnal kebijakan kesehatan.

Dalam sistem kesehatan yang semakin kompleks, kebijakan tidak dapat disusun tanpa landasan bukti yang kuat. Pendekatan Evidence Based Policy memastikan setiap keputusan mempertimbangkan data riset global, bukti lokal, dan konteks implementasi. Namun, kesenjangan antara ketersediaan evidence dan kemampuan menerjemahkannya masih menjadi tantangan.

Rangkaian Pelatihan Evidence Based for Health Policy-Making hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui tiga tahap: Analisis Kebijakan Kesehatan Berbasis Bukti, Penyusunan Policy Brief, dan Advokasi Kebijakan. Pelatihan ini membekali peserta dengan keterampilan menganalisis, merumuskan rekomendasi, serta mengomunikasikan kebijakan secara strategis agar berdampak nyata dalam praktik dan pengambilan keputusan. Informasi selengkapnya pelatihan ini dapat diakses pada link berikut

Agenda Kegiatan

PILIH

Review

Publikasi

Syndemic Analysis of Stroke in Indonesia

Syndemic Analysis of Stroke in Indonesia

Sebuah studi menganalisis sepuluh kondisi klinis dengan prevalensi tertinggi dan indikator sosial-ekonomi utama guna mengidentifikasi faktor-faktor yang saling berinteraksi yang berkontribusi terhadap kejadian stroke. Peneliti menganalisis data jaminan kesehatan nasional yang mencakup lebih...

Read More

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.