Skip to content

Health Taxes and Universal Health Coverage in Low- and Middle- Income Countries: A Scoping Review of Pathways, Challenges and Policy Lessons

Negara berpendapatan rendah dan menengah (Low- and Middle-Income Countries/LMICs) masih menghadapi tantangan yang berkelanjutan dalam mencapai Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC) akibat keterbatasan pembiayaan dan lemahnya sistem kesehatan. Meskipun pajak kesehatan telah diakui memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan penerimaan negara, kontribusinya yang lebih luas terhadap pencapaian UHC masih belum tersintesis secara komprehensif. Studi ini mengkaji peran pajak kesehatan dalam mendukung pencapaian UHC di LMICs, termasuk dampaknya terhadap berbagai dimensi UHC, tantangan implementasi, serta implikasi kebijakannya. Literatur yang disertakan meliputi artikel peer-reviewed dan literatur abu-abu resmi yang diterbitkan dalam bahasa Inggris antara tahun 2000 hingga Oktober 2025, yang membahas pajak kesehatan di LMICs serta melaporkan luaran yang relevan dengan UHC. Sebagian besar studi membahas cakupan layanan kesehatan (86 dari 87 studi) dan perlindungan finansial (63 dari 87 studi), sedangkan hanya sedikit yang meneliti cakupan populasi (9 dari 87 studi). Pajak kesehatan secara konsisten dikaitkan dengan penurunan beban penyakit tidak menular, berkurangnya pengeluaran langsung dari kantong masyarakat (out-of-pocket), serta meningkatnya ruang fiskal untuk sektor kesehatan. Estimasi penerimaan pajak relatif kecil dibandingkan PDB, namun berpotensi memberikan kontribusi yang signifikan dibandingkan pengeluaran pemerintah domestik untuk kesehatan.

Bukti mengenai dampaknya terhadap cakupan populasi masih terbatas dan umumnya hanya ditemukan pada negara yang secara eksplisit mengaitkan penerimaan pajak dengan perluasan cakupan asuransi kesehatan atau reformasi hak kepesertaan. Faktor yang mendukung keberhasilan implementasi meliputi desain pajak yang kuat, penyesuaian tarif secara berkala, serta earmarking atau alokasi strategis penerimaan pajak. Sebaliknya, resistensi politik, kompleksitas administrasi, serta kekhawatiran mengenai sifat regresif pajak dan perdagangan ilegal menjadi hambatan utama dalam implementasinya. Pajak kesehatan berhubungan dengan peningkatan cakupan layanan kesehatan dan perlindungan finansial di negara berpendapatan rendah dan menengah. Namun, bukti mengenai dampaknya terhadap cakupan populasi masih terbatas dan sangat bergantung pada konteks masing-masing negara.

Selengkapnya https://bmjopen.bmj.com/content/16/10/e121512.abstract

 

Mempelajari
UU No.17/2023 Tentang Kesehatan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.