Profil Puskesmas Babulu
Puskesmas Babulu merupakan puskesmas non-rawat inap yang berlokasi di Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka. Berdiri sejak tahun 2017, puskesmas ini berperan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah perbatasan dengan kondisi geografis yang menantang dengan akreditasi terakhir pada tingkat Madya.
Sister PuskesmasSebagai bagian dari jejaring kolaborasi lintas daerah, Puskesmas Babulu menjadi sister Puskesmas Karangmojo 1 di Kabupaten Gunungkidul. |
Kondisi Wilayah dan Demografi
Wilayah kerja Puskesmas Babulu mencakup 2 desa dengan total penduduk yang dilayani sebanyak 2.759 jiwa. Wilayah ini tergolong sangat terpencil, dengan akses transportasi yang terbatas dan kondisi geografis yang menantang. Faktor sosial dan budaya masyarakat turut memengaruhi pola hidup serta perilaku kesehatan, sehingga pendekatan pelayanan berbasis komunitas menjadi strategi utama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja puskesmas ini.
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Puskesmas Babulu memiliki 34 tenaga kesehatan yang terdiri dari 1 dokter umum, 9 perawat, 11 bidan, dan 13 tenaga kesehatan lainnya, serta 9 tenaga non-kesehatan.
Sarana dan Prasarana
Puskesmas Babulu menempati bangunan milik sendiri dengan 8 ruangan pelayanan. Fasilitas penunjang yang tersedia meliputi laboratorium, farmasi/apotek, serta 2 unit ambulans yang digunakan untuk pelayanan rujukan dan kegiatan lapangan. Ketersediaan listrik dan air tergolong stabil, namun akses internet dan sistem informasi puskesmas masih terbatas, sehingga kegiatan pelaporan dan pengelolaan data kesehatan masih dilakukan secara kombinasi antara manual dan digital.
Layanan Utama
Sebagai puskesmas non-rawat inap, Puskesmas Babulu memberikan berbagai layanan utama meliputi rawat jalan, KIA/KB, gizi, imunisasi, penanggulangan penyakit menular dan tidak menular (PTM), serta UKS/UKM.
Manajemen dan Tata Kelola
Dari sisi tata kelola, Puskesmas Babulu belum berstatus BLUD dan masih menggunakan sistem pengelolaan keuangan daerah. Untuk mendukung kegiatan administrasi, pelaporan, dan pelayanan peserta jaminan kesehatan, puskesmas menggunakan beberapa sistem informasi seperti SIKDA, P-Care BPJS, dan SIMPUS Lokal.
Profil Puskesmas Namfalus
Puskesmas Namfalus merupakan puskesmas rawat inap yang berlokasi di Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka. Berdiri sejak tahun 1974, dengan akreditasi terakhir tingkat Madya.
Sister PuskesmasSebagai bagian dari jejaring kerja sama lintas daerah, Puskesmas Namfalus menjadi sister Puskesmas Semin 1 di Kabupaten Gunungkidul. |
Kondisi Wilayah dan Demografi
Wilayah kerja Puskesmas Namfalus mencakup 6 desa dengan total penduduk yang dilayani sebanyak 17.981 jiwa. Secara geografis, wilayah ini tergolong terpencil, dengan kondisi lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi yang beragam. Faktor kontekstual tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi puskesmas dalam mengembangkan strategi pelayanan yang adaptif dan berbasis komunitas untuk menjangkau masyarakat di wilayah pelosok.
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Puskesmas Namfalus memiliki 70 tenaga kesehatan, yang terdiri dari 2 dokter umum, 1 dokter gigi, 26 perawat, 20 bidan, dan 14 tenaga kesehatan lainnya, serta 9 tenaga non-kesehatan. Dengan jumlah tenaga yang relatif banyak, puskesmas ini memiliki kapasitas yang cukup untuk menyelenggarakan pelayanan rawat jalan maupun rawat inap, meskipun masih menghadapi kendala terkait ketersediaan tenaga dengan kompetensi tertentu di bidang gizi dan kesehatan lingkungan.
Sarana dan Prasarana
Puskesmas ini menempati bangunan milik sendiri dengan 22 ruangan pelayanan. Fasilitas pendukung yang tersedia meliputi laboratorium, farmasi/apotek, serta tiga unit ambulans yang mendukung layanan rujukan dan kegiatan lapangan. Ketersediaan listrik dan air tergolong stabil, namun akses internet dan sistem informasi puskesmas masih terbatas, sehingga digitalisasi layanan dan pelaporan masih perlu diperkuat di masa mendatang.
Layanan Utama
Sebagai puskesmas rawat inap, Puskesmas Namfalus menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan seperti rawat inap, rawat jalan, KIA/KB, gizi, imunisasi, penyakit menular dan tidak menular (PTM), serta UKS/UKM. Salah satu program unggulan puskesmas ini adalah “Gerai CKG”, yang berfokus pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat secara terpadu.
Manajemen dan Tata Kelola
Dari sisi tata kelola, Puskesmas Namfalus belum berstatus BLUD dan masih mengacu pada sistem pengelolaan keuangan daerah. Untuk mendukung kegiatan administrasi dan pelaporan, puskesmas memanfaatkan beberapa sistem informasi seperti SIKDA, P-Care BPJS, dan SIMPUS Lokal.
No comment yet, add your voice below!