Profil Puskesmas Nglipar II
Puskesmas Nglipar II merupakan Puskesmas non rawat inap yang berlokasi di wilayah pedesaan, dengan akreditasi Paripurna sebagai bentuk pengakuan atas mutu pelayanan kesehatan yang telah memenuhi standar nasional.
Sister PuskesmasPuskesmas Nglipar II bermitra dengan Puskesmas Seon sebagai sister puskesmas yang juga berstatus non rawat inap dan berada di wilayah sangat terpencil. |
Kondisi Wilayah dan Demografi
Wilayah kerja Puskesmas Nglipar II mencakup 4 kalurahan dengan jumlah penduduk terlayani sebanyak 18.838 jiwa. Dengan karakteristik wilayah pedesaan, faktor sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan menjadi konteks penting yang memengaruhi strategi pendekatan pelayanan kesehatan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan pencegahan penyakit berbasis perilaku serta lingkungan.
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Puskesmas Nglipar II didukung oleh 32 tenaga kesehatan, yang terdiri atas 2 dokter umum, 1 dokter gigi, 5 perawat, 7 bidan, dan 9 tenaga kesehatan lainnya, serta 8 SDM non-kesehatan. Keberagaman tenaga ini mendukung terlaksananya berbagai kegiatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif di tingkat individu maupun komunitas.
Sarana dan Prasarana
Dari sisi sarana dan prasarana, Puskesmas Nglipar II memiliki bangunan milik sendiri dengan 37 ruang pelayanan, serta fasilitas pendukung seperti laboratorium, farmasi/apotek, dan 1 unit ambulans. Ketersediaan listrik dan air selama 24 jam memastikan layanan berjalan optimal, sementara akses internet dan sistem informasi manajemen (SIM) Puskesmas juga telah berfungsi baik untuk mendukung digitalisasi layanan kesehatan.
Layanan Utama
Puskesmas ini memberikan pelayanan komprehensif yang mencakup Klaster 1, 2, 3, dan 4, serta berbagai program lintas klaster yang memperkuat upaya kesehatan masyarakat. Salah satu bentuk inovasi unggulan Puskesmas Nglipar II adalah TANTE SHITI (Pengobatan Teratur Hipertensi Terkendali) dan TANTE BHETI (Pengobatan Teratur Diabetes Terkendali) — program yang berfokus pada pengelolaan penyakit tidak menular melalui pendekatan pengawasan, edukasi, dan pendampingan pasien secara berkelanjutan.
Manajemen dan Tata Kelola
Dalam aspek manajemen dan tata kelola, Puskesmas Nglipar II telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan menerapkan berbagai sistem informasi seperti SIKDA, P-Care BPJS, Smarthealth, serta Rekam Medis Elektronik (RME). Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi pelayanan dan akurasi data kesehatan.
No comment yet, add your voice below!