Profil Puskesmas Paliyan
Puskesmas Paliyan merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Gunungkidul dengan status Puskesmas Non Rawat Inap. Puskesmas ini telah meraih akreditasi Paripurna, yang menegaskan komitmen terhadap mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan tata kelola yang profesional. Berada di wilayah pedesaan, Puskesmas Paliyan melayani masyarakat dengan karakter sosial, ekonomi, dan budaya yang beragam, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan.
Sister PuskesmasPuskesmas Paliyan memiliki Puskesmas Tunabesi sebagai Sister Puskesmas, yang berstatus non rawat inap dan berlokasi di wilayah sangat terpencil. |
Kondisi Wilayah dan Demografi
Wilayah kerja Puskesmas Paliyan mencakup 7 desa, dengan jumlah penduduk terlayani sebanyak 33.162 jiwa. Dalam menjalankan program kesehatan, Puskesmas menghadapi berbagai faktor kontekstual, seperti kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat, yang menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat.
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Puskesmas Paliyan didukung oleh 43 tenaga kesehatan, terdiri dari 2 dokter umum, 1 dokter gigi, 7 perawat, 10 bidan, dan 10 tenaga kesehatan lainnya, serta 13 tenaga non-kesehatan yang berperan dalam administrasi dan operasional pelayanan.
Sarana dan Prasarana
Dari sisi sarana dan prasarana, Puskesmas Paliyan menempati bangunan milik sendiri, dilengkapi dengan laboratorium, unit farmasi/apotek, serta 2 unit ambulans. Sumber daya listrik dengan kapasitas 13.800 VA dan dukungan akses internet dari Kominfo dan Indihome memungkinkan optimalisasi berbagai sistem informasi manajemen yang digunakan dalam pelayanan.
Layanan Utama
Dalam penyelenggaraan layanan, Puskesmas Paliyan memberikan pelayanan utama Klaster 1, 2, 3, dan 4, mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Sebagai bagian dari inovasi pelayanan, Puskesmas ini mengembangkan “Poling ASIK” (Pos Layanan Skrining Sehat Indonesiaku), sebuah program unggulan yang bertujuan meningkatkan deteksi dini dan skrining kesehatan masyarakat secara komprehensif.
Manajemen dan Tata Kelola
Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Puskesmas Paliyan memiliki keleluasaan dalam pengelolaan sumber daya untuk meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan. Dalam aspek digitalisasi, Puskesmas ini telah menerapkan berbagai sistem informasi kesehatan, antara lain SIKDA/Smart Health, P-Care BPJS, dan Rekam Medis Elektronik (RME), guna mendukung pelayanan yang cepat, akurat, dan terintegrasi.
No comment yet, add your voice below!