Profil Puskesmas Purwosari
Puskesmas Purwosari merupakan puskesmas non rawat inap dengan status akreditasi Paripurna (2023). Wilayah kerjanya memiliki karakteristik pedesaan
Sister PuskesmasPuskesmas Purwosari berpasangan dengan Puskesmas Sarina sebagai sister puskesmas, yang juga berstatus non rawat inap dan berada di wilayah sangat terpencil. |
Kondisi Wilayah dan Demografi
Puskesmas Purwosari melayani masyarakat di 5 kalurahan dengan total 21.384 jiwa. Secara umum, wilayah ini tergolong pedesaan dengan faktor kontekstual penting berupa kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang beragam, sehingga turut memengaruhi pola pelayanan kesehatan di wilayah kerja.
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Tenaga kesehatan yang bertugas berjumlah 33 orang, terdiri dari 2 dokter umum, 1 dokter gigi, 5 perawat, 7 bidan, dan 9 tenaga kesehatan lainnya, serta didukung oleh 9 SDM non-kesehatan.
Sarana dan Prasarana
Dari sisi sarana dan prasarana, Puskesmas Purwosari memiliki bangunan satu lantai dengan 21 ruangan, dilengkapi laboratorium, apotek/farmasi, serta 2 unit ambulans. Fasilitas dasar seperti listrik, air, dan akses internet/SIM Puskesmas tersedia dan berfungsi dengan baik, mendukung kegiatan pelayanan sehari-hari.
Layanan Utama
Dalam hal pelayanan, Puskesmas Purwosari menyelenggarakan layanan untuk klaster 1, 2, 3, dan 4, serta mengembangkan berbagai layanan lintas klaster. Salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan adalah “Seni Ceting Jambi” (Sejak Dini Cegah Stunting dengan Jambu Biji), yang berfokus pada pencegahan stunting melalui pendekatan gizi dan pangan lokal.
Manajemen dan Tata Kelola
Dari aspek tata kelola, Puskesmas Purwosari telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan memanfaatkan berbagai sistem informasi seperti SIKDA, P-Care BPJS, dan RME dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan.
No comment yet, add your voice below!