Profil Puskesmas Sarina
Puskesmas Sarina merupakan puskesmas non rawat inap yang terletak di Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka. Berdiri sejak tahun 2010, puskesmas ini memiliki akreditasi terakhir dengan tingkat Utama.
Sister PuskesmasSebagai bagian dari program penguatan kerja sama lintas daerah, Puskesmas Sarina menjadi sister Puskesmas Purwosari di Kabupaten Gunungkidul. |
Kondisi Wilayah dan Demografi
Wilayah kerja Puskesmas Sarina mencakup 5 desa dengan total 5.735 jiwa penduduk. Letak geografis yang sangat terpencil menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, terutama dalam hal akses transportasi dan distribusi logistik kesehatan.
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Puskesmas Sarina memiliki total 56 tenaga kesehatan, terdiri dari 2 dokter umum (termasuk 1 orang tugas belajar), 1 dokter gigi, 21 perawat, 21 bidan (termasuk 1 orang tugas belajar), dan 11 tenaga kesehatan lainnya. Selain itu, terdapat 8 tenaga non-kesehatan yang mendukung operasional administrasi dan layanan harian.
Sarana dan Prasarana
Puskesmas Sarina menempati bangunan milik sendiri dengan 21 ruangan pelayanan. Fasilitas penunjang mencakup laboratorium dan farmasi/apotek, serta 2 unit ambulans (1 unit rusak berat dan 1 unit pinjam pakai dari Puskesmas Nurobo). Ketersediaan listrik tergolong stabil, namun pasokan air masih tidak stabil, sementara akses internet dan sistem informasi puskesmas masih terbatas, sehingga menghambat optimalisasi pelaporan digital.
Layanan Utama
Puskesmas Sarina menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan utama, termasuk rawat jalan, kesehatan ibu dan anak (KIA/KB), gizi, imunisasi, penanggulangan penyakit menular dan tidak menular (PTM), serta UKS/UKM.
Manajemen dan Tata Kelola
Dalam hal manajemen dan tata kelola, Puskesmas Sarina belum berstatus BLUD dan masih menggunakan sistem keuangan daerah. Untuk mendukung kegiatan administrasi dan pelaporan, puskesmas memanfaatkan beberapa sistem informasi seperti P-Care BPJS, SIKDA, dan SIMPUS Lokal.
No comment yet, add your voice below!