Reportase Forum Nasional Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia 2017

25okt 1

Forum nasional VII Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia telah diselenggarakan pada 25-26 Oktober 2017 di Fakultas Kedokteran UGM dengan tema “Monitoring Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional“ dan “Pengalaman Empirik dalam Penyusunan Kebijakan Kesehatan di Level Pemerintah Pusat atau Daerah”. Salah satu catatan penting yang dihasilkan ialah pihak Kementerian Kesehatan menantikan rekomendasi dari Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia untuk menjawab permasalahan kesehatan yang masih ada. Selain itu, terdapat pula kemungkinan penelitian yang akan didukung Kementrian Kesehatan terkait sektor kesehatan, terutama untuk isu yang jarang diteliti.

Pada Forum Nasional kali ini terdapat 10 Co-Host yang menyiarkan kegiatan ini secara langsung di lokasi mereka masing-masing diantaranya Universitas Trisakti, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Padjajaran, Universitas Mulawarman, Universitas Jember, Universitas, Hasanuddin, Universitas Samratulangi, Rumahsakit Bali Royal, dan RSUD DOK II Papua. Materi dan reportase kegiatan selengkapanya dapat dilihat pada link berikut dan akan terdapat Post Test untuk mendapatkan sertifikat dari kegiatan ini.

Website FKKI 2017   Bahan Diskusi

refleksi
refl2

 

 

Rangkaian Webinar & seminar:
Aplikasi Sistem Kontrak dalam Program Nusantara Sehat

Pasca diluncurkan pada 2015 lalu, Nusantara Sehat telah terbukti menjadi agent of change dalam pelayanan kesehatan. Salah satunya berhasil mendorong pelayanan yang lebih baik di puskesmas. Sistem kontrak yang diterapkan dalam Nusantara Sehat menarik untuk dikaji lebih jauh. Setidaknya ada 3 agenda yang bisa diidentifikasi dan akan dibahas dalam rangkaian kegiatan webinar dan seminar ini yaitu: (a) permasalahan kecemburuan yang ditimbulkan di daerah terkait besaran insentif, fasilitas, dan perhatian pemerintah pusat; (b) rendahnya minat dokter umum untuk mengikuti program tersebut; dan (c) permasalahan dari pendekatan kontrak yang diterapkan dengan rentang kendali yang terlalu luas. Info selengkapnya silahkan klik link berikut

klik disini

 

Reportase: International Conference for Realist Research, Evaluation, and Synthesis 2017 “From Promise to Practice”

Seminar internasional realist evaluation kembali diselenggarakan tahun ini di Brisbane Convention and Exhibition Center pada 23-26 Oktober 2017. Pre conference telah dilaksanakan satu hari sebelumnya yaitu 22 October 2017 dengan berbagai paparan menarik seputar Realist Evaluation and Realist Review/Synthesis. Seminar tahun ini juga memperingati 20 tahun sejak terbitnya buku Realistic Evaluation oleh Ray Pawson dan Nick Tilley yang menandai awal munculnya pendekatan realist evaluation di dunia. Pada kesempatan ini, pengenalan tentang realist evaluation, realist synthesis, dan kaitannya dalam pendekatan kualitatif dan kuantitatif disampaikan oleh para pembicara. Pemahaman dasar mengenai realist evaluation menunjukan pentingnya pendekatan ini terhadap tidak hanya implementasi dari hasil penelitian maupun review lainnya terhadap program, tetapi juga terhadap pembuatan kebijakan.

Reportase

 

Reportase Forum Dialog Akses untuk Obat yang Berkualitas dan Terjangkau dalam Implementasi JKN

Telah diselenggarakan Forum Dialog Akses untuk Obat yang Berkualitas dan Terjangkau dalam Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia dengan tema “Ending the Vicious Cycle”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) bekerjasama dengan GP. Farmasi Indonesia dan International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG), pada Kamis (9/11/2017) bertempat di Gedung Pakarti Centre, Jakarta Pusat. Forum ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, akademisi dan pembuat kebijakan di bidang kebijakan obat yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini terbagi dalam empat sesi. Untuk menyebarluaskan hasil dari Forum Dialog ini, telah disusun sebuah reportase kegiatan yang ditulis oleh Yufan Putri Astrini, S.Si.

selengkapnya

 

Review Artikel:
Review Trend Kebijakan Pengendalian dan Prevensi Penyakit Tidak Menular di Jepang

Jepang telah menjadi panutan dunia dalam kesehatan masyarakat. Selama beberapa tahun ke belakang, Jepang mampu mempertahankan pencapaian sebagai Negara dengan angka harapan hidup tertinggi. Sebuah artikel melakukan review kebijakan kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah Jepang berkaitan dengan mencegah penyakit tidak menular (PTM) sejak era 1980 hingga sekarang.

Artikel ini ditulis oleh Satoshi Ezoe, Hiroyuki Noda, Naoki Akahane, Osamu Sato, Takashi Hama, Tatsunori Miyata, Tomohiro Terahara, Manami Fujishita, Haruka Sakamoto, Sarah Krull Abe, Stuart Gilmour & Tokuaki Shobayashi. Dipublikasikan pada 12 Juli 2017 di Jurnal Health System and Reform.

selengkapnya

 

Prosiding Buku Second Annual UHC Financing Forum

Diterbitkan pada 21 April 2017 di Washingtopn, USA.
Sektor kesehatan sangat kompleks, dibentuk dari kepentingan kelompok-kelompok berkuasa dan banyak kepentingan pada sektor publik dan swasta yang berinteraksi dan bertabrakan pada setiap harinya (Daemmrich 2013). Reformasi efisiensi menantang status quo dalam penyediaan layanan kesehatan, dan dalam pembiayaannya dan/ atau organisasi, jadi mereka secara alami memicu kekhawatiran politik, ekonomi, dan etika yang lebih luas (Roberts et al. 2004).

Dengan demikian reformasi efisiensi tidak bisa dilihat hanya dari sisi teknis saja dan ekonomi politik di sekitar kemungkinan kesuksesan atau kegagalan mereka juga perlu dipahami. Mungkin ini mengapa Fox dan Reich (2015) berargumen bahwa reformasi yang berhasil merupakan pengecualian ketimbang aturan dalam kesehatan. Simak selengkapnya melalui link berikut.

selengkapnya

 

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2

Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

  Website Terkait

Website di bawah ini dapat menjadi sumber pembelajaran serta referensi
langsung dari lembaga-lembaga terkemuka di bidang kesehatan

idrccadepkesbkkbnwbiwhoHSAjamsos