System Thinking untuk Penguatan Sistem Kesehatan

System thinking adalah sebuah metode yang kuat dalam membimbing investasi di sektor kesehatan. Metode ini bekerja dengan menggambarkan karakteristik dan hubungan yang mendasari sebuah sistem. Aktor kunci dapat memetakan dan mengukur sistem kesehatan, sehingga dapat mengindetifikasi penghalang dan kelemahan yang terdapat dalam sistem serta mendesain intervensi yang tepat untuk menanganinya. Sebuah dokumen dipublikasikan oleh Alliance for Health Policy and System Research dan World Health Organization (WHO) menggambarkan seputar systems thinking dan bagaimana peneliti n serta pembuat Kebijakan dapat menggunakannya untuk menguatkan sistem kesehatan. Dokumen ini dipublikasikan pada November 2009.

selengkapnya

 

Obat Kanker : Apakah Innovasi Baru Melebihi Kemampuan Pembiayaan ?

Pengeluaran untuk pengobatan kanker telah meningkat secara signifikan di seluruh dunia. Muncul isu kemampuan negara dalam membiayai pengobatan kanker untuk masyarakat. Banyak penemuan obat baru yang lebih menjanjikan, namun obat baru yang hanya memberi sedikit tingkat manfaat secara klinis juga tidak sedikit. Selain pengeluaran untuk obat, keseluruhan biaya perawatan kanker meningkat karena pengeluaran untuk perawatan non-farmakologis dan tes diagnostik. Sebuah artikel membahas tentang masalah yang saat ini sedang dihadapi serta tantangan ke depan dalam menyediakan pelayanan kesehatan untuk pasien kanker. Artikel ini ditulis oleh Daniel A. Goldstein, Salomon M. Stemmer dan Noa Gordon yang dipublikasikan pada Israel Journal of Health Policy Research yang dipublikasikan pada September 2016.

selengkapnya

 

Pembangunan Ekonomi untuk Tenaga Kerja Kesehatan Global

Forum Global Sumber Daya Manusia untuk Kesehatan (HRH) yang keempat diadakan di Irlandia pada November 2017. Hasilnya menyebutkan bahwa investasi strategis pada tenaga kerja kesehatan dapat berkontribusi pada pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan dalam mencapai kemakmuran. Namun masih sedikit perdebatan tentang jenis pembangunan ekonomi yang harus dikejar. Sebuah artikel memberikan tiga pertimbangan peringatan dan berpendapat bahwa, dalam jangka panjang, perspektif di luar kerangka ekonomi dominan diperlukan untuk pengembangan yang lebih adil dari tenaga kerja kesehatan global. Artikel ini ditulis oleh Remco van de Pas, Linda Mans, Marielle Bemelmans dan Anja Krumeich yang dipublikasikan pada Agustus 2018 di International Journal of Health Policy and Management.

selengkapnya   deklarasi dublin 2017

Meningkatkan Kapasitas Kepemimpinan dalam Sistem Kesehatan : Studi di Afrika

Kapasitas kepemimpinan membutuhkan pengembangan dan pembinaan dalam segala tingkat untuk menguatkan tata kelola sistem kesehatan. Salah satu contohnya saat ini beberapa negara Afrika, inggris dan Amerika Utara serta Tengah mengimplementasikan program khusus Doctoral of Public Health (DrPH) dalam rangka peningkatan kapasitas kepemimpinan dalam kesehatan. Sebuah artikel menggambarkan hasil studi yang mengangkat relevansi, kebutuhan kompetensi dan desain program tersebut. Artikel ini ditulis oleh Irene Akua Agyepong dkk yang dipublikasikan di jurnal Health Policy and Planning pada Juli 2018.

selengkapnya

 

Bedah Buku “Analis Kebijakan Kesehatan, Prinsip, dan Aplikasi”

Buku yang ditulis oleh Dr. Dumilah Ayuningtyas, MARS ini berusaha menjawab tingginya kebutuhan akan analisis kebijakan sebagai instrumen penting dalam proses pengembangan kebijakan. Buku ini bukan hanya menjelaskan prinsip, konsep, dan kerangka berpikir dalam menganalisis kebijakan; melainkan juga gambaran telaah kebijakan dalam tatanan praktis. Berbagai studi kasus dijabarkan sebagai ilustrasi peran analisis kebijakan terhadap pengembangan kebijakan kesehatan di Indonesia.

Untuk membahas berbagai topik dalam buku ini, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada telah menyelenggarakan bedah buku “Analisis Kebijakan Kesehatan, Prinsip dan Aplikasi” pada Jumat, 20 Juli 2018. Diskusi juga menghadirkan Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D selaku pembahas. Buku ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan kesehatan berbasis bukti, demi derajat kesehatan masyarakat Indonesia yang lebih baik. 

selengkapnya

 

Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan untuk Kesehatan yang lebih baik

Tata kelola pemerintahan yang buruk dapat memperlambat pembangunan kesehatan di suatu negara. Oleh sebab itu SDG 16 menekankan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Namun, tata kelola pemerintah saat ini masih jarang digunakan sebagai ukuran untuk meningkatkan performa sektor kesehatan karena kompleksitasnya. Sebuah artikel menggambarkan hasil studi tentang bagaimana intervensi untuk membuat tata kelola pemerintahan lebih baik dapat berpengaruh pada sistem kesehatan.

Studi ini berlatar di Afganistan. Artikel in ditulis oleh Mahesh Shukla yang dipublikasikan pada 26 Juni 2018 di jurnal Health System and Reform.

selengkapnya

Studi Beban Penyakit Global 2016 : Jalan Menuju Jaminan Kesehatan Semesta di Indonesia, 1990 – 2016

Ketika Indonesia bergerak untuk menyediakan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat, penting untuk memahami pola morbiditas dan mortalitas agar alokasi sumber daya bisa lebih optimal. Sebuah artikel menggambarkan hasil studi global burden of disease 2016 yang memperkirakan sumber kematian dini dan kecacatan, yang dapat menginformasikan kebijakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Hasil studi ini menunjukkan telah terjadi peningkatan kesehatan di Indonesia dalam 27 tahun terakhir, namun diikuti dengan peningkatan kematian dan beban penyakit tak menular.

Artikel ini ditulis oleh berbagai akademisi dan tokoh dalam kesehatan Indonesia, dan dipublikasikan di jurnal The Lancet pada Juni 2018.

selengkapnya

 

Reportase Postgraduate Forum (PGF) On Health System and Policy 2018

Postgraduate Forum on Health System and Policy 2018 diselenggarakan di Cheras, Kuala Lumpur - Malaysia. Konferensi internasional kali ini mengusung tema “Using Big Data for Health Policy and Management”. Beberapa topik kebijakan kesehatan dan isu strategis seputar universal health coverage menjadi topik utama yang dibahas pada serangkaian kegiatan pada 2-3 Juli 2018. Ada sekitar 34 orang peneliti dan akademisi dari Indonesia turut berpartisipasi dalam konferensi internersional yang diselenggarakan di International Center for Casemix and Clinical Coding, Hospital Canselor Tuanku Muhriz - UKM Medical Centre tersebut, termasuk tim peneliti dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (PKMK FKKMK UGM). Sebagai serangkaian aktivitas Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia, tim PKMK FKKMK UGM secara langsung akan melaporkan isu prioritas yang telah dibahas di berbagai sesi pleno dan paralel melalui bentuk reportase. Besar harapan, hal ini turut berkontribusi dalam knowledge sharing terkait sistem kesehatan dan menjadi bahan diskusi bagi anggota Community of Practice (CoP) di Indonesia. Adapun reportase selengkapnya dapat diakses melalui link berikut : 

Hari I

h1 op  h1 key  pleno1

plen2  oral1  post1

Hari II 

plen3  oral2

panel2

postr2  close