Melihat Pembiayaan Penelitian Sistem dan Kebijakan Kesehatan di Negara Low & Middle Income : Seberapa Besar, Dari Siapa dan Kepada Siapa ?

gap

Penelitian memberikan dukungan bukti ilmiah kepada pengembangan sistem dan kebijakan kesehatan. Melihat pentingnya fungsi tersebut, pembiayaan terhadap penelitian menjadi perhatian bersama. Sebuah artikel penelitian menganalisis pembiayaan penelitian di bidang sistem dan kebijakan kesehatan di negara berpenghasilan menengah ke bawah selama periode tahun 2000 hingga 2014. Artikel ini menggambarkan bagaimana perhatian donor terhadap pengembangan penelitian sistem kesehatan. Artikel ini ditulis oleh Karen Ann Grépin, Crossley Beth Pinkstaff, Zubin Cyrus Shroff and Abdul Ghaffar dan dipublikasikan di jurnal Health Research Policy & System pada 31 Agustus 2017.

selengkapnya

 

The 4th Indonesian Health Economic Association (InaHEA) Annual Scientific Meeting & International Seminar on Health Economics

Salah satu pertemuan tahunan yang dinanti oleh para akademisi, praktisi, dan peneliti di bidang ekonomi kesehatan kembali diselenggarakan. Tahun ini, Indonesian Health Economic Association (InaHEA) dilaksanakan di Surabaya, pada 13-15 September 2017. Penyelenggara kali ini ialah tuan rumah dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga. Forum kali ini mengusung tema “The 4rd Year Implementation of National Health Insurance in Indonesia”. Capaian dan tantangan universal health coverage akan didiskusikan mendalam pada serangkaian kegiatan pleno dan paralel nantinya. Para ahli ekonomi kesehatan di tingkat nasional dan internasional turut berpartisipasi pada konferensi di Bumi Surabaya City Resort tersebut, termasuk peneliti dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada (PKMK FK UGM).

Perwakilan dari PKMK FK UGM akan melaporkan isu prioritas yang telah dibahas dari berbagai sesi melalui bentuk reportase. Harapannya, hal ini dapat menjadi salah satu wujud kontribusi dalam knowledge sharing terkait universal health coverage bagi Community of Practice (CoP) dan pemerhati pembiayaan kesehatan, khususnya CoP di Indonesia. Adapun reportase kegiatan dapat diakses melalui link berikut

selengkapnya

 

Reportase Hospital Management Asia 2017 Manila, Philipphines

Agenda Hospital Management Asia (HMA) 2017 di selenggarakan di Kota Manila, pada 23-24 Agustus 2017. Agenda ini masih banyak diikuti oleh peserta dari RS swasta dibandingkan dengan RS pemerintah. HMA ini penting karena membahas sejumlah perkembangan manajemen aktual seputar RS di seluruh Asia. HMA sendiri diselenggarakan bergantian dari kota besar satu ke kota besar lainnya. Simak reportase selengkapnya pada link berikut.

SELENGKAPNYA

 

Reorientasi Pelayanan Kesehatan Untuk Penyakit Tidak Menular di Negara Middle-Income

Negara middle-income tengah mengalami peningkatan masyarakat menua sekaligus dengan peningkatan penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan diabetes. Dibutuhkan pelayanan kesehatan preventif dan kuratif yang memperhatikan kesehatan lanjut usia mengingat tingginya kematian akibat penyakit tidak menular pada kelompok umur tersebut. Sebuah artikel menceritakan tentang proses orientasi pelayanan kesehatan terhadap penyakit tidak menular di negara middle income yakni Malaysia, Sri Lanka dan Thailand. Artikel ini ditulis oleh Vasoontara Yiengprugsawan, Judith Healy, Hal Kendig, Malinee Neelamegam, Palitha Karunapema & Vijj Kasemsup yang dipublikasikan pada 8 Agustus 2017 di jurnal Health Systems & Reform.

selengkapnya

 

Systematic Review: Sejauh Mana Kebijakan Pengendalian Tembakau Mampu Berpengaruh dalam Meningkatkan Kesehatan Anak?

gap

Setelah merokok menjadi salah satu faktor risiko terbesar dalam peningkatan berbagai penyakit, penelitian untuk mengembangkan serta upaya untuk mengimplementasikan kebijakan pengendalian tembakau telah berjalan. Namun sejauh manakah kebijakan tersebut mampu memberikan pengaruh kepada kesehatan? Sebuah artikel systematic review dengan menganalisis 41 studi di berbagai benua yang meneliti pengaruh rekomendasi kebijakan pengendalian tembakau (MPOWER) dari WHO terhadap kesehatan anak, mengingat tingginya akibat perilaku merokok dan paparan asap rokok semasa kehamilan dan anak-anak menyebabkan kematian.
Artikel ini ditulis oleh Timor Faber, Arun Kumar, Johan P Machkenbach, Cristopher Millett, Sanjay Basu, Aziz Skeikh dan Jasper V Been. Dipublikasikan oleh The Lancet Public Health pada September 2017.

selengkapnya

 

Diskusi Pokok - Pokok Pemikiran Mengenai IDI dan Kolegium Sebagai Organisasi Profesi yang Terpisah di Dunia Kedokteran Indonesia

Terdapat dua bagian yang saling bekerja sama dalam dunia kedokteran Indonesia, yaitu sektor pendidikan dan sektor pelayanan kesehatan. Setelah disahkannya UU Praktek Kedokteran dan UU Pendidikan Kedokteran, sampai saat ini masih terjadi perbedaan pendapat mengenai dua sektor yang terpisah tapi berhubungan tersebut.

Maka, PKMK FK UGM berinisiatif membahas hubungan kedua sektor tersebut pada Senin, 11 September 2017 pukul 12.30-14.00 Wib di Laboratorium Kepemimpinan dan Komunikasi, FK UGM. Diskusi ini juga di siarkan melalui webinar dan live streaming, Informasi selengkapnya klik link berikut.

selengkapnya  materi

 

Forum Mutu Ke-XIII: Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien Melalui Pengelolaan Strategic Resources

fmxiii

Forum Mutu ke-XIII yang mengambil tema “Memastikan Keberhasilan Upaya Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien Melalui Pengelolaan Strategic Resources di Fasilitas Pelayanan Kesehatan” diselenggarakan pada Senin (21/8/2017) di Yogyakarta. Para pembicara yang memaparkan materi berasal dari akademisi, asosiasi profesi, pemangku kepentingan, klinisi dan pihak-pihak yang terkait. Sejumlah tema menarik muncul dalam forum ini, salah satunya wearable device yang semakin canggih perkembangannya dan dapat meningkatkan mutu layanan klinis. Simak materi selengkapnya pada link berikut

selengkapnya

 

[Review Artikel] Menilai Kemampuan Kementerian Kesehatan dalam Menggunakan Bukti-Bukti Ilmiah untuk Pembuatan Keputusan

gap

Hasil penelitian dan bukti-bukti ilmiah merupakan bahan penting dalam penyusunan kebijakan kesehatan. Namun dibutuhkan sebuah kemampuan untuk dapat menggunakan bukti-bukti ilmiah dalam pembuatan keputusan, dan ini menjadi sebuah isu yang telah banyak diteliti oleh peneliti kebijakan kesehatan. Telah dikembangkan sebuah instrumen penilaian untuk menilai kemampuan pemerintah dalam menggunakan bukti ilmiah dalam pemurusan keputusan.

Sebuah artikel mengenalkan suatu instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk menilai Kementerian Kesehatan di berbagai Low and Middle Income Countries (LMICs), yang sudah digunakan di delapan negara yakni, Bangladesh, Fiji, India, Lebanon, Moldova, Pakistan, Afrika Selatan & Zambia. Artikel ini ditulis oleh Daniela C. Rodríguez, Connie Hoe, Elina M. Dale, M. Hafizur Rahman, Sadika Akhter, Assad Hafeez, Wayne Irava, Preety Rajbangshi, Tamlyn Roman, Marcela Ţîrdea, Rouham Yamout and David H. Peters. Artikel ini dipublikasikan oleh jurnal Health Research Policy and Systems, BioMed Central pada 1 Agustus 2017.

selengkapnya