International Conference on Family Planning 2016

Konferensi internasional Keluarga Berencana tahun 2016 sedang diselenggarakan di Nusa Dua Bali dari tanggal 25 – 28 Januari 2016. Agenda Konferensi Keluarga Berencana ini mundur yang seharusnya diagendakan pada setelah bulan November tahun 2015 karena meletusnya salah satu Gunung Berapi di Jawa Timur .
Konferensi Internasional Keluarga Berencana ini diikuti oleh 4.378 peserta dari 114 negara. Tidak terbayangkan bukan berapa banyak rekan-rekan yang memperjuangkan keluarga berencana dari negara-negara di belahan dunia ikut berpartisipasi di konferensi KB di Bali.

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK UGM dan di dukung oleh berbagai mitra berkesempatan mengikuti konferensi KB ini. Reportase terkait dengan penyelenggaran Konferensi ini dapat dibaca pada link berikut.

klik disini

 

Hasil Diskusi Pertama Peran IDI di lapangan dalam kebijakan Internship

16jan

Setelah sebelumnya dimulai dengan diskusi pembukaan dengan topik Perbandingan struktur Perhimpunan Profesi antara Australia dengan Indonesia, maka Pada hari sabtu (16/1/2016) dilanjutkan dengan diskusi yang pertama dengan topik Peran IDI di lapangan dalam kebijakan Internship. ada banyak hal yang dibahas dalam diskusi ini dengan mengundang beberapa pembicara dari kemenkes dan IDI. Selengkapnya untuk membaca materi diskusi dan ringkasan hasil pertemuan tersebut serta jadwal pertemuan selanjutnya dapat dilihat pada link berikut

Klik disini

 

Lunch Seminar Lintas Fakultas Global Health Financing

21jan16

Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan bekerjasama dengan Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM dan Program S3 FK UGM, telah menyelenggarakan Lunch seminar dengan topik Lintas Fakultas "Global Health Financing" dengan pembicara: Mr. Christoph Kurowski (Global Solution untuk Health Financing, the World Bank Washington DC) dan Topik: Monitoring BPJS 2 tahun: Apakah Dapat Survive? Bagaimana Ideologi di balik kebijakan ini? dengan pembicara: Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD (Fakultas Kedokteran UGM). Kegiatan ini dilangsungkan pada hari Kamis, 21 Januari 2016 di Ruang Teather Gedung Perpustakaan FK UGM Lt 2. Reportase dan materi diskusi dapat disimak pada link berikut

klik disini

 

Refleksi Kebijakan Kesehatan di Indonesia Tahun 2015

refleksii15

Apa yang terjadi di tahun 2015? Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional, sebuah kebijakan pembiayaan kesehatan yang bertujuan mulia untuk menjamin pelayanan kesehatan untuk semua orang di Indonesia. Pelaksanaan kebijakan ini telah memberi manfaat kepada jutaan warga Indonesia, walupun masih banyak kekurangan. Pada tahun 2015 ada berbagai kebijakan kesehatan penting yang perlu dicermati di luar Kebijakan Pembiayaan, antara lain: Kebijakan tentang Peranan berbagai Lembaga, Kebijakan Pengembangan Supply Side, Kebijakan Mekanisme Pembayaran dan Kebijakan Promosi Kesehatan. Apa yang terjadi dalam kebijakan-kebijakan kesehatan di tahun 2015 tersebut perlu direnungkan.

Seminar kaleidoskop kebijakan kesehatan 2015 telah diselenggarakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK UGM pada Rabu (30/12/2015). Informasi selengkapnya silahkan klik pada link berikut:

    

 

Reportase Seminar Gratifikasi: Permasalahan Etika atau Hukum ?

Perbedaan gratifikasi dan suap terletak pada adanya "meeting of mind" antara dua pihak yang memiliki kepentingan. Selayaknya dokter atau institusi melapor kepada KPK apabila mendapatkan "bonus" dari perusahaan obat. Setelah itu akan diputuskan apakah barang tersebut termasuk gratifikasi atau bukan? Apabila termasuk gratifikasi maka akan menjadi milik negara, tapi apabila bukan maka akan menjadi milik dokter tersebut. Dua hal ini menjadi bagian dari kesimpulan Seminar Gratifikasi: Permasalahan Etika atau Hukum yang digelar pada Sabtu (12/12/2015) di Ruang Senat, Fakultas Kedokteran UGM. Simak reportase selengkapnya pada link berikut

klik disini

Simak juga ulasan dari persepektif hukum oleh Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum (Guru Besar Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada).

klik disini

 

Jurnal IMDP Isu Ketiga Tahun 2015: The Health Manager

Kita sadari bersama bahwa penting untuk membentuk kemitraan dan aliansi dengan organisasi lain untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat. Organisasi harus terhubung satu sama lain untuk membangun hubungan yang kuat dalam menetapkan dasar demi menyukseskan program kesehatan publik. The International Management Development Programe (IMDP) The Health Manager dalam edisi ketiga tahun 2015 mengangkat isu kerjasama, jejaring dan pengaruhnya.

Edisi ini mencakup sejumlah artikel menarik, antara lain dari perspektif eksekutif: Partnership are Powerful (Bartholomew Tim). Lalu ulasan profil partisipan IMDP yaitu DR. Suraj Abdulkarim. Disusul kemudian, komunikasi yang efektif mengangkat tema: The Key of Influencing, Networking and Partnership serta sejumlah artikel lainnya. Simak selengkapnya melalui link berikut

klik disini

 

Expanding Health Coverage to The Non-Poor Informal Sector and Their Families- Lessons from Asia and Africa

Untuk menjawab permintaan dari negara anggota, Joint Learning Network for Universal Health Coverage Population Coverage Technical Initiative meluncurkan sintesis baru yang menjadi kunci dari pelajaran global yang mencakup sektor informal tidak miskin dan keluarganya. Sintesis ini merupakan kolaborasi antara Australia's Department of Foreign Affairs, GIZ dan Results for Development Institute.

Sintesis ini mencakup lima negara. Silahkan klik di masing-masing case study

Download Closing the Gap: Health Coverage for Non-Poor Informal-Sector Workers

 

A Comparative Country Studies on Case-based Payments in The Asia Pacific Region

Asia Pacific Observatory dalam Kebijakan dan Sistem kesehatan menerbitkan buku baru berjudul A Comparative Country Studies on Case-based Payments in the Asia Pacific Region. Buku ini sangat penting untuk dibaca oleh kita di Indonesia yang saat ini sedang berjuang untuk melaksanakan sistem pembayaran DRG khas Indonesia; INA-CBG. Buku ini menarik karena membahas pengalaman di berbagai negara yang perlu kita perhatikan. Dengan membaca buku ini, kita akan melihat ada berbagai problem konsepsual dalam kebijakan dan pelaksanaan INA-CBG di Indonesia. Silahkan Anda klik di sini untuk download dan menyimaknya:

Artikel Selengkapnya