Kongres Nasional IAKMI XIII

xiii

Kongres Nasional (KONAS) Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) pada 3-5 November 2016 di Makassar mengambil tema 'Masyarakat Hidup Sehat dan Bahagia dalam Mencapai Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDG 2030)'. Kongres Nasional ini mempertemukan seluruh ahli kesehatan masyarakat (serta mahasiswa dan pemerhati kesehatan masyarakat) yang ada di Indonesia dengan para pakar.
Beberapa topik yang menjadi fokus kegiatan ini antara lain: keluarga sehat, KB dan kesehatan reproduksi, perdesaan sehat, pendayagunaan SDM kesehatan, perilaku bersih dan sehat, kota sehat dan bahagia, kesehatan mental dan lain-lain. Sebelum KONAS diadakan pula pelatihan dan workshop yang harapannya dapat meningkatkan kemampuan peserta. Reportase selengkapnya kegiatan Konas IAKMI dapat disimak pada link dibawah ini.
Buku program Konas IAKMI XIII Klik disini

   
 

Webinar CoP Telekomunikasi: Penguatan Kemampuan Telekonferens

Webinar CoP Telekomunikasi kembali dilaksanakan pada Selasa (19/7/2016) pukul 10.00-12.00 Wib dari Gedung Granadi, MMR Jakarta. Acara ini disiarkan langsung dan pembicara kali ini dari dua lokasi berbeda, yaitu Jakarta dan Yogyakarta. Mereka ialah Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD (dari Jakarta) serta Lilik Haryanto (Staf Teknologi Komunikasi PKMK FK UGM) dan Ir. Sarwestu Widyawan, MPH (konsultan PKMK FK UGM). Dua pembicara terakhir memaparkan materi dari studio PKMK di Yogyakarta. Prof. Laksono menyoroti peran besar telekonferens untuk masing-masing persatuan atau asosiasi, salah satunya mempermudah komunikasi langsung (jarak jauh).

Diskusi kali ini mengusung tema 'Penguatan Kemampuan Telekonferens'. Telekonferens seperti yang dilakukan kali ini merupakan media komunikasi bagi para anggota, mitra dan calon peserta yang tertarik atau ingin mengetahui Community of Practice (CoP) atau Masyarakat Praktisi Pengembangan Kemampuan Telekonferens.

selengkapnya

 

Enam Praktek untuk Memperkuat Evaluasi Riset Kesehatan Pembangunan Global

ESSENCE dalam Riset Kesehatan Dipublikasikan 26 Mei 2016


Atas inisiatif dari penyandang dana di bidang riset kesehatan, The ESSENCE telah mempublikasikan dokumen praktis yang menarik dengan judul Six Practices to Strengthen Evaluation of Global Health Research for Development. Dokumen ini merupakan hasil dari 25 organisasi penyandang dana yang bekerja sama untuk memilih salah satu best practices dan mengadvokasinya.

Mei, tepatnya pada konferensi Southern Africa Research and Innovation Management Association (SARIMA) di Afrika Selatan, anggota The ESSENCE melakukan finalisasi dokumen melalui diskusi panel. SARIMA merupakan salah satu dari sejumlah asosiasi yang berfokus pada manajemen riset, termasuk evaluasi riset (bukan hanya bidang kesehatan saja). SARIMA bekerja dengan The ESSENCE untuk merancang konsultasi dengan peneliti Afrika Selatan, manajer riset, dan administrator selama proses pembangunan. Masing-masing dokumen dalam The ESSENCE dikembangkan dengan program yang berpengaruh dan bisa mendapatkan keuntungan dari standar yang direkomendasikan. 

Laporan ini merekomendasikan enam praktik terbaik yang dapat dipertimbangkan dalam evaluasi penelitian:

  • Mengembangkan standar evaluasi yang ditetapkan.
  • Membangun desain yang ketat, pendekatan, metode dan metrik.
  • Mempertimbangkan nilai
  • Mengidentifikasi pengguna dan calon yang pengguna dalam evaluasi
  • Rencana berdasarkan timeline antisipasi pengaruh
  • Memelihara kolaborasi diantara beragam stakeholder

selengkapnya

 

Kursus Baru Coursera: System Thinking in Public Health

21jan16

Masalah dalam kebijakan kesehatan dan kesehatan masyarakat seringkali kompleks. Sementara solusi yang ada belum mampu menyelesaikan hal tersebut. Sistem berpikir adalah keterampilan inti dalam kesehatan masyarakat yang membantu para pembuat kebijakan kesehatan dalam membangun program dan kebijakan yang menyadari kompleksitas dan mempersiapkan konsekuensi yang tidak diinginkan. Bagian penting dari sistem pemikiran adalah praktek mengintegrasikan berbagai perspektif dalam kerangka atau model yang dapat menggambarkan dan mengkomunikasikan berbagai cara di mana sistem akan bereaksi terhadap perubahan kebijakan.

selengkapnya

 

International Conference on Family Planning 2016

Konferensi internasional Keluarga Berencana tahun 2016 sedang diselenggarakan di Nusa Dua Bali dari tanggal 25 – 28 Januari 2016. Agenda Konferensi Keluarga Berencana ini mundur yang seharusnya diagendakan pada setelah bulan November tahun 2015 karena meletusnya salah satu Gunung Berapi di Jawa Timur .
Konferensi Internasional Keluarga Berencana ini diikuti oleh 4.378 peserta dari 114 negara. Tidak terbayangkan bukan berapa banyak rekan-rekan yang memperjuangkan keluarga berencana dari negara-negara di belahan dunia ikut berpartisipasi di konferensi KB di Bali.

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK UGM dan di dukung oleh berbagai mitra berkesempatan mengikuti konferensi KB ini. Reportase terkait dengan penyelenggaran Konferensi ini dapat dibaca pada link berikut.

klik disini

 

Hasil Diskusi Pertama Peran IDI di lapangan dalam kebijakan Internship

16jan

Setelah sebelumnya dimulai dengan diskusi pembukaan dengan topik Perbandingan struktur Perhimpunan Profesi antara Australia dengan Indonesia, maka Pada hari sabtu (16/1/2016) dilanjutkan dengan diskusi yang pertama dengan topik Peran IDI di lapangan dalam kebijakan Internship. ada banyak hal yang dibahas dalam diskusi ini dengan mengundang beberapa pembicara dari kemenkes dan IDI. Selengkapnya untuk membaca materi diskusi dan ringkasan hasil pertemuan tersebut serta jadwal pertemuan selanjutnya dapat dilihat pada link berikut

Klik disini

 

Lunch Seminar Lintas Fakultas Global Health Financing

21jan16

Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan bekerjasama dengan Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM dan Program S3 FK UGM, telah menyelenggarakan Lunch seminar dengan topik Lintas Fakultas "Global Health Financing" dengan pembicara: Mr. Christoph Kurowski (Global Solution untuk Health Financing, the World Bank Washington DC) dan Topik: Monitoring BPJS 2 tahun: Apakah Dapat Survive? Bagaimana Ideologi di balik kebijakan ini? dengan pembicara: Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD (Fakultas Kedokteran UGM). Kegiatan ini dilangsungkan pada hari Kamis, 21 Januari 2016 di Ruang Teather Gedung Perpustakaan FK UGM Lt 2. Reportase dan materi diskusi dapat disimak pada link berikut

klik disini

 

Refleksi Kebijakan Kesehatan di Indonesia Tahun 2015

refleksii15

Apa yang terjadi di tahun 2015? Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional, sebuah kebijakan pembiayaan kesehatan yang bertujuan mulia untuk menjamin pelayanan kesehatan untuk semua orang di Indonesia. Pelaksanaan kebijakan ini telah memberi manfaat kepada jutaan warga Indonesia, walupun masih banyak kekurangan. Pada tahun 2015 ada berbagai kebijakan kesehatan penting yang perlu dicermati di luar Kebijakan Pembiayaan, antara lain: Kebijakan tentang Peranan berbagai Lembaga, Kebijakan Pengembangan Supply Side, Kebijakan Mekanisme Pembayaran dan Kebijakan Promosi Kesehatan. Apa yang terjadi dalam kebijakan-kebijakan kesehatan di tahun 2015 tersebut perlu direnungkan.

Seminar kaleidoskop kebijakan kesehatan 2015 telah diselenggarakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK UGM pada Rabu (30/12/2015). Informasi selengkapnya silahkan klik pada link berikut: