Diskusi Webinar: Apakah Fragmentasi Sistem Pelayanan Kesehatan Semakin Parah?

header k2

Menutup akhir tahun ini, PKMK FK UGM menyelenggarakan webinar Kaleidoskop Kebijakan Kesehatan 2017 pada Kamis (28/12/2017). Tema yang diangkat ialah Apakah Fragmentasi Sistem Pelayanan Kesehatan Semakin Parah?. Fragmentasi ini terjadi karena terdapat 2 Undang-Undang SJSN dan UU BPJS serta UU dalam ranah kesehatan serta pemerintah daerah yang tidak sejalan satu sama lain.

Tujuan penyelenggaraan acara ini antara lain: pertama, membahas apa yang terjadi dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan kesehatan di tahun 2017. Kedua, mendiskusikan fenomena perkembangan fragmentasi sistem pelayanan kesehatan dalam konteks adanya JKN. Ketiga, membahas Refleksi keadaan di tahun 2017 dan dampaknya. Keempat, membahas konsep Reformasi Sektor Kesehatan. simak agenda diskusi dan materi selengkapnya pada link berikut

TOR   ringkasan refleksi

kale2017kki

 

Review Artikel Pembangunan Pelayanan Kesehatan Mental Berbasis Komunitas: Sebuah Survei di 42 Negara

Konsensus dunia telah menekankan gerakan untuk menempatkan pasien gangguan kejiwaan di rumah atau lingkungan komunitas tertentu daripada menempatkannya di rumah sakit jiwa atau deinstitusionalisasi. Hal ini menandai penyediaan pelayanan kesehatan mental, menggeser paradigma dari yang berbasis instititusi menjadi berbasis komunitas. Proses ini menjadi tantangan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sebuah artikel menggambarkan hasil dari survey yang dilakukan pada 78 pakar di 42 negara dalam pengetahuan dan pengalaman mengembangkan pelayanan kesehatan mental berbasis komunitas. Artikel ini ditulis oleh Gordon C. Shen, Julian Eaton dan Lonnie R Snowden yang dipublikasikan pada jurnal Health Sytem and Reform pada 22 September 2017. 

selengkapnya

 

Reportase Forum Dialog Akses untuk Obat yang Berkualitas dan Terjangkau dalam Implementasi JKN

Telah diselenggarakan Forum Dialog Akses untuk Obat yang Berkualitas dan Terjangkau dalam Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia dengan tema “Ending the Vicious Cycle”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) bekerjasama dengan GP. Farmasi Indonesia dan International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG), pada Kamis (9/11/2017) bertempat di Gedung Pakarti Centre, Jakarta Pusat. Forum ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, akademisi dan pembuat kebijakan di bidang kebijakan obat yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini terbagi dalam empat sesi. Untuk menyebarluaskan hasil dari Forum Dialog ini, telah disusun sebuah reportase kegiatan yang ditulis oleh Yufan Putri Astrini, S.Si.

selengkapnya

 

Pembuatan Keputusan untuk Universal Health Coverage

Proses mewujudkan Universal Health Coverage merupakan jalan panjang yang melibatkan banyak kepentingan. Sebuah artikel mendemonstrasikan bagaimana menjalankan prinsip-prinsip pembuatan keputusan dalam berbagai kasus yang tidak sederhana. Sebagai jalan keluar untuk pembuatan kebijakan di sektor kesehatan. Artikel ini ditulis oleh banyak profesional dan konsultan dalam kebijakan kesehatan yang dipublikasikan di Journal Health System and Reform pada 1 Juni 2017 

selengkapnya

 

Review Artikel: Review Trend Kebijakan Pengendalian dan Prevensi Penyakit Tidak Menular di Jepang

Jepang telah menjadi panutan dunia dalam kesehatan masyarakat. Selama beberapa tahun ke belakang, Jepang mampu mempertahankan pencapaian sebagai Negara dengan angka harapan hidup tertinggi. Sebuah artikel melakukan review kebijakan kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah Jepang berkaitan dengan mencegah penyakit tidak menular (PTM) sejak era 1980 hingga sekarang.

Artikel ini ditulis oleh Satoshi Ezoe, Hiroyuki Noda, Naoki Akahane, Osamu Sato, Takashi Hama, Tatsunori Miyata, Tomohiro Terahara, Manami Fujishita, Haruka Sakamoto, Sarah Krull Abe, Stuart Gilmour & Tokuaki Shobayashi. Dipublikasikan pada 12 Juli 2017 di Jurnal Health System and Reform.

selengkapnya

 

Reportase Forum Nasional Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia 2017

25okt 1

Forum nasional VII Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia telah diselenggarakan pada 25-26 Oktober 2017 di Fakultas Kedokteran UGM dengan tema “Monitoring Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional“ dan “Pengalaman Empirik dalam Penyusunan Kebijakan Kesehatan di Level Pemerintah Pusat atau Daerah”. Salah satu catatan penting yang dihasilkan ialah pihak Kementerian Kesehatan menantikan rekomendasi dari Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia untuk menjawab permasalahan kesehatan yang masih ada. Selain itu, terdapat pula kemungkinan penelitian yang akan didukung Kementrian Kesehatan terkait sektor kesehatan, terutama untuk isu yang jarang diteliti.

Pada Forum Nasional kali ini terdapat 10 Co-Host yang menyiarkan kegiatan ini secara langsung di lokasi mereka masing-masing diantaranya Universitas Trisakti, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Padjajaran, Universitas Mulawarman, Universitas Jember, Universitas, Hasanuddin, Universitas Samratulangi, Rumahsakit Bali Royal, dan RSUD DOK II Papua. Materi dan reportase kegiatan selengkapanya dapat dilihat pada link berikut dan akan terdapat Post Test untuk mendapatkan sertifikat dari kegiatan ini.

dan 0274-549425 (hunting/Fax): 0274-549425. Keterangan lebih jauh, silakan klik link berikut

Website FKKI 2017   Bahan Diskusi

refleksi
refl2

 

 

Melihat Pembiayaan Penelitian Sistem dan Kebijakan Kesehatan di Negara Low & Middle Income : Seberapa Besar, Dari Siapa dan Kepada Siapa ?

gap

Penelitian memberikan dukungan bukti ilmiah kepada pengembangan sistem dan kebijakan kesehatan. Melihat pentingnya fungsi tersebut, pembiayaan terhadap penelitian menjadi perhatian bersama. Sebuah artikel penelitian menganalisis pembiayaan penelitian di bidang sistem dan kebijakan kesehatan di negara berpenghasilan menengah ke bawah selama periode tahun 2000 hingga 2014. Artikel ini menggambarkan bagaimana perhatian donor terhadap pengembangan penelitian sistem kesehatan. Artikel ini ditulis oleh Karen Ann Grépin, Crossley Beth Pinkstaff, Zubin Cyrus Shroff and Abdul Ghaffar dan dipublikasikan di jurnal Health Research Policy & System pada 31 Agustus 2017.

selengkapnya

 

The 4th Indonesian Health Economic Association (InaHEA) Annual Scientific Meeting & International Seminar on Health Economics

Salah satu pertemuan tahunan yang dinanti oleh para akademisi, praktisi, dan peneliti di bidang ekonomi kesehatan kembali diselenggarakan. Tahun ini, Indonesian Health Economic Association (InaHEA) dilaksanakan di Surabaya, pada 13-15 September 2017. Penyelenggara kali ini ialah tuan rumah dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga. Forum kali ini mengusung tema “The 4rd Year Implementation of National Health Insurance in Indonesia”. Capaian dan tantangan universal health coverage akan didiskusikan mendalam pada serangkaian kegiatan pleno dan paralel nantinya. Para ahli ekonomi kesehatan di tingkat nasional dan internasional turut berpartisipasi pada konferensi di Bumi Surabaya City Resort tersebut, termasuk peneliti dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada (PKMK FK UGM).

Perwakilan dari PKMK FK UGM akan melaporkan isu prioritas yang telah dibahas dari berbagai sesi melalui bentuk reportase. Harapannya, hal ini dapat menjadi salah satu wujud kontribusi dalam knowledge sharing terkait universal health coverage bagi Community of Practice (CoP) dan pemerhati pembiayaan kesehatan, khususnya CoP di Indonesia. Adapun reportase kegiatan dapat diakses melalui link berikut

selengkapnya