xvideos spankbang watchfreepornsex foxporn pornsam pornfxx porn110

Agenda mendatang

  • 17okt
  • 9nov
  • 12dwes
  • 27des

Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Kebijakan Kesehatan Indonesia,
Edisi Minggu ini Selasa, 27 September 2022 kami sajikan beberapa Artikel/ Jurnal/ Berita dan Agenda sebagai berikut. (Arsip pengantar silahkan klik disini)

headf

Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia (JKKI) bekerjasama dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM kembali menyelenggarakan Forum Nasional (Fornas) XII, yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 - 27 Oktober 2022.

Terdapat 8 topik utama dalam Forum Nasional kali ini, yakni (1) Bukti Baru dari Data Sampel BPJS Kesehatan: Pelayanan Penyakit Katastropik dan Transformasi Kesehatan, (2) Kebijakan diabetes melitus di Indonesia, (3) Kebijakan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, (4) Pengembangan DaSK provinsi, (5) Pengembangan RS Khusus dan layanan unggulan khusus merespons transisi sistem rujukan, (6) Peningkatan Akses Pelayanan Kesehatan Saat Krisis Kesehatan dengan Digitalisasi Peta Respon, (7) Peran dan posisi analis kebijakan dalam transformasi sistem kesehatan, (8) Peran Analis Kebijakan dan Keterampilan yang Dibutuhkan: Penggunaan Data Sekunder Kesehatan dan Teknik Advokasi.

Informasi selengkapnya dan pendaftaran dapat diakses pada link berikut

LINK FORUM NASIONAL

 

Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia

transfPemerintah mengambil pembelajaran dari kondisi sistem kesehatan di Indonesia selama pandemi COVID-19 yang mengalami berbagai gangguan untuk masyarakat memenuhi kebutuhan kesehatan dan pelaksanaan program/kebijakan kesehatan. Tidak hanya berdampak pada sistem kesehatan, tetapi juga mempengaruhi pertumbuhan sosial-ekonomi. Situasi pandemi COVID-19 melahirkan agenda kebijakan dari Kementerian Kesehatan untuk melakukan Transformasi Sistem Kesehatan.

Tranformasi akan melaksanakan mandate Presiden Jokowi untuk: 1) mempercepat vaksinasi untuk melindungi masyarakat dari COVID-19; 2) mengatasi pandemi dengan program dan inisiatif untuk mengendalikan COVID-19; dan 3) memajukan masyarakat lebih sehat dan kuat. Selain itu, tujuan dari Transformasi Sistem Kesehatan juga untuk meningkatkan efektifitas, akuntabilitas, dan pemerataan pelayanan kesehatan. Dampak atau outcome yang diharapkan dari transformasi terdiri dari: meningkatkan kesehatan ibu, anak, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi; mempercepat perbaikan gizi masyarakat; memperbaiki pengendalian penyakit; terciptanya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS); dan memperkuat sistem kesehatan & pengendalian obat dan makanan. Untuk mencapai outcome tersebut, Kementerian Kesehatan merancang enam pilar transformasi yaitu: 1) pelayanan primer; 2) pelayanan primer; 3) sistem ketahanan kesehatan; 4) sistem pembiayaan kesehatan; 5) SDM Kesehatan; dan 6) teknologi kesehatan. Informasi lebih lanjut mengenai Transformasi Sistem Kesehatan dapat diakses melalui dokumen berikut.

Selengkapnya

 

Factors Affecting Payment Compliance of the Indonesia National Health Insurance Participants

Sebuah studi dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan Jaminan Kesehatan Nasional Indonesia dalam membayar premi. Studi dilakukan pada 2018 dan dilaksanakan selama 3 bulan dengan 22 responden dari empat kota/kabupaten yang berbeda. Design penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan grounded theory dan paradigma konstruktivisme. Hasilnya, teori substantif yang dihasilkan terdiri dari 6 konstruk dan 14 kategori. Kepatuhan dalam membayar premi asuransi tergantung pada niat untuk membayar kontribusi. Sedangkan niat untuk membayar berkaitan dengan faktor internal dan eksternal. Untuk meningkatkan kontribusi pembayaran peserta mandiri, program JKN harus memperhatikan faktor-faktor yang berasal internal dari peserta sendiri (pemahaman program, kemampuan finansial dan sikap diri) dan juga eksternal seperti sebagai sistem operasional dan kualitas pelayanan kesehatan.

Peserta JKN mandiri merupakan bagian yang sangat penting dalam konteks jaminan kesehatan sosial. Studi masa depan perlu dilakukan untuk menggali bagaimana keberlanjutan pembayaran iuran oleh peserta mandiri dalam program JKN mengurangi beban pemerintah dalam mengatasi defisit, dan bagaimana hal itu akan menunjukkan keberhasilan jaminan kesehatan sosial di Indonesia. Artikel ini dipublikasikan pada Jurnal Risk Management and Healthcare Policy pada Februari 2022.

selengkapnya

 

WHO Consolidated Guidelines on Tuberculosis: Module 5: Management of Tuberculosis in Children and Adolescents

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan, tetapi terus berdampak pada kehidupan dan perkembangan jutaan anak dan remaja. Anak-anak dan remaja muda berusia di bawah 15 tahun mewakili sekitar 11% dari semua orang dengan TB secara global. Pedoman terbaru tentang penatalaksanaan TB pada anak dan remaja mencakup rekomendasi baru yang mencakup pendekatan diagnostik untuk TB, pengobatan yang lebih singkat untuk anak dengan TB yang tidak rentan terhadap obat, opsi baru untuk pengobatan meningitis TB, penggunaan bedaquiline dan delamanid pada anak-anak dengan TB yang resisten terhadap berbagai obat dan rifampisin dan model perawatan terpadu yang terdesentralisasi dan berpusat pada keluarga untuk deteksi dan pencegahan kasus TB pada anak-anak dan remaja.

Dampak yang diinginkan dari pedoman normatif WHO pada pengelolaan TB pada anak dan remaja adalah penurunan beban morbiditas dan mortalitas TB pada anak dan remaja. Pedoman konsolidasi sedang dirilis sebagai bagian dari seri modular pedoman WHO tentang TB dan disertai dengan buku pegangan operasional pelengkap. Rekomendasi baru ini juga tersedia di platform Berbagi Pengetahuan Program Tuberkulosis Global WHO.

selengkapnya

 

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiacovid
mutupel SKN aids2

Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

  Website Terkait

Website di bawah ini dapat menjadi sumber pembelajaran serta referensi
langsung dari lembaga-lembaga terkemuka di bidang kesehatan

idrccadepkesbkkbnwbiwhoHSAjamsos