Skip to content

Identifying Factors Associated With Acceptance of The Fourth COVID-19 Vaccine Dose

Meskipun WHO telah menyatakan berakhirnya COVID-19 sebagai kedaruratan kesehatan global pada Mei 2023, COVID-19 masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat akibat penularan yang terus berlanjut, munculnya varian, dan menurunnya kekebalan. Namun, jumlah individu yang telah menerima rangkaian lengkap vaksinasi COVID-19 di negara berkembang, seperti Indonesia, masih terbatas. Sebuah studi mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dosis keempat vaksin COVID-19 di Indonesia. Penelitian potong lintang multicenter menggunakan kuesioner daring dilakukan pada periode Juni hingga September 2023 pada penduduk Indonesia berusia 18 tahun ke atas. Dari 1.850 responden yang memenuhi kriteria, hanya 11% yang telah menerima dosis keempat vaksin COVID-19. Determinan independen penerimaan dosis keempat vaksin COVID-19 meliputi kelompok usia 26–35 tahun, 36–45 tahun, dan di atas 45 tahun; bekerja sebagai tenaga kesehatan; memiliki penyakit kronis; riwayat infeksi COVID-19; persepsi kerentanan terhadap COVID-19; serta persepsi manfaat vaksin booster. Penerimaan vaksin booster COVID-19 dosis keempat di Indonesia masih rendah, meskipun terdapat bukti kuat mengenai efektivitas dan keamanannya, khususnya dalam melindungi kelompok rentan. Cakupan vaksinasi dapat ditingkatkan melalui kampanye yang berfokus pada determinan utama penerimaan, seperti usia, keberadaan penyakit kronis, riwayat infeksi COVID-19, serta persepsi kerentanan terhadap infeksi dan manfaat vaksin.

Selengkapnya https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2590136226000070

 

Mempelajari
UU No.17/2023 Tentang Kesehatan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.