Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan program imunisasi polio di berbagai negara, termasuk terjadinya penurunan cakupan vaksinasi dan terhentinya sebagian layanan kesehatan rutin. Selama pandemi, banyak tenaga dan sumber daya kesehatan dialihkan untuk penanganan COVID-19, sehingga kegiatan imunisasi dan pemantauan penyakit polio tidak berjalan optimal. Dampak dari gangguan ini tidak langsung terlihat, namun dalam jangka panjang dapat menimbulkan kesenjangan kekebalan di masyarakat, terutama pada anak-anak di wilayah berisiko, yang pada akhirnya meningkatkan potensi munculnya kembali kasus dan wabah polio. Oleh karena itu, penguatan kembali program imunisasi menjadi sangat penting melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi, pelibatan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk meningkatkan kepercayaan publik, serta komitmen kuat dari pemerintah dan lintas sektor agar seluruh anak mendapatkan imunisasi polio secara lengkap dan tepat waktu demi mencegah penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
 Selengkapnya https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/20477724.2024.2439740?needAccess=true