Vaksin oral polio novel tipe 2 (nOPV2) produksi Biological E resmi memperoleh prakualifikasi dari World Health Organization pada Februari 2026 setelah dikembangkan melalui alih teknologi dari PT Bio Farma. Vaksin ini dirancang untuk mengatasi wabah circulating vaccine-derived poliovirus type 2 (cVDPV2) yang masih terjadi di wilayah dengan cakupan imunisasi rendah. Dibanding vaksin polio oral sebelumnya, nOPV2 memiliki stabilitas genetik lebih baik sehingga menurunkan risiko mutasi menjadi virus yang kembali berbahaya, namun tetap mudah diberikan secara oral. Penambahan produsen baru memperkuat pasokan global vaksin, mempercepat respons wabah, dan mendukung upaya eradikasi polio dunia yang sejak 1988 telah menurunkan kasus polio liar lebih dari 99%. Meski sebagian besar dunia telah bebas polio liar, wabah cVDPV2 masih menjadi tantangan, terutama setelah gangguan imunisasi saat pandemi COVID-19. Karena itu, keberhasilan eradikasi polio tetap bergantung pada cakupan imunisasi rutin yang tinggi, sistem surveilans yang kuat, serta komitmen politik berkelanjutan.
Selengkapnya https://www.thelancet.com/journals/lanmic/article/PIIS2666-5247(26)00065-0/fulltext