Sebuah studi dilakukan untuk mengetahui prevalensi hipertensi tidak terkontrol dan mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait pada orang dewasa penderita hipertensi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Faktor sosiodemografi (seperti usia, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan provinsi tempat tinggal) serta faktor terkait penyakit (seperti lama menderita hipertensi, edukasi hipertensi, dan kepatuhan minum obat) dinilai melalui kuesioner yang diisi sendiri oleh responden. Penelitian ini menunjukkan tingginya prevalensi hipertensi tidak terkontrol pada masyarakat Indonesia. Berbagai faktor sosial-ekonomi dan faktor terkait penyakit terbukti berhubungan secara signifikan dengan kondisi tersebut. Faktor-faktor yang secara signifikan berhubungan dengan hipertensi tidak terkontrol meliputi usia di atas 24 tahun, jenis kelamin perempuan, status belum menikah, tingkat pendidikan yang lebih rendah, tinggal di wilayah Kalimantan, obesitas, serta ketidakpatuhan dalam mengonsumsi obat. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan karakteristik spesifik pasien dalam merancang intervensi yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan pengelolaan hipertensi di Indonesia.
Selengkapnya https://www.nature.com/articles/s41440-026-02648-y