Skip to content

The Epidemiology and Burden of Cardiovascular Diseases in Countries of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), 1990-2021

Sebuah studi dilakukan untuk memberikan gambaran epidemiologis penyakit kardiovaskular di kawasan ASEAN. Pada 2021, terdapat 36,8 juta (interval ketidakpastian 95%: 34,4–38,8) kasus prevalen penyakit kardiovaskular dan 1,66 juta (1,51–1,80) kematian akibat penyakit kardiovaskular di kawasan ASEAN. Jumlah total DALYs mencapai 42,4 juta (38,4–46,2), menjadikan penyakit kardiovaskular sebagai penyebab utama beban penyakit di kawasan ini. Dibandingkan dengan tahun 1990, jumlah individu dengan penyakit kardiovaskular meningkat sebesar 148,1% (144,0–152,5), sementara angka prevalensi terstandar usia meningkat sebesar 2,5% (1,4–3,6). Angka prevalensi terstandar usia tertinggi ditemukan di Malaysia, diikuti oleh Indonesia. Tiga penyakit kardiovaskular dengan angka prevalensi terstandar usia tertinggi adalah penyakit jantung iskemik (2.070,6 [1.831,3–2.358,2] per 100.000 penduduk), penyakit arteri perifer ekstremitas bawah (1.380,8 [1.189,8–1.598,7] per 100.000 penduduk), dan stroke (1.300,6 [1.230,5–1.375,4] per 100.000 penduduk). Angka kematian terstandar usia tertinggi terdapat di Laos (410,9 kematian [337,2–485,9] per 100.000 penduduk). Sebagian besar beban penyakit kardiovaskular dikaitkan dengan tekanan darah sistolik tinggi, risiko diet, polusi udara, kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL) yang tinggi, dan penggunaan tembakau, dengan indeks massa tubuh (IMT) tinggi serta kadar glukosa plasma puasa tinggi yang meningkat pesat sebagai faktor atribusi. Penyakit kardiovaskular tetap menjadi penyebab utama kematian dan kesakitan di kawasan ASEAN pada 2021. Jumlah individu dengan penyakit kardiovaskular diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan penuaan populasi dan kemajuan sosial ekonomi. Mengingat adanya kesenjangan antar negara di ASEAN, intervensi perlu disesuaikan di semua tingkatan untuk memenuhi kebutuhan pencegahan, pengobatan, dan pengelolaan penyakit kardiovaskular.

Selengkapnya https://www.thelancet.com/journals/lanpub/article/PIIS2468-2667(25)00087-8/fulltext

 

Mempelajari
UU No.17/2023 Tentang Kesehatan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.