Skip to content

The Sex Differences of Unhealthy Food Consumption and Its Association with Metabolic Profiles Among Indonesian Adults

Sebuah studi dilakukan untuk menganalisis konsumsi makanan tidak sehat dan profil metabolik, serta menilai apakah perbedaan jenis kelamin memodifikasi hubungan tersebut. Studi ini menggunakan desain potong lintang yang melibatkan pria (N = 5151) dan wanita (N = 9488) usia 19–65 tahun. Delapan kelompok makanan tidak sehat dianalisis menggunakan kuesioner tervalidasi dan kartu makanan. Data profil metabolik meliputi pengukuran adipositas, glukosa, lipid, dan tekanan darah. Wanita menunjukkan prevalensi obesitas sentral (65,0%), sindrom metabolik (51,6%), dan kadar kolesterol HDL rendah (69,2%) yang secara signifikan lebih tinggi, sedangkan pria memiliki prevalensi pradiabetes (37,2%), hipertrigliseridemia (46,6%), serta kadar HbA1c yang lebih tinggi (6,1 ± 1,3%). Secara keseluruhan, konsumsi makanan tidak sehat berhubungan signifikan dengan sindrom metabolik yang merugikan, dan hubungan ini berbeda menurut jenis kelamin. Wanita menunjukkan hubungan yang lebih kuat antara konsumsi sering makanan manis, tinggi lemak, asin, dan mengandung MSG dengan profil metabolik yang buruk.

Selengkapnya https://link.springer.com/article/10.1007/s44187-025-00782-z

 

Mempelajari
UU No.17/2023 Tentang Kesehatan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.