Permasalahan dan Kemajuan dalam Revisi PP No. 38/2007 dan PP No. 41/2007

beginning

Telah terselenggara Seminar yang membahas permasalahan dan kemajuan dalam revisi PP No. 38/2007 dan PP No. 41/2007 bertempat di Ruang Senat, Gd. KPTU Lt. 2 Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta. Seminar ini bertujuan untuk pertama, mendapatkan gambaran tentang permasalahan dan kemajuan dalam revisi UU No. 32 Tahun 2004, PP No. 38/2007 dan PP No. 41/2007. Kedua, mendapatkan masukan untuk penyempurnaan draft revisi PP No. 38/2007 dan PP No. 41/2007 khususnya di Bidang Kesehatan. Ketiga, mendapatkan masukan untuk penyusunan strategi mempercepat proses revisi PP No. 38/2007 dan PP No. 41/2007. Keempat, menyusun Rencana Tindak Lanjut untuk mendukung revisi PP No. 38/2007 dan PP No. 41/2007 khususnya di Bidang Kesehatan. Informasi selengkapnya silahkan 

Artikel Minggu ini - 18 Februari 2014

artikel-artikel yang terbit minggu ini kami pilihkan dari berbagai sumber. Silahkan simak di bawah ini untuk membacanya.

Supervision, support and mentoring interventions for health practitioners in rural and remote contexts: an integrative review and thematic synthesis of the literature to identify mechanisms for successful outcomes

Moran AM, Coyle J, Pope R, Boxall D, Nancarrow SA and Young JHuman Resources for Health 2014, 12:10 (13 February 2014)

A qualitative examination of the health workforce needs during climate change disaster response in Pacific Island Countries

Rumsey M, Fletcher SM, Thiessen J, Gero A, Kuruppu N, Daly J, Buchan J and Willetts JHuman Resources for Health 2014, 12:9 (12 February 2014)

What type of rural? Assessing the variations in life expectancy at birth at small area-level for a small population province using classes of locally defined settlement types

Mikiko Terashima, Judith Read Guernsey, Pantelis Andreou BMC Public Health 2014, 14:162 (13 February 2014)

Understanding the role of welfare state characteristics for health and inequalities – an analytical review

Kersti Bergqvist, Monica Yngwe, Olle Lundberg BMC Public Health 2013, 13:1234 (27 December 2013)

Knowledge, perceptions and expectations of capitation payment system in a health insurance setting: a repeated survey of clients and health providers in Kumasi, Ghana

Peter Agyei-Baffour, Regina Oppong, Daniel Boateng BMC Public Health 2013, 13:1220 (21 December 2013)

Standards and Guidelines in Telemedicine and Telehealth

by Elizabeth A. Krupinski and Jordana Bernard

The inequity of the Swiss health care system financing from a federal state perspective

Crivelli L and Salari P International Journal for Equity in Health 2014, 13:17 (14 February 2014)

Inequities in access to health care in different health systems: a study in municipalities of central Colombia and north-eastern Brazil

Garcia-Subirats I, Vargas I, Mogollón-Pérez AS, De Paepe P, da Silva MRF, Unger JP, Borrell C and Vázquez ML International Journal for Equity in Health 2014, 13:10 (31 January 2014)

 

Programming strategies for Postpartum Family Planning

familyplanning

Menurut studi Rutstein (2008) yang dikutip dibuku ini, risiko kematian anak paling tinggi pada interval kehamilan kurang dari 12 bulan. Jika semua PUS (pasangan usia subur) menunggu 24 bulan untuk kehamilan berikutnya, maka kematian balita akan turun 13%. Jika menunggu 36 minggu, maka kematian akan menurun 25%. Bukti inilah yang menjadi salah satu dasar buku ini untuk merekomendasikan KB setelah melahirkan agar sang ibu tidak hamil dulu dalam 12 bulan pertama setelah melahirkan.

Bagi negara yang masih menghadapi masalah tingginya kematian balita, buku ini penting sebagai acuan untuk mendisain dan mengintegrasi KB post partum ke dalam strategi pembangunan kesehatan nasional dan daerah. Buku ini ini terdiri dari 4 Bab yang membahas mulai dari definisi dan alasan pentingnya KB post partum hingga bagaimana melakukan monitoring-evaluasi intervensi ini.

Selengkapnya dapat dilihat pada link berikut 

Artikel Minggu ini - 11 Februari 2013

artikel-artikel yang terbit minggu ini kami pilihkan dari berbagai sumber. Silahkan simak di bawah ini untuk membacanya.

How evidence-based workforce planning in Australia is informing policy development in the retention and distribution of the health workforce

Crettenden IF, McCarty MV, Fenech BJ, Heywood T, Taitz MC and Tudman S Human Resources for Health 2014, 12:7 (3 February 2014)

Improving the quality of health information: a qualitative assessment of data management and reporting systems in Botswana

Ledikwe JH, Grignon J, Lebelonyane R, Ludick S, Matshediso E, Sento BW, Sharma A and Semo B Health Research Policy and Systems 2014, 12:7 (30 January 2014)

Factors influencing performance of health workers in the management of seriously sick children at a Kenyan tertiary hospital - participatory action research

Grace W Irimu, Alexandra Greene, David Gathara, Harrison Kihara, Christopher Maina, Dorothy Mbori-Ngacha, Dejan Zurovac, Santau Migiro, Mike English BMC Health Services Research 2014, 14:59 (7 February 2014)

The dependency on central government funding of decentralised health systems: experiences of the challenges and coping strategies in the Kongwa District, Tanzania

Gasto Frumence, Tumaini Nyamhanga, Mughwira Mwangu, Anna-Karin Hurtig BMC Health Services Research 2014, 14:39 (25 January 2014)

Barriers and facilitators in the provision of post-abortion care at district level in central Uganda – a qualitative study focusing on task sharing between physicians and midwives

Mandira Paul, Kristina Gemzell-Danielsson, Charles Kiggundu, Rebecka Namugenyi, Marie Klingberg-Allvin BMC Health Services Research 2014, 14:28 (21 January 2014)

When incentives work too well: locally implemented pay for performance (P4P) and adverse sanctions towards home birth in Tanzania - a qualitative study

Victor Chimhutu, Ida Lindkvist, Siri Lange BMC Health Services Research 2014, 14:23 (18 January 2014)

 

Pembelajaran Jarak-Jauh dengan Blended Learning

beginning

PKMK mengawali bulan ini dengan Blended Learning dengan beragam tema, dua diantaranya ialah Fraud di Jaminan Kesehatan dan Pengembangan Tim Konsultan Manajemen dan Teknis di Program KIA.

Topik Fraud di Jaminan Kesehatan

Pada minggu ini dimulai pembelajaran berbasis web untuk menopang pendidikan dan riset kebijakan dengan topik: "Pencegahan dan Pengurangan Fraud di Jaminan Kesehatan Nasional". Program ini mulai dilaksanakan pada 3 Februari sampai dengan akhir bulan Mei 2014. Tujuan Pelatihan Jarak Jauh untuk Fraud adalah sebagai berikut, pertama, memahami fraud dan menyusun proposal riset kebijakan untuk fraud. Kedua, bahan untuk menyusun kurikulum anti fraud dalam pendidikan kedokteran S1, residen, dan fellows. Ketiga, memacu peserta untuk melakukan kegiatan pencegahan dan pengurangan fraud. Tujuan akan diberikan dalam tiga tahap. Bagi yang berminat silakan klik di sini

Topik Pengembangan Tim Konsultan Manajemen dan Teknis di Program KIA

Pada minggu ini dimulai pembelajaran berbasis web (blended learning) untuk mendukung ketersediaan Konsultan Manajemen dan Teknis di Program KIA dengan topik: "Peningkatan Peran Perguruan Tinggi dalam Menurunkan Kematian Ibu dan Bayi". Program mulai dilaksanakan pada 30 Januari 2014 sampai dengan 29 Maret 2014. Tujuan Umum Pelatihan dengan blended learning ini adalah: meningkatkan kemampuan perguruan tinggi sebagai tim konsultan manajemen dan konsultan teknis KIA bagi dinas kesehatan kabupaten/kota dan provinsi. Tujuan Khusus bagi para peserta dalam program ini diharapkan pertama, mampu memahami pekerjaan Konsultan Manajemen dan Konsultan Teknis di bidang KIA. Kedua, memahami Pengembangan Tim Konsultan Manajemen dan Konsultan Teknis KIA di Perguruan Tinggi. Ketiga,mengetahui materi-materi yang sudah dikembangkan oleh Tim Konsultan KIA di FK UGM dan keempat mengetahui materi lainnya. Kegiatan dilakukan melalui blended learning yaitu kombinasi antara pelatihan jarak jauh (PJJ) dengan tatap muka (workshop). Bagi yang berminat, silakan klik di sini.

Kemudian, bagi Anda yang ingin menyimak berbagai video dalam Kongres InaHEA 1 di Bandung sepuluh hari yang lalu, silahkan 

Beginning with the End in Mind

beginning

Tantangan terbesar dari pelaksanaan proyek dan intervensi program pilot adalah bagaimana melakukan scaling up. Keberhasilan dalam skala kecil, sulit direplikasikan dalam skala yang lebih luas. Kesalahannya menurut buku ini adalah karena para penggagas inovasi tersebut tidak berprinsip "begin with the end in mind" dan tidak mendesain proyek pilot tersebut sejak awal untuk dapat di "scale up" di masa mendatang.

Sebagai solusinya, buku ini memberikan 12 rekomendasi termasuk checklist untuk melakukan overview secara cepat skala perencanaan yang disusun, diusulkan dan diimplementasikan. Selengkapnya dapat disimak pada link berikut 

Artikel Minggu ini - 4 Februari 2014

artikel-artikel yang terbit minggu ini kami pilihkan dari berbagai sumber. Silahkan simak di bawah ini untuk membacanya.

Assessment of the nursing skill mix in Mozambique using a task analysis methodology

Dgedge M, Mendoza A, Necochea E, Bossemeyer D, Rajabo M and Fullerton J Human Resources for Health 2014, 12:5 (25 January 2014)

A systematic review of barriers to and facilitators of the use of evidence by policymakers

Kathryn Oliver, Simon Innvar, Theo Lorenc, Jenny Woodman, James Thomas BMC Health Services Research 2014, 14:2 (3 January 2014)

A governance model for integrated primary/secondary care for the health-reforming first world - results of a systematic review

Caroline Nicholson, Claire Jackson, John Marley BMC Health Services Research 2013, 13:528 (20 December 2013)

Healthcare reform: implications for knowledge translation in primary care

Ann Dadich, Hassan Hosseinzadeh BMC Health Services Research 2013, 13:490 (25 November 2013)

Toward a community-centered public service system for universal health care in India

The present, evidently widespread, concern regarding universal access to health care (UAHC) is an opportunity for dealing with the inadequacies in conceptualizing, provisioning and financing of health...

Challenges for regulating the private health services in India for achieving universal health care

Commercial interests pose a serious challenge for universalizing health-care. This is because "for-profit" health-care privileges individual responsibility and choice over principles of social solidar...

Blended learning approach improves teaching in a problem-based learning environment in orthopedics - a pilot study

David A Back, Nicole Haberstroh, Andrea Antolic, Kai Sostmann, Gerhard Schmidmaier, Eike Hoff BMC Medical Education 2014, 14:17 (27 January 2014)

Internet-based health education in China: a content analysis of websites

Ying Peng, Xi Wu, Salla Atkins, Merrick Zwarentein, Ming Zhu, Xing Xin Zhan, Fan Zhang, Peng Ran, Wei Rong Yan BMC Medical Education 2014, 14:16 (27 January 2014)

Implementation of a blended learning approach to teaching evidence based practice: a protocol for a mixed methods study

Dragan Ilic, Rusli Bin Nordin, Paul Glasziou, Julie K Tilson, Elmer Villanueva BMC Medical Education 2013, 13:170 (19 December 2013)

 

Kongres Perdana Ekonomi Kesehatan Indonesia

suasana sesi aspek hukum JKN hari kedua Kongres Perdana Ekonomi Kesehatan

Bandung - PKMK mengirimkan beberapa delegasi untuk meliput acara Kongres Ekonomi Kesehatan Perdana yang berlangsung di Hotel Novotel, Bandung 24-25 Januari 2014. Kongres ini diselenggarakan oleh Center for Health Economics and Policy Studies (CHEPS) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia yang didukung oleh Boehringer Ingelheim Jerman, Inhealth, Novartis, Sanofi, BPJS Kesehatan, Roche, NewIdea Tour. Tema kongres ini adalah "Menuju Era Ekonomi Kesehatan Indonesia". Peserta yang hadir adalah pemerhati kesehatan, akademisi, peneliti, organisasi dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres ini juga mempresentasikan hasil abstrak penelitian di Indonesia baik oral presentasi maupun poster. Kongres ini menarik untuk diikuti, karena menghadirkan pembicara internasional tokoh ekonomi kesehatan yaitu Michael Drummond dan Manajer IHEA yaitu Bill Swan. Silakan mengikuti reportase kami dari Bandung pada link berikut