Forum Nasional XVI

Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

Rangkaian Forum Nasional XVI JKKI 2026

Pekan Policy Brief Transformasi Kesehatan

Forum diseminasi policy brief terpilih yang mempertemukan tenaga kesehatan, akademisi dan peneliti, serta regulator untuk merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis bukti bagi enam pilar transformasi kesehatan.

TanggalSenin–Selasa, 2–3 November 2026
Waktu09.00–15.00 WIB
TempatDaring (Zoom)
34Policy brief terpilih
14Kelompok presentasi
6Pilar transformasi kesehatan
2Hari, daring
01 — Latar Belakang

Menjembatani bukti dan kebijakan kesehatan

Policy brief adalah instrumen advokasi kebijakan yang efektif untuk merangkum hasil riset dan pembelajaran praktis menjadi rekomendasi kebijakan yang ringkas, padat, dan dapat ditindaklanjuti (actionable). Agar rekomendasi tersebut sampai kepada pengambil keputusan, diperlukan forum terstruktur yang mempertemukan ketiga unsur di atas, yaitu Pekan Policy Brief Transformasi Kesehatan.

Sektor kesehatan Indonesia saat ini berada dalam momentum transformasi sistem kesehatan. Tantangan seperti ketimpangan akses layanan kesehatan, pergeseran beban penyakit, tantangan pembiayaan, krisis SDM kesehatan, hingga kebutuhan digitalisasi memerlukan pembenahan kebijakan yang cepat, tepat, dan berbasis bukti (evidence-based policy).

Dalam praktiknya masih terdapat kesenjangan (gap) antara tiga unsur kunci pembangunan kesehatan:

1

Tenaga medis dan kesehatan praktisi lapangan

Memahami realitas operasional, kendala teknis, dan kebutuhan nyata pasien serta masyarakat.

2

Akademisi dan peneliti

Memiliki data ilmiah, kajian empiris, dan metodologi untuk menganalisis akar masalah dan merumuskan solusi.

3

Regulator dan pembuat kebijakan

Memiliki kewenangan formal untuk menyusun regulasi, mengalokasikan anggaran, dan menentukan arah kebijakan strategis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Forum Nasional (Fornas) XVI JKKI 2026 yang mengangkat tema “Penguatan Kebijakan Pembiayaan Kesehatan dan JKN dalam Mendukung Transformasi Sistem Kesehatan”. Sebagai tindak lanjut dari penyelenggaraan Fornas pada 21-22 Oktober 2026, panitia telah membuka call for policy brief untuk enam pilar transformasi kesehatan. Rangkaian seleksi telah dilaksanakan melalui pengumpulan naskah (15 Juli–13 September 2026), proses reviu oleh tim pakar (2–30 September 2026), hingga pengumuman hasil pada 1 Oktober 2026. Sebanyak 34 policy brief terpilih selanjutnya akan dipresentasikan secara daring pada 2–3 November 2026 dalam lima sesi tematik.

Tahapan call for policy brief

15 Jul – 13 Sep 2026Pengumpulan naskah
2 – 30 Sep 2026Reviu oleh tim pakar
1 Okt 2026Pengumuman hasil
21 – 22 Okt 2026Forum Nasional XVI JKKI
2 – 3 Nov 2026Presentasi 34 policy brief
02 — Tujuan dan Output Kegiatan

Apa yang ingin dicapai

Tujuan

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Menyediakan platform diseminasi bagi tenaga kesehatan, akademisi, peneliti, dan regulator untuk mempresentasikan policy brief yang berbasis bukti (evidence-based).
  2. Memfasilitasi dialog interaktif dan advokasi kebijakan langsung antara penyusun policy brief dan stakeholder sasaran, sehingga relevansi, substansi, dan efektivitas komunikasi policy brief dapat diuji dalam konteks kebijakan kesehatan aktual.
  3. Mendorong sinergi, jejaring, dan kolaborasi lintas sektor antara penyedia bukti (evidence providers) dan pengguna bukti (evidence users) dalam pengawalan implementasi rekomendasi kebijakan.
  4. Menghimpun kumpulan policy brief sebagai referensi strategis bagi perumusan kebijakan kesehatan di tingkat nasional dan daerah.
  5. Menguatkan kapasitas peserta dalam komunikasi kebijakan (policy communication) melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan pemangku kepentingan terkait.

Output yang diharapkan

Output yang diharapkan pada kegiatan ini di antaranya:

  1. Tanggapan dan masukan kebijakan yang konstruktif dari para pembahas atas setiap kelompok policy brief yang dipresentasikan.
  2. Perumusan catatan kesimpulan dan rencana tindak lanjut (action plan) di setiap sesi tematik yang dirumuskan langsung oleh moderator berdasarkan hasil diskusi interaktif.
  3. Teridentifikasinya rekomendasi kebijakan yang siap ditindaklanjuti (actionable policy recommendations) untuk memperkuat implementasi enam pilar transformasi kesehatan.
  4. Terbangunnya jejaring kolaborasi berkelanjutan antara para peneliti/akademisi (evidence providers) dengan pengambil kebijakan di tingkat pusat dan daerah (evidence users).
03 — Rundown

Rincian Presentasi Policy Brief dan Pembahas

Setiap kelompok memuat jadwal presentasi, judul policy brief, serta pembahas beserta alokasi waktu tanggapan.

Hari I · Senin, 2 November 2026
I
Sesi I

Transformasi Layanan Primer

Kelompok A
Pembahas: Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Ditjen Kesehatan Primer dan Komunitas, Kemenkes RI; Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
01A09.20–09.25 WIB

Dari Ibu untuk Generasi: Mewujudkan Kesehatan Ibu dan Anak di Era Desentralisasi

Muhamad Faozi Kurniawan, MPH

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
02A09.25–09.30 WIB

Menangkap Sinyal Sebelum Terlambat: Saat Dana PMT Tidak Cukup, Siapa yang Didahulukan? Mendahulukan balita yang berat badannya tidak naik untuk mencegah stunting. Studi kasus Puskesmas Bulu, Kabupaten Sukoharjo.

dr. Zukhrufa Delima Majid

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
Kelompok B
Pembahas: Direktorat Penyakit Menular, Ditjen Penanggulangan Penyakit, Kemenkes RI; Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
03B09.45–09.50 WIB

"Menuju Eliminasi Tuberkulosis 2030 : Membangun Konsep One Stop Service Skrining Terintegrasi melalui CKG, Speling, dan TB XPRESS"

dr Zanuar Abidin, M.Si

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
04B09.50–09.55 WIB

Dari Pemeriksaan ke Penemuan Kasus Tuberkulosis: Menyandingkan Standar Pelayanan Minimal Tuberkulosis dengan Kinerja Penemuan Kasus untuk Mempercepat Eliminasi Tuberkulosis

drg. Satiti Palupi Purwanto, MM., M.Epid., PhD.

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
05B09.55–10.00 WIB

Implementasi Intervensi Kedokteran Keluarga untuk Mendukung Pelayanan Kesehatan HIV di Negara Indonesia

M. Agung Prasetya Adnyana Yoga

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
Kelompok C
Pembahas: Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, Ditjen Kesehatan Primer dan Komunitas, Kemenkes RI
06C10.20–10.25 WIB

Integrasi Sudah, Lalu Apa? Integrasi Tak Sebatas Perubahan Layanan

Tyas Adelia Ermawati

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
07C10.25–10.30 WIB

Pengembangan Puskesmas Pembantu dalam Arsitektur Pelayanan Kesehatan Primer untuk Peningkatan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Penduduk Kabupaten Sumedang

Nina Triana, SP, MKM

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
08C10.30–10.35 WIB

Memperkuat Layanan Primer di Wilayah Kepulauan melalui Konektivitas Klinis Berbasis Telekonsultasi

Novelina Gracea

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
Kelompok D
Pembahas: Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, Ditjen Kesehatan Primer dan Komunitas, Kemenkes RI; Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman
09D10.55–11.00 WIB

Membangun Tata Kelola Program Kesehatan untuk Menjangkau Kelompok Rentan

NURUL JANNATUL F

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
10D11.00–11.05 WIB

Strategi Penguatan Tata Kelola ILP melalui Model Kepemimpinan Adaptif

FAIZ INDRA MUSYAFA'

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
Kelompok E
Pembahas: Direktorat Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas, Ditjen Kesehatan Primer dan Komunitas, Kemenkes RI; Dinas Kesehatan Kab. Sleman
11E11.20–11.25 WIB

Penguatan Peran Desa Dalam Kemandirian Kader Lansia

Amalia Maysarah

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
12E11.25–11.30 WIB

Dari Skrining ke Sistem: Penyelenggaraan Kesehatan di Pesantren

Ichwan

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
13E11.30–11.35 WIB

Nutri-Level untuk Meredam Biaya Katastropik BPJS: Verifikasi Label dan Pemantauan Dampak Sebelum Juni 2028

Assyifa Nur'aini, S.Gz., Dietisien

Pilar 4. Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan
II
Sesi II

Transformasi SDM Kesehatan

Kelompok F
Pembahas: Direktorat Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Ditjen Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kemenkes RI
14F13.05–13.10 WIB

Perlunya Kebijakan Pemantauan Beban Kerja Dokter Multipraktik

Putri Mumpuni Aswoko

Pilar 5. Transformasi SDM Kesehatan
15F13.10–13.15 WIB

Menyelaraskan Aspirasi Pengembangan Kompetensi dan Kebutuhan Organisasi: Career Development Pathways bagi SDM Kesehatan

Tabita Rionica Ayu Wijayani, S.KM., M.P.H.

Pilar 5. Transformasi SDM Kesehatan
16F13.15–13.20 WIB

Strategi Nasional Mitigasi Kekerasan di Tempat Kerja Terhadap Tenaga Kesehatan di Indonesia

Ns. Faidhil, S.Kep., S.H., M.Kep

Pilar 5. Transformasi SDM Kesehatan
Hari II · Selasa, 3 November 2026
III
Sesi III

Transformasi Farmalkes dan Digitalisasi

Kelompok G
Pembahas: Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, Kemenkes RI
17G09.10–09.15 WIB

Bebas Pasung Belum Cukup: Menjamin Kontinuitas Psikofarmaka Esensial bagi ODGJ di Puskesmas

Soebagijono

Pilar 1. Transformasi Layanan Primer
18G09.15–09.20 WIB

Peningkatan Ketahanan Kesehatan: Strategi Upgrading Industri Alat Kesehatan dari Tahap Perakitan ke Inovasi

Siti Daulah Khoiriati, M.A.; Refina Anjani Puspita, S.I.P.; Tsabita Prameswari Jannati Az-Zahra, S.I.P.; & Andy Tan Mulya, S.I.P.

Pilar 3. Transformasi Sistem Kesehatan
Kelompok H
Pembahas: Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kemenkes RI
19H09.35–09.40 WIB

Penguatan Kebijakan Digital Health Untuk Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di Indonesia

Armein Sjuhary Rowi

Pilar 6. Transformasi Teknologi Kesehatan (Digital)
20H09.40–09.45 WIB

Dari Data Posyandu untuk Continuum of Care: Penguatan Interoperabilitas dalam Integrasi Layanan Primer

Nurul Fauziah

Pilar 6. Transformasi Teknologi Kesehatan (Digital)
IV
Sesi IV

Transformasi Layanan Rujukan

Kelompok I
Pembahas: Direktorat Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Ditjen Kesehatan Lanjutan, Kemenkes RI
21I10.10–10.15 WIB

Transformasi RSIA Berlahan Sempit: Dari Ancaman Regulasi Menjadi Pusat Layanan Spesialis Unggulan Daerah

Bestian Ovilia Andini

Pilar 2. Transformasi Layanan Rujukan
22I10.15–10.20 WIB

Dari Inisiatif ke Sistem: Pelembagaan Navigasi Pasien Berbasis Komunitas untuk Keberlanjutan Layanan Kanker

Maharani Pyrusha Leilani Putri

Pilar 2. Transformasi Layanan Rujukan
23I10.20–10.25 WIB

Efisiensi Sumber Daya melalui Integrasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk Pelayanan Berbasis Kompetensi

Fajrul Falah

Pilar 2. Transformasi Layanan Rujukan
Kelompok J
Pembahas: Direktorat Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Ditjen Kesehatan Lanjutan, Kemenkes RI; Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta
24J10.45–10.50 WIB

Akselerasi Keselamatan Pasien : Strategi Pengendalian Infeksi Daerah Operasi Berbasis Risiko di Sumatera Barat

Nada Tri Hazka Syahirah, SKM

Pilar 2. Transformasi Layanan Rujukan
25J10.50–10.55 WIB

Menyelamatkan Ekonomi Warga Rentan: Inisiatif Hospital-at-Home Kota Yogyakarta

Renaldi

Pilar 2. Transformasi Layanan Rujukan
V
Sesi V

Transformasi Pembiayaan Kesehatan

Kelompok K
Pembahas: Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta; BPJS Kesehatan; Pusat Pembiayaan Kesehatan, Kemenkes RI
26K11.20–11.25 WIB

Menjaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Daerah Kota Yogyakarta: Filantropi Kesehatan sebagai Pendanaan Komplementer

Kadi Kusumastuti

Pilar 4. Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan
27K11.25–11.30 WIB

Memperkuat Kapitasi Berbasis Kinerja BPJS Kesehatan untuk Layanan Primer yang Lebih Berkualitas

Luqman Hakim

Pilar 4. Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan
Kelompok L
Pembahas: BPJS Kesehatan; Pusat Pembiayaan Kesehatan, Kemenkes RI
28L11.45–11.50 WIB

Dari Proporsi Tetap Menuju Alokasi Adaptif: Reformasi Pemanfaatan Dana Kapitasi JKN di Puskesmas

Lia Mulyaningsih

Pilar 4. Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan
29L11.50–11.55 WIB

Reformasi Jaminan Kesehatan Jiwa: Meringankan Beban Fiskal Negara Melalui Pendanaan Caregiver dan Dukungan Komunitas

dr. Wulandari Indri Hapsari, MPH

Pilar 4. Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan
VI
Sesi VI

Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan

Kelompok M
Pembahas: Pusat Krisis Kesehatan, Kemenkes RI; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB); Pusat Pembiayaan Kesehatan, Kemenkes RI
30M13.05–13.10 WIB

Menyiapkan Dana Kesehatan Sebelum Bencana Datang: Transformasi Pembiayaan Kesiapsiagaan Krisis dan Ketahanan Kesehatan Nasional

Vina Yulia Anhar

Pilar 3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan
31M13.10–13.15 WIB

Strategi Tata Kelola Keuangan Berbasis Kemitraan Multi Pihak Guna Mendukung Ketahanan Kesehatan di Daerah Rawan Bencana (Studi Kasus Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Putri Nurlaili, Eduardus Didaktus Dagun Hatu, Rifky Andika Arsyad, Anzalna Rahma

Pilar 3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan
Kelompok N
Pembahas: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB); Pusat Krisis Kesehatan, Kemenkes RI
32N13.40–13.45 WIB

Siaga Sebelum Asap: SOP Kesehatan Berbasis Ambang Kualitas Udara untuk Kabut Asap Karhutla di Kalimantan Tengah

Helna Fitriana

Pilar 3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan
33N13.45–13.50 WIB

Building a Climate-Resilient Health System in Jakarta: Governance, Infrastructure, and Surveillance Priorities for Jakarta's Health Sector

Muhammad Rafif Zarrar Sena

Pilar 3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan
34N13.50–13.55 WIB

Memperkuat Ketahanan dan Kesiapsiagaan Sistem Kesehatan Menghadapi Krisis Akibat Karhutla

Anita Dyah Suswanto, Claverish Ravenka, Titis Dwi Pitahati

Pilar 3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan
04 — Informasi

Waktu, tempat, dan narahubung

Waktu dan Tempat Kegiatan

Hari, tanggal
Senin – Selasa, 2 – 3 November 2026
Pukul
09.00 – 15.00 WIB
Tempat
Daring
Tautan Zoom
(akan diinformasikan kemudian)

Narahubung

Konfirmasi mengenai kesediaan dan pertanyaan terkait kegiatan dapat disampaikan kepada:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.