TERM OF REFERENCE
Seminar Smarthealth, Involving Volunteers in CVD Management in Rural Areas, a Longitudinal Study of 18000 Villagers
Yogyakarta, Selasa 21 Agustus 2018
LATAR BELAKANG
FKKMK UGM memiliki misi penting dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian dan pelayanan yang unggul, berlandaskan kearifan lokal, etika, profesionalisme dan keilmuan berbasis bukti. Sementara itu, perkembangan kemajuan teknologi dan peradaban telah mengubah kebutuhan pasar kerja dengan tuntutan penguasaan ilmu lebih komprehensif, multi disiplin, berorientasi ke masa depan serta mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan dengan penguasaan ilmu pengetahuan strategis. Untuk mencapai misi tersebut, Departemen-Departemen di FKKMK UGM harus terus berinovasi yang salah satunya dapat dilakukan melalui kerjasama lintas bidang keilmuan strategis. Sebagai bagian dari program pengembangan bidang ilmu strategis lintas disiplin, pada tahap awal dilakukan seminar yang melibatkan partisipasi dari lintas departemen di FKKMK UGM .
TUJUAN
Berdasarkan latar belakang diatas, seminar ini dilakukan dengan tujuan:
- Membahas hasil penelitian tentang Smarthealth, Involving Volunteers in CVD Management in Rural Areas, a Longitudinal Study of 18000 Villagers
- Knowledge sharing untuk mendukung program pengembangan bidang ilmu strategis lintas disiplin
NARASUMBER
- Dr. Gindo Tampubolon, University of Manchester
- Dosen Departemen Kebijakan dan Manajemen FKKMK UGM
- Kepala Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKKMK UGM
PESERTA
- Kelompok Bidang Ilmu Jantung RSUP Dr. Sardjito, FKKMK UGM
- Pusat-Pusat Studi FKKMK UGM
- Mahasiswa Pasca Sarjana (S2) Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FKKMK UGM
WAKTU DAN TEMPAT
- Waktu: Selasa, 21 Agustus 2018, jam 10.00 – 12.00 WIB
- Tempat: Common Room, Gedung Penelitian dan Pengembangan FKKMK UGM
METODE
- Seminar dan Webinar
AGENDA
|
Waktu |
Materi |
PIC |
|
09.30 – 10.00 |
Registrasi |
Panitia |
|
10.00 – 10.15 |
Pembukaan |
Ketua Board PKMK |
|
10.15 – 11.45 |
Seminar: Smarthealth, Involving Volunteers in CVD Management in Rural Areas, a Longitudinal Study of 18000 Villagers |
Moderator: Pemateri: Pembahas:
|
|
11.45 – 12.00 |
Kesimpulan dan Penutupan |
Moderator: Prof. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD |
PENDAFTARAN
Peserta yang berminat dapat mendaftar ke:
- Dian Mawarni | Email: [email protected] | HP: 085733351604
- Maria Adelheid Lelyana | Email: [email protected] | HP: 081329760006
Sebagai direktur dari International Centre for Casemix and Clinical Coding of UKM, Prof Aljunid diberikan amanah untuk menutup kegiatan Post Graduate Forum (PGF) ke-12 ini. Aljunid menilai bahwa beberapa hal menarik muncul selama pelaksanaan PGF dengan berbagi ilmu terkait dengan isu Big Data dan pemanfaatannya. Harapan dari kegiatan ini adalah dengan penguatan isu yang berlangsung terus-menerus melalui pertemuan para peserta di dalam forum ini.
Presenter pertama disampaikan oleh Siti Athirah Zafirah (UKM Malaysia) dengan topik kualitas implementasi clinical coding di rumah sakit tersier Malaysia. Zafirah memaparkan kompleksitas petugas kesehatan di level FKTL dalam menerapkan sistem coding. Penelitian dengan metode potong lintang ini menyimpulkan kualitas sistem coding masih membutuhkan upaya peningkatan kualitas dokumentasi. Peserta presentasi oral yang kedua disampaikan oleh Relmbuss Biljers Fanda (UGM) dengan judul “Bagaimana tingkat kehadiran tenaga kesehatan di Indonesia dipengaruhi oleh sistem insentif”. Studi implementasi ini dilaksanakan di 5 Kota/Kabupaten di Indonesia (Jakarta Timur, Jember, Tapanuli Selatan, Jayapura dan Jayawijaya). Penelitian oleh PKMK FKKMK UGM ini menggarisbawahi benefit finansial pada tingkat kehadiran tidak memiliki efek signifikan dalam upaya peningkatan performa tenaga kesehatan.
Pemaparan hasil penelitian selanjutnya disampaikan oleh Jiraluck, Nurlienda dan Izza Syazwani. Jiraluck Nontarak yang merupakan peneliti pada Health System Research Institute dari Universitas Prince of Songkla Thailand melakukan penelitian survey dengan topik expected years of life lost pada konsumsi alkohol. Penelitian ini menggunakan data National Health Examination Survey periode 2003-2004. Pemaparan penelitian ini menyimpulkan angka kematian yang disebabkan oleh konsumsi alkohol adalah 10.2/1000 orang per tahun. Selain itu penelitian data sekunder ini menjelaskan dengan rinci bahwa heavy drinker meningkatkan resiko kematian dengan faktor penyebab kecelakaan, kanker dan penyakit kardiovaskular. Presentasi selanjutnya disampaikan oleh Nurlienda Hasanah yang mewakili UGM. Nurlienda menyampaikan penelitian dengan judul “Policy and Programmes on Infant and Young Child Feeding in Emergency In Indonesia”. Penelitian tersebut menyimpulkan terdapat ketimpangan antara kebijakan dan program implementasi pada program IYCF yang bertujuan untuk menekan angka malnutrisi pada bayi dan balita. Studi ini menggarisbawahi aspek kerja sama lintas sektoral sangat dibutuhkan dalam implementasi program yang ideal. Setelah itu, Izzah Syazwani (Universiti Kebangsaan Malaysia) menjelaskan topik ketergantungan electronic cigarette dan nikotin pada mahasiswa di Malaysia. Penelitian ini menjelaskan ketergantungan pada nikotin dan e-cigarette tidak berkorelasi dengan jenis kelamin, status pernikahan, pendapatan keluarga, tingkat pendidikan dan penyakit penyerta. Studi ini menunjukkan pengguna e-cigarette memiliki angka ketergantungan yang rendah dalam tingkat konsumsi nikotin.

Sesi plenary ketiga menjadi kegiatan pertama pada perhelatan hari kedua Postgraduate Forum ke-12 di Malaysia. Dr Nurhizam Syafie Mohd Satar yang berasal dari Center for Software Technology and Management (SOFTAM), Universiti Kebangsaan Malaysia merupakan seorang dosen, konsultan, dan spesialis di bidang teknologi menjadi pembicara pada sesi ini. Nurhizam membawakan topik “Challenges in Managing Big Data in Health Care Setting” yang menekankan bahwa Big Data merupakan suatu potensi besar dalam mendukung kebijakan dan program kesehatan yang tepat, namun di sisi lain aspek pengelolaannya masih sangat terbatas, khususnya di layanan kesehatan.