Latar Belakang
Tantangan kesehatan mental merupakan masalah kesehatan utama yang dihadapi kaum muda secara global terutama pada masa remaja. Masa remaja merupakan masa transisi anak-anak menjadi dewasa. Namun, terlepas dari pentingnya melindungi kesehatan mental dan kesejahteraan emosional, remaja cenderung memiliki pengetahuan yang terbatas tentang apa artinya sehat secara mental atau bagaimana mempertahankan kesehatan mentalnya. Media sosial menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Dampak media sosial pada kesehatan remaja menjadi prioritas karena peningkatan masalah kesehatan mental secara simultan. Menurut WHO pada 2019, 1 dari setiap 8 orang atau 970 juta orang di seluruh dunia memiliki gangguan mental. Gangguan kecemasan dan depresi yang paling umum terjadi. Pada 2020, jumlah orang yang dengan gangguan kecemasan dan depresi meningkat secara signifikan karena pandemi COVID-19.
Perkiraan awal menunjukkan peningkatan masing-masing 26% dan 28% untuk gangguan kecemasan dan depresi berat hanya dalam satu tahun. Indonesia memiliki prevalensi orang dengan gangguan jiwa sekitar 1 dari 5 penduduk, artinya sekitar 20% populasi di Indonesia itu mempunyai potensi-potensi masalah gangguan jiwa. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menyebutkan bahwa lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Prevalensi depresi pada penduduk umur ≥ 15 tahun tertinggi pada provinsi Sulawesi Tengah sebesar 12.3 dan prevalensi gangguan mental emosional pada penduduk umur ≥ 15 tahun di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 19.8. Oleh karena itu, masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja yang tidak ditangani dengan baik akan berdampak terhadap kualitas dan produktivitas sumber daya manusia. Dalam upaya meningkatkan kesehatan jiwa, perlu perhatian pemerintah dan kerja sama semua pihak untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat maupun pemangku kepentingan terhadap masalah kesehatan jiwa melalui berbagai upaya mulai dari upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Promosi kesehatan mental di lingkungan sekolah masih sangat kurang sehingga pelajar ataupun mahasiswa belum mengetahui secara pasti bagaimana mereka menghadapi tantangan di hidupnya.
Oleh karena itu, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan webinar dengan judul “Tantangan dan Strategi dalam Kesehatan Mental pada Remaja”.
Tujuan
Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk:
- Mengetahui situasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa terkait kesehatan jiwa remaja
- Mengetahui strategi dan tantangan kebijakan kesehatan jiwa remaja
- Membahas penguatan kebijakan kesehatan jiwa remaja
Pembicara
Narasumber
- Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah
- Situasi pelaksanaan layanan kesehatan mental remaja
- Tantangan dan strategi dalam memperkuat jaringan layanan kesehatan jiwa pada remaja
- dr. Fiddina Mediola, Sp.KJ (Direktur RSK Puri Nirmala)
- Tantangan dan strategi dalam edukasi kesehatan mental pada remaja
Pembahas
- Direktorat Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI
- WHO
Target Peserta
- Pengambil keputusan nasional dan daerah.
- Akademisi bidang kesehatan masyarakat, kebijakan kesehatan, dan lain – lain.
- Peneliti, konsultan dan pemerhati bidang kesehatan masyarakat, kebijakan kesehatan, dan sebagainya.
- Pemangku kepentingan lainnya.
Waktu Kegiatan
Hari, tanggal : Selasa, 22 November 2022
Pukul : 13.00-14.30 WIB
Detil Kegiatan
| Waktu | Kegiatan |
|
| 13.00-13.05 | Pembukaan | |
| 13.05-13.10 |
Sambutan |
|
| 13.10-13.40 |
Pemaparan dr. Jumriani (Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah) dr. Fiddina Mediola, Sp. KJ (Direktur RSK Puri Nirmala) |
|
| 13.40-14.00 |
Pembahasan Direktorat Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI dr Ashra Vina Daswin – WHO |
|
| 14.00-14.25 | Diskusi dan Tanya Jawab | |
| 14.25-14.30 | Penutupan | |
Narahubung
Ardhina (0896 7934 4417)
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK – KMK UGM, menggelar webinar Forum Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bertajuk “Dukungan Perguruan Tinggi di Berbagai Provinsi dalam Penguatan dan Keberlanjutan Kebijakan Pembiayaan Kesehatan & JKN”. Kegiatan ini terdiri atas enam seri dan dilaksanakan setiap bulan pada Juni – Desember 2022 dengan melibatkan mitra dari perguruan tinggi di beberapa provinsi. Pada seri pertama (28/06/22), webinar dilaksanakan bersama mitra PKMK yaitu dosen Poltekkes Kemenkes Malang yaitu Puguh Priyo Widodo, Amd., RMIK., S.Si., SKM., MMRS., AAAK sebagai narasumber utama untuk membahas studi kasus tentang pembiayaan kesehatan dan JKN dalam studi kasus di Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan.
