xvideos spankbang watchfreepornsex foxporn pornsam pornfxx porn110

Simposium IV

Dampak Merokok terhadap Kesehatan

Reporter: Tutik Istiyani

Simposium IV ICTOH hari pertama dilaksanakan pada Jum'at (30/5/2014) pukul 14.30 – 17.00 WIB di ruang Rosewood 3, Hotel Royal Kuningan. Moderator dalam sesi ini ialah dr. Mauliate. D. Gultom. Hanya ada dua pemateri yang tampil memaparkan hasil penelitian dalam sesi ini dan didengarkan enam peserta, yaitu Enviromental Tobacco smoke Exposure at Home in children Measured by Urinary Cotinine: Preliminary Report (Priska Duana Putri). Hasil penelitian ini ialah kadar cotinine urine berguna untuk menilai pajanan rokok dalam rumah. Besarnya paparan bisa diukur lewat cotinine urine yang ada di dalam darah atau dikeluarkan melalui urine. Hasil penelitian ditemukan kadar kotinine tinggi pada anak yang terpapar rokok oleh anggota keluarga yang merokok di dalam rumah. Semakin lama dan semakin banyak jumlah perokok di dalam rumah, semakin tinggi kadar cotinine di dalam urine anak. Hasil penelitian ini menunjukkan walaupun seseorang tidak merokok, apabila di lingkungannya merokok, ia akan ikut terpajan asap rokok. Hasil ini merekomendasikan agar KTR diberlakukan tidakhanya di 7 tatanan, namun juga di dalam rumah.

Kedua, Perbedaan Usia terkena Stroke Pertama kali Pada Perokok Aktif dan Bukan Perokok Aktif ( Deni Purnama). Hasil penelitian ini yaitu stroke merupakan penyumbang terbesar di RS Syamsuddin. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan usia pertama kali terkena stroke antara perokok aktif dan bukan perokok. Hasil yang diperoleh pasien stroke sebagian besar adalah perokok (85%). Orang yang merokok aktif lebih cepat terkena stroke dibandingkan dengan orang yang tidak merokok aktif. Rata-rata terkena stroke pada usia 59 tahun. Hasil ini merupakan penelitian awal. Perlu penelitian lebih lanjut bahwa rokok merupakan resiko utama penyakit tidak menular.

Diskusi: pernah melakukan penelitian paparan asap rokok di game online. Hal yang diukur adalah kadar CO. Pengukuran pada anak sebelum main game dan sesudah main game. Ada kenaikan CO padaanak setelah bermain di game online.