Pengantar
Seorang analis kebijakan selain menguasai kompetensi teknis dalam menganalisis kebijakan, juga dituntut untuk mampu bekerja secara politis. Dalam kebijakan pendanaan kesehatan, muatan politis sangat besar. Isu keberlanjutan dan keadilan sangat terkait dengan siapa yang dapat apa dari pendanaan pemerintah yang terbatas. Oleh karena itu diperlukan kemampuan untuk melakukan identifikasi stakeholder, analisisnya, dan kemampuan untuk melakukan advokasi. Kemampuan politis untuk melakukan advokasi ini perlu diasah untuk menghadapi berbagai kepentingan mitra kerja atau stakeholder yang berbeda-beda. Kemampuan advokasi juga diperlukan untuk meyakinkan bahwa rekomendasi kebijakan yang diajukan patut diterima.
Peserta webinar ini akan diajak untuk mulai membangun kompetensi politisnya, khususnya dalam melakukan advokasi kebijakan. Disamping itu, advokasi perlu direncanakan oleh sebuah lembaga yang memang mempunyai niat untuk mempengaruhi kebijakan atas kepentingan anggotanya, dan bangsa Indonesia.
Tujuan
Setelah mengikuti webinar ini, para peserta diharapkan memahami:
- Stakeholder dalam kebijakan pendanaan
- Konsep advokasi
- Berbagai strategi dalam advokasi kebijakan
- Adanya tim advokasi dalam lembaga.
Setelah pertemuan ini, akan dilakukan pelatihan-pelatihan mengenai advokasi.
Waktu & Tempat
Hari, Tanggal : Selasa, 26 Mei 2026
Waktu : 08.00 – 09.00 WIB
Tempat : Common-Room/Hybrid Zoom Meeting
Meeting ID: 840 1547 3095
Passcode: 274951
Target Peserta
- Pimpinan organisasi yang terkait dengan kebijakan pendanaan kesehatan
- Konsultan dan analis kebijakan
- Peneliti di Pusat – Pusat Kajian di lembaga pendidikan maupun di luar lembaga pendidikan
- Akademisi/ Pendidikan
- Institusi Pemerintahan
- Mahasiswa S2 dan Mahasiswa S3
- Peserta Umum.
Rundown Acara
|
Waktu (WIB) |
Materi |
Penanggung Jawab |
|
08:00 – 08:05 |
Pembukaan |
Moderator |
|
08:05 – 09:25 |
Penyampaian materi |
Prof. Laksono Trisnantoro |
|
08:25 – 08:55 |
Diskusi |
|
|
08:55 – 09:00 |
Penutup/Plan of Action: Prof. Laksono Trisnantoro |
|