Arsip Agenda Tahun 2014
Arsip Agenda Tahun 2012
Sesi Pleno, 24 Agustus 2015
Sesi Pleno, 25 Agustus 2015
Forum Nasional V JKKI di Bandung
Forum Nasional Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia adalah suatu jembatan penyambung berbagai pemangku kepentingan dalam kebijakan kesehatan di Indonesia. Mereka yang bergabung : para peneliti, akademisi, pemerhati, praktisi kebijakan, kelompok masyarakat, wakil rakyat, birokrat, pengamat dari berbagai profesi dan lembaga.
Forum ini telah 4 kali digelar, setiap tahun berturut-turut di Jakarta (UGM), Makasar (Unhas), Surabaya (Unair) dan Kupang (Universitas Nusa Cendana). Pada tahun 2014 ini kota Bandung mendapat giliran dengan Fakultas Kedokteran Unpad sebagai tuan rumah.
Tahun 2014 merupakan tahun stratejik karena bertepatan dengan perubahan politik yang terjadi di negara ini. Para wakil rakyat baru, pemimpin baru akan segera hadir dengan visi, misi dan strateginya. Sejauhmanakah rencana dan kebijakan mereka selaras dengan kebutuhan dan harapan masyarakat?
Tema tahun ini adalah “MONITORING PELAKSANAAN KEBIJAKAN JKN DI TAHUN 2014 : KENDALA, MANFAAT DAN HARAPANNYA”. Dengan sub tema :“Tantangan Kebijakan Kesehatan dalam Pemerataan Kesehatan di Era Sistem Jaminan Kesehatan Nasional dan Masih Tingginya Hambatan dalam Pencapaian MDG 4, 5 dan 6”.
Kelompok-kelompok kebijakan kesehatan yang akan berkumpul merupakan kelompok yang sudah lebih dahulu berkembang dalam forum sebelumnya serta kajian baru tahun ini :
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
PENDAFTARAN WEBINAR
Bagi yang tidak dapat hadir di Bandung tetap dapat mengikuti rangkaian kegiatan melalui Webinar dengan melakukan pendaftaran terlabih dahulu dan membayar biaya registrasi sebesar Rp. 1.500.000,- . Webinar adalah cara mengikuti dengan menggunakan Teleconferens. Dapat dilakukan oleh perorangan ataupun lembaga diseluruh dunia. Syaratnya adalah memiliki sambungan WIFI minimal 512 Kbps.
Informasi selengkapnya bisa dilihat pada leaflet berikut
| Leaflet Pendaftaran Webinar | Panduan Webinar untuk Peserta |
PENDAFTARAN DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN:
Pendaftaran bagi peserta sampai dengan tanggal 31 Agustus 2014 :
|
Kategori |
Sebelum tgl 31 Agustus 2014 |
Tgl. 1 – 20 September 2014 |
Setelah 20 September 2014 |
|
Umum |
Rp. 1.000.000,- |
Rp. 1.250.000,- |
Rp. 1.500.000,- |
|
Mahasiswa |
Rp. 750.000,- |
Rp. 750.000,- |
Rp. 1.000.000,- |
Pembayaran peserta melalui BNI BLU Unpad an. Forum Nasional Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesiano rek. 988 2340540702012.
Copy bukti pembayaran/ slip transfer dikirimkan melalui email ke [email protected]. dan
[email protected] / [email protected] atau melalui faximile di 022 203 8030.
Bagi mahasiswa agar disertakan copy Kartu Mahasiswa dan dikirim ke e mail/ fax tersebut di atas.
INFORMASI LEBIH LANJUT :
Fakultas Kedokteran Unpad, Jl. Eyckman 38 Bandung; Lantai 4 Wing Utara
An. Sheila Mariana/ Nanang Sudrajat/ Dian Anggraeni
pada no tlp/ fax: 022 203 8030 atau email tersebut di atas
Web : www.kebijakankesehatanindonesia.net dan www.fk.unpad.ac.id
INFORMASI LAINNYA
Hotel di Bandung :
|
1. |
Aerowisata (Grand Hotel Preanger) |
Jl. Asia Afrika No. 81 Bandung |
Rp. 700.000,- |
|
2. |
Arion Swiss Bel Hotel |
Jl. Oto Iskandardinata No. 16 |
Rp. 750.000,- |
|
3. |
Aston Primera Pasteur |
Jl. Djundjunan No. 96 Bandung |
Rp. 800.000,- |
|
4. |
BTC Hotel |
Jl. Djundjunan No. 143 – 149 |
Rp. 500.000,- |
|
5. |
Gino Feruci Hotel |
Jl. Braga No. 67 Bandung |
Rp. 600.000,- |
|
6. |
Cassadua |
Jl. Cassa No. 2 Bandung |
Rp. 200.000,- |
|
7. |
Galeri Ciumbuleuit Hotel |
Jl. Ciumbuleuit No. 42 A |
Rp. 600.000,- |
|
8. |
Grand Serela Setiabudi |
Jl. Hegarmanah No. 9 – 15 |
Rp. 700.000,- |
|
9. |
Holiday Inn |
Jl. Ir. H. Djuanda No. 31 – 33 |
Rp. 1.000.000,- |
|
10. |
Luxton Hotel |
Jl. Ir. H. Djuanda No. 18 |
Rp. 750.000,- |
|
11. |
Horison |
Jl. Pelajar Pejuang 45 No 121 |
Rp. 600.000,- |
|
12. |
Santika Hotel |
Jl. Sumatera No. 52 – 54 |
Rp. 800.000,- |
|
13. |
The Majesty Hotel |
Jl. Surya Sumantri No. 91 |
Rp. 600.000,- |
Reportase Forum Nasional V Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia di Bandung 2014

Reportase Forum Nasional ke-V Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia telah dapat diakses, terutama untuk powerpoin dan ringkasan berbagai sesi. Berbagai kegiatan follow-up Forum Nasional ke-V telah disusun, termasuk persiapan untuk melakukan advokasi ke pemerintah Indonesia yang baru. Langkah ini dirasa perlu segera dilakukan agar peran akademisi dalam memberikan masukkan untuk pemerintah dapat cukup signifikan dengan perkembangan yang ada. Ada beberapa poin penting yang akan disampaikan pada pemerintah, antara lain mencakup tema pembiayaan, kesehatan ibu & anak. kesehatan jiwa masyarakat, pelayanan kesehatan, kebijakan AIDS, dan kelompok kerja gizi. Selengkapnya, silakan klik di sini.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
||
Arsip Agenda Tahun 2014
|
Tanggal |
Tempat |
Agenda |
|
|
13 Desember 2014 |
Kampus FK UGM |
Seminar Nasional Pembangunan Kesehatan di Daerah Tertinggal dalam Era JKN |
|
|
18 – 21 November 2014 |
Dallas, Texas |
Reportase: NHCAA Annual Training Conference (ATC) 2014 |
|
|
13 – 14 November 2014 |
Geneva, Swiss |
Memperkuat Kapasitas Peneliti dan Pengambil Kebijakan dalam Health Policy and System Research (HPSR) |
|
|
27 – 29 Oktober 2014 |
Padang, Sumatera barat |
Mukernas IKAMI 2014 |
|
|
30 September – 3 Oktober 2014 |
Cape Town, Afrika Selatan |
Third Global Symposium on Health Systems Research |
|
|
24-26 September 2014 |
Hotel Trans Luxury bandung & UNPAD |
Forum Nasional V Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia di Bandung 2014 |
|
|
8-9 September 2014 |
Fakultas Psikologi, UGM |
Lokakarya Penguatan Sistem Kesehatan Mental Masyarakat |
|
|
6 September 2014 |
Kampus Trisakti, Jakarta |
Tantangan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia |
|
|
September 2014 |
Kampus UGM |
Bedah Buku: |
|
|
27-29 Agustus 2014 |
Hotel Aryaduta, Jakarta |
Lokakarya Nasional SDM Kesehatan 2014 |
|
|
21 – 24 Agustus 2014 |
Nusa Dua Bali |
The 20th World Congress on Medical Law 2014 |
|
|
15 Agustus 2014 |
Kampus FK UGM |
Diskusi isu-isu kesehatan: Berbagai Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam Mencari Menteri Kesehatan |
|
|
29-31 Mei 2014 |
Hotel Royal Kuningan |
1st Indonesian Conference Tobacco or Health |
|
|
13-14 Mei 2014 |
Auditorium FK UGM |
The 8th Postgraduate Forum on Health Systems and Policy |
|
|
29 April 2014 |
G. Granadi Lt.10 Kuningan Jakarta |
Seminar HIT Series Keempat |
|
|
23 – 25 April 2014 |
Paro, Bhutan |
Advancing Universal Health Coverage in South East Asia |
|
|
23 April 2014 |
R. IKD Gedung S3 FK UGM |
Seminar HIT Series Ketiga |
|
|
17 April 2014 |
Hotel Santika Jakarta |
Diskusi Pembiayaan Kesehatan untuk Tindakan Preventif dan Promotif Dalam era Jaminan Kesehatan Nasional |
|
|
11 April 2014 |
R. IKD gedung S3 FK UGM |
Diskusi kebijakan kesehatan: Reformasi dalam Kebijakan Desentralisasi. |
|
|
8 – 11 April 2014 |
Paris |
International Forum on Quality & Safety in Healthcare: Strive for Excellence, Seek Value, Spark a Revolution |
|
|
4 April 2014 |
Auditorium Pertamina Tower, FEB UGM |
Bedah Buku: Pola dan Akar Korupsi Menghancurkan Lingkaran Setan Dosa Publik |
|
|
29 Maret 2014 |
R. Senat Lt.2, Gd. KPTU FK UGM |
Workshop “Peningkatan Peran Perguruan Tinggi dalam Menurunkan Kematian Ibu dan Bayi” |
|
|
21 Maret 2014 |
Ruang Leadership FK UGM |
Diskusi Bulanan PKMK: |
|
|
15 Maret 2014 |
R. Senat Lt. 2, Gd. KPTU FK UGM |
Seminar dan Workshop Leadership Series Peran kepala dinas kesehatan, direktur rumahsakit dan ketua komite medik dalam mencegah Fraud pada pelaksanaan JKN |
|
|
14 Maret 2014 |
R. Senat Lt. 2, Gd. KPTU FK UGM |
Pengembangan Kesiapsiagaan Daerah dalam Penanggulangan Bencana atau Regional Disaster Plan (RDP) dan Safety Awareness pada Relawan Bencana |
|
|
6-7 Maret 2014 |
R. Senat Lt. 2, Gd. KPTU FK UGM |
SEMINAR WORKSHOP |
|
|
25 Februari 2014 |
Gd. Granadi Lt.10 Kuningan Jakarta |
Mengapa Fraud di Jaminan Kesehatan Nasional Dapat Masuk ke Hukum Pidana dan Tindakan Pidana Korupsi? |
|
|
22 Februari 2014 |
Gd. KPTU Lt.2 FK UGM |
Seminar Permasalahan dan Kemajuan dalam Revisi PP No. 38/2007 dan PP No. 41/2007 |
|
|
20 Februari 2014 |
R. Kuliah S3 FK UGM |
Diskusi Bulanan PKMK: |
|
|
24-25 Januari 2014 |
Bandung |
Kongres Perdana |
|
Arsip Agenda Tahun 2015
|
Tanggal |
Tempat |
Agenda |
|
|
11-15 Februari 2015 |
Kolkata, India |
Laporan: The 14th World Congress on Public Health di Kolkata, India |
|
|
13-14 Februari 2015 |
R. Teater, Perpustakaan FK UGM |
Workshop GP Mental Health Tentang Sistem Kesehatan Jiwa di Layanan Primer |
|
|
27-29 Januari 2015 |
Johannesburg, Afrika Selatan |
CHEPSAA Networking Meeting |
|
|
19-23 Januari 2015 |
Kampus FK UGM |
Kick Off Meeting: Strenghtening Capacity in Health Insurance and Finance at KPMAK FK UGM to Support Impementation of The New Health Insurance Scheme in Indonesia. |
|
|
14 Januari 2015 |
Universitas Paramadhina |
Diskusi publik mencegah memburuknya ketidakadilan sosial disektor kesehatan: Masukan bagi penentu kebijakan di JKN |
|
|
|
|
Outlook kebijakan kesehatan indonesia tahun 2015 |
|
The 8th Postgraduate Forum on Health Systems and Policy 2014
|
Globally, borderless medical services have been taking place since years . In 2015, the ASEAN Economic Community will be implemented. In that year, it is forecasted that the health service is more borderless in South East Asia countries. Beside the universal coverage development, medical industry and medical tourism will grow in parallel with the increase number of middle and upper class community . Demand wise, the market of health care services within this region is very potential. It is supported by increased economic growth, better transportation access, and less cultural barrier. In particular, hospital service will be one of the main commodities and it will be more influenced by cross-countries demand . However, the quantity and quality of medical doctors, the core operators in the hospital, varies from one country to another within ASEAN region . Numbers of doctors, particularly specialist doctor, varied from under-staffing to over-staffing level. The types of hospitals were in a very huge spectrum, if classification is aggregated. The level of services provided and the available health care menu are also significantly different from one country to another. Factually, it will create a mobility of health care services and it can be a driver of globalization of medical services . Finally, it will create a mobility of medical doctors within the region. To fulfil the demand for medical care in South East Asia, medical doctors migration across and from outside of South East Asia will increase4. Medical doctors can be from developed countries (USA, European countries, Australia), India, and from South East Asia countries. Although there are still subjects to domestic regulation and restriction, doctors may migrate more freely across the SEA countries and from other parts of the world5.
The aims of this academic meeting are:
The Forum will be conducted in Yogyakarta, as follows:
EXPECTED OUTPUT The discussion on doctor’s migration and health system development in ASEAN is expected to yield several outputs as following:
PARTICIPANTS The forum is a media for experts and post-graduate students from many countries, particularly, Thailand, Malaysia, and Indonesia, to share idea, expertise, and research findings. For certain reasons, high-rank officers from WHO and relevant Ministries, are invited to present current global trend and current policy with regard to particular issue. In this 8th meeting, the forum will be extended by providing blended learning model for the Indonesian participants. The program of blended learning is in the development process. ABOUT THE FORUM The main objective of the Forum is to provide a platform for postgraduate students (Masters and PhDs) to communicate their knowledge and experience gained during postgraduate works and to share with those who are newly enrolled in the programme. The recent updates on research methods and new research findings will be available through keynote address and plenary sessions by international speakers. The Forum is open to all postgraduate students in health system and policy studies across the world. Those conducting research on health systems and policy, health economics and health financing are invited to actively participate in this Forum. Students who are in the final stage of their thesis writing and those graduated recently are invited to present their research outputs in this Forum. Note: For Buddhist participants: On 15th of May, there will be Waisak ceremony in Borobudur Temple in the evening. Contact Person:
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||










































































Para peneliti dan praktisi dari seluruh Indonesia berdatangan ke bumi Padang untuk Kebijakan Kesehatan Indonesia VI selama empat hari ke depan (24-27 Agustus 2015). Kelompok peneliti dan praktisi kesehatan ini akan membahas semua masalah dan pembelajaran mengenai kebijakan kesehatan di Indonesia. Tema yang diangkat mengenai Universal Health Coverage 2019: Manfaat, Kendala, dan Harapannya.
Terakhir, sambutan oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Rosnini Savitri, M.Kes. Dalam sambutannya, Rosnini menyampaikan sejumlah hal, antara lain dana untuk kesehatan Sumatera Barat sudah mencapai 16,8 % meski masih ada kabupaten/kota yang masih berkisar 4-5% tetapi ada juga kabupaten yang justru lebih tinggi hingga mencapai 18%. Ini menjadi tantangan kami memang, bagaimana meningkatkan pendanaan bidang kesehatan di Sumatera Barat. Forum ini sangat bermanfaat bagi Sumatera Barat, dilihat dari isu-isu kebijakan yang diangkat, diantaranya mengenai bencana dan HIV AIDS. Kami haturkan banyak terimakasih dan mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
Sebagai Ketua JKKI, Prof. Dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD memberikan pengantar pada seminar di hari pertama ini. Setidaknya ada dua topik yang dibahas pada pengantar tersebut, yang pertama mengenai apa manfaat dilakukannya monitoring kebijakan JKN dan yang kedua terkait dengan pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia.
Saat ini implementasi JKN dan BPJS cenderung tersentralisasi padahal masalah di berbagai daerah berbeda-beda, yang membutuhkan pendekatan berbeda pula. Sebagai contoh, data dari kabtor-kantor cabang BPJS langsung dikirim ke pusat tanpa ada komunikasi dengan Pemda/Dinkes setempat. Akibatnya, kepala daerah tidak mengetahu berapa masyarakatnya yang menderita sakit tertentu, atau apa masalah penyakit terbanyak yang diderita warganya. Oleh karenanya, UGM mengajak perguruan tinggi lain untuk terus menerus melakukan monev, mendiseminasi hasilnya dan bersama-sama mengupayakan advokasi di tingkat daerah masing-masing hingga ke pusat. Untuk meningkatkan efektivitas ini, teknologi komunikasi jarak jauh dimanfaatkan semaksimal mungkin. Setiap pertemuan yang membahas mulai dari penyusunan proposal hingga diseminasi hasil-hasil penelitian dan advokasi dipaparkan melalui website, webinar hingga blended learning. Untuk itu, semua perguruan tinggi yang terlibat aktif juga harus menguasai teknologi ini dan memiliki infrastruktur yang mendukung. Seperti yang dilakukan pada Fornas di Padang ini yang secara langsung di-relay antara lain oleh Universitas Mulawarman, Universitas Nusa Cendana, Universitas Sam Ratulangi dan UGM. Harapannya, setiap perguruan tinggi akan memiliki kesempatan yang sama untuk berperan sebagai host/co-host pertemuan nasional, serta mengembangkan simpul-simpul penelitian kebijakan di daerah di seluruh Indonesia. Sayangnya, saat ini perguruan tinggi yang terlibat masih sedikit dan akses ke pertemuan ilmiah terbatas. Oleh karenanya, Prof. Laksono mengajak semua pihak untuk bergabung dan aktif di forum JKK ini dan menjalin hubungan komunikasi antar-anggota. Pada akhirnya, masyarakat pengguna ilmu dapat mengembangkan diri secara lebih murah.



Forum JKKI telah memasuki hari kedua, yang special dihari ini yaitu keynote speech menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) hadir ditengah-tengah kami. Beliau memaparkan materi mengenai Penguatan Sistem Kesehatan Untuk Mewujudkan Indonesia Sehat.


















AIMS
VENUES and DATES
ACTIVITIES
