Hari 2 : Jumat, 6 September 2013

AGENDA KONGRES NASIONAL IAKMI KE-12
 

5sept  6sept2  7sept

Hari II

Jumat, 6 September 2013

07.00 – 08.00

Pendaftaran Ulang

08.00 – 09.45

Simposium 1
(Ballroom Atas)

Simposium 2
(Ballroom Bawah)

Simposium 3
(Ruang A)

Simposium 4
(Ruang B)

Simposium 5
(Ruang C)

Simposium 6
(Hotel Kristal)

Semiloka
(Hotel Kristal)

KPAN

Penerapan Kurikulum HIV pada Program Studi Kesehatan Masyarakat

 INDOHUN

One Health and Global Challenge / Network for Public Health

Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

Kesehatan Ibu & Anak

 

Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

Desentralisasi Kesehatan

 

AIPMNH

Initiative-Initiative Kabupaten untuk Kesehatan Ibu dan Anak di NTT

The Union

Politik Pengendalian Tembakau di Indonesia

BKKBN

Revitalisasi Program KKB untuk Membangun Manusia Indonesia Berkualitas

09.45 – 10.00

Rehat Kopi

10.00 – 11.45

Simposium 7
(Ballroom Atas)

Simposium 8
(Ballroom Bawah)

 

 

 

SC Johnson

Mobilisasi Masyarakat untuk Menanggulangi DBD

AIPTKMI

Pendidikan Etika untuk Menegakkan Integritas Profesi

11.45 – 13.15

Rehat Kopi

13.15 – 15.15

Makalah Bebas 1
(Ballroom Atas)

Makalah Bebas 2
(Ballroom Bawah)

Makalah Bebas JKKI
(Ruang A)

Sidang Organisasi
(Ruang B)

Makalah Bebas 3
(Ruang C)

Short-Presentation
(Ruang D)

 

Penyakit Tidak Menular

Gizi Kesehatan Masyarakat & Kesehatan Ibu Anak

Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

Lanjutan Sidang

Komisi-Komisi

Kesehatan Lingkungan & K3

 

 

15.15 – 15.30

Rehat Kopi

15.30 – 17.30

Makalah Bebas 4
(Ballroom Atas)

Makalah Bebas 5
(Ballroom Atas)

 

Sidang Pleno Hasil Sidang Komisi

 

 

 

Makalah Bebas 6
(Ruang C)

Short-Presentation
(Ruang D)

 

AKK & Pengembangan SDM Kesehatan

Kesehatan Reproduksi, HIV-AIDS & Penyalahgunaan Napza

Promosi Kesehatan

 

17.30 – 20.00

Istirahat / Makan Malam bersama Bapak Walikota Kupang

20.00 – 23.00

Sidang Organisasi IAKMI - Sidang Komisi : AD ART, Kode Etik (Hotel Kristal)

jadwal Konas IAKMI 2013

HARI 1:

PEMBUKAAN KONGRES NASIONAL IAKMI KE-12 

HARI I

Kamis , 5 September 2013

07.00 – 08.15

Pendaftaran Ulang

08.15 – 08.25

Pembukaan ; Lagu Indonesia Raya ; Lagu Hymne IAKMI

08.25 – 08.30

Laporan Panitia Pelaksana

Dr. dr. Hyron Fernandez, MKes

Ketua Pengurus Daerah IAKMI NTT

08.30 – 08.40

Sambutan 1

Bambang Wispriyono, PhD

Direktur Eksekutif AIPTKMI

08.40 – 08.50

Sambutan 2

 dr. Adang Bachtiar, MPH, ScD

Ketua Umum IAKMI Pusat

08.50 – 09.00

Sambutan 3

Bapak Frans Lebu Raya

Gubernur Nusa Tenggara Timur

09.00 – 09.30

Key-Note Speech 1 

Politik Membangun Kesehatan Bangsa
(sekaligus membuka resmi Konas IAKMI ke-12)

 dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH

Menteri Kesehatan RI

09.30 – 09.35

Pembacaan Deklarasi Politik Profesi Kesehatan Masyarakat untuk Membangun Kesehatan Bangsa

09.35 – 09.45

Hiburan Tarian Daerah

09.45 – 09.55

Rehat Kopi

09.55 – 10.25

Key-Note Speech 2 

Revitalisasi Arah Pembangunan Menuju Sumber Daya Manusia Indonesia Berkualitas

Prof. dr. Fasli Jalal, SpGK, PhD

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana RI

10.25 – 10.30

Penandatanganan MoU antara IAKMI dan BKKBN

10.30 – 11.00

Key-Note Speech 3

Politik Kemandirian Masyarakat untuk Membangun Kesehatan Bangsa

Bapak Jusuf Kalla

Tokoh Bangsa

Plenary 1 : Politik & Kesehatan Bangsa 

11.00 – 11.20

  1. Pembangunan Ekonomi vs Pembangunan Kesehatan (Role of Public Health)

Prof. dr. Ascobat Gani, MPH, DrPH

Dewan Penasehat IAKMI Pusat

11.20 – 11.40

  1. Sistem Sentralisasi vs Desentralisasi untuk Pembangunan Kesehatan Bangsa

Prof. dr. Laksono Trisnantoro, PhD

Ketua Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

11.40 – 12.00

  1. Peran Legislatif dalam Membangun Kesehatan Bangsa

  dr. Soemarjati Arjoso, SKM

Komisi VIII DPR-RI

12.20 - 12.40

  1. Policy Option Gizi KIA

  dr. Adang Bachtiar, MPH, ScD

Ketua Umum IAKMI Pusat

12.40 – 13.00

Diskusi / Tanya-Jawab

Dr. ArumAtmawikarta, MPH

Sekretariat MDG Nasional / Moderator

13.00 – 13.45

Istirahat

Plenary 2 : Universal Health Coverage  

14.45 – 15.05

  1. Kesiapan Sistem Pelayanan Kesehatan Indonesia dalam Pelaksanaan UHC 2014

Prof. dr. Budi Sampurna, SH, DFM, Sp.F(K), Sp. KP

Staf ahli Menteri Kesehatan RI Bidang Mediko legal

15.05 – 15.25

  1. Dimana Posisi Upaya Preventif dan Promotif dalam UHC?

Drg. Fajri Adinur, MM

Direktur Pelayanan PT ASKES Persero

15.25 – 15.45

  1. Seberapa “Universal” kah UHC Indonesia ?

  Dedi Supratman, SKM, MKM

Sekjen IAKMI Pusat / Staf Ahli DPR-RI

15.45 – 16.15

Diskusi / Tanya-Jawab

Dr. dr. Hyron Fernandez, MKes

Ketua IAKMI NTT / Moderator

16.15 – 16.25

Rehat Kopi

16.25 – 16.55

Key-Note Speech 6

 

  Prof. Dr. Jon Adams

University of Technology Sydney / Public Health Association of Australia / NORPHCAM

16.55 – 17.00

Penandatanganan MoU antara IAKMI dan PHAA - Network of Researchers in the Public Health of  Complementary and Alternative Medicine

Plenary 3 : Tradkom dalam Pelayanan Kesehatan Modern

 

Sidang Organisasi IAKMI

  • Roll Call Pengda IAKMI
  • Penyampaian LPJ

 

(Ruang B)

17.00 – 17.20

  1. Peran Pemerintah dalam Pengembangan Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif & Komplementer (Tradkom) di Indonesia

Dr. dr. Trihono, M.Sc

17.20 – 17.40

  1. Mengangkat Kesehatan tradisional sebagai jati diri bangsa

Indah Yuning Prapti, SKM, M.Kes 

(Kepala Balai besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat  dan Obat Tradisional Tawangmangu)

17.40 – 18.00

  1. Arah Pengembangan Kebijakan dan Regulasi Terkait Obat Tradisional

Dra. Maura LindaSitanggang, Ph.D (DirjenBinfar danAlkes Kemenkes RI)

18.00 – 18.30

Diskusi / Tanya-Jawab

dr. Agustin Kusumayati, MPH, PhD

(Ketua BK Tradkom IAKMI/Moderator)

18.30 – 20.00

Istirahat / Makan Malam bersama Bapak Gubernur NTT

20.00 – 23.00

Sidang Organisasi IAKMI - Sidang Komisi (AD ART, Kode Etik)

(Hotel Kristal)

jadwal Konas IAKMI 2013

AGENDA KONGRES NASIONAL IAKMI KE-12

Grand Mutiara Ballroom

Kupang, NTT

Hari 1 : Kamis, 5 September 2013

TABEL

 

07.00– 08.15

Pendaftaran Ulang

08.15– 08.25

Pembukaan ; Lagu Indonesia Raya ; Lagu Hymne IAKMI

08.25– 08.30

Laporan Panitia Pelaksana

Dr. dr. Hyron Fernandez, MKes

Ketua Pengurus Daerah IAKMI NTT

08.30– 08.40

Sambutan 1

Bambang Wispriyono, PhD

Direktur Eksekutif AIPTKMI

08.40– 08.50

Sambutan 2

dr. Adang Bachtiar, MPH, ScD

Ketua Umum IAKMI Pusat

08.50– 09.00

Sambutan 3

Bapak Frans Lebu Raya

Gubernur Nusa Tenggara Timur

09.00– 09.30

Key-Note Speech 1 

Politik Membangun Kesehatan Bangsa

dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH

Menteri Kesehatan RI

09.30– 09.35

Pembacaan Deklarasi Politik Profesi Kesehatan Masyarakat untuk Membangun Kesehatan Bangsa

09.35– 09.40

Hiburan Tarian Daerah

09.40– 09.55

Rehat Kopi

09.55– 10.25

Key-Note Speech 2 

Revitalisasi Arah Pembangunan Menuju Sumber Daya Manusia Indonesia Berkualitas

Prof. dr. Fasli Jalal, SpGK, PhD

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana RI

10.25– 10.30

Penandatanganan MoU antara IAKMI dan BKKBN

10.30– 11.00

Key-Note Speech 3

Politik Kemandirian Masyarakat untuk Membangun Kesehatan Bangsa

Bapak Jusuf Kalla

Tokoh Bangsa

Plenary 1 : Politik & Kesehatan Bangsa

11.00– 11.20

  1. Pembangunan Ekonomi vs Pembangunan Kesehatan (Role of Public Health)

Prof. dr. Ascobat Gani, MPH, DrPH

Dewan Penasehat IAKMI Pusat

11.20– 11.40

  1. b.Sistem Sentralisasi vs Desentralisasi untuk Pembangunan Kesehatan Bangsa

Prof. dr. Laksono Trisnantoro, PhD

Ketua Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

11.40– 12.00

  1. c.Peran Legislatif dalam Membangun Kesehatan Bangsa

dr. Soemarjati Arjoso, SKM

Komisi VIII DPR-RI

12.00– 12.20

  1. d.Health Diplomacy

Dr. Kanchit Limpakarnjanarat

WHO Representative to Indonesia

12.20– 13.00

Diskusi / Tanya-Jawab

dr. Alex Papilaja, DTPH

TCSC / Moderator

13.00– 14.00

Istirahat

14.00– 14.30

Key-Note Speech 4

Politik Keadilan dan Pemerataan dalam Membangun Kesehatan Bangsa

Bapak Prabowo Subianto

Tokoh Bangsa

Plenary 2 : Universal Health Coverage

14.30– 14.50

a. Kesiapan Sistem Pelayanan Kesehatan

    Indonesia dalam Pelaksanaan UHC 2014

Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD

Wakil Menteri Kesehatan RI

14.50– 15.10

b. Dimana Posisi Upaya Preventif dan Promotif

    dalam UHC?

Drg. Fajri Adinur, MM

Direktur Pelayanan

PT ASKES Persero

15.10– 15.30

c.  Seberapa “Universal” kah UHC Indonesia ?

Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, DrPH

Majlis Wali Bidang Pembiayaan Kesehatan IAKMI Pusat

15.30– 16.00

Diskusi / Tanya-Jawab

Dr. dr. Hyron Fernandez, MKes

Ketua IAKMI NTT / Moderator

16.00– 16.10

Rehat Kopi

16.10– 16.40

Key-Note Speech 5

 

Prof. Dr. Jon Adams

University of Technology Sydney /

Public Health Association of Australia / NORPHCAM

16.40– 16.45

Penandatanganan MoU antara IAKMI dan PHAA - Network of Researchers in the Public Health of Complementary and Alternative Medicine

Plenary 3 : Tradkom dalam Pelayanan Kesehatan Modern

 

Sidang Organisasi IAKMI

  • Roll Call Pengda IAKMI
  • Penyampaian LPJ

 

16.45– 17.05

  1. Peran Pemerintah dalam Pengembangan Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif & Komplementer (Tradkom) di Indonesia

Dr. Abidinsyah Siregar, DHSM, MKes

(Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Komplementer)

17.05– 17.25

  1. Potensi Tradkom dalam Pelayanan

Kesehatan Modern

Dr. dr. Trihono, MSc  

(Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan)

17.25– 17.45

c.  Arah Pengembangan Kebijakan dan Regulasi

    Terkait Obat Tradisional

Drs. Bahdar Johan Hamid, MPharm (Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplementer BPOM)

17.45– 18.15

Diskusi / Tanya-Jawab

dr. Agustin Kusumayati, MPH, PhD (Ketua BK Tradkom IAKMI/Moderator)

18.15– 20.00

Istirahat / Makan Malam bersama Bapak Walikota Kupang

20.00-23.00

Sidang Organisasi IAKMI - Sidang Komisi (AD ART, Kode Etik)

Hari 2 : Jumat, 6 September 2013 asd

07.00 – 08.00

Pendaftaran Ulang

08.00 – 09.45

Simposium 1

Simposium 2

Simposium 3

Simposium 4

Simposium 5

KPAN

Penerapan Kurikulum HIV pada Program Studi Kesehatan Masyarakat

 INDOHUN

One Health and Global Challenge / Network for Public Health

 The Union

Politik Pengendalian Tembakau di Indonesia

Jaringan Kebj.Kes.Ind.

Kesehatan Ibu & Anak

 

Jaringan Kebj.Kes.Ind.

Desentralisasi Kesehatan

 

09.45 – 10.00

Break / Rehat Kopi

10.00 – 11.45

Simposium 6

Simposium 7

Simposium 8

Jaringan Kebj.Kes.Ind.

Kesehatan Ibu & Anak

 

Jaringan Kebj.Kes.Ind.

Desentralisasi Kesehatan

 

SC Johnson

Mobilisasi Masyarakat untuk Menanggulangi Demam Berdarah

AIPTKMI

Pendidikan Etika untuk Menegakkan Integritas Profesi

 

11.45 – 13.15

Istirahat / Makan Siang

13.15 – 15.15

Makalah Bebas 1

Makalah Bebas 2

Makalah Bebas 3

Makalah Bebas JKKI

Sidang Organisasi IAKMI

 

Lanjutan Sidang

Komisi-Komisi

Epidemiologi & Penyakit Tidak Menular

 

Gizi Kesehatan Masyarakat & Kesehatan Ibu Anak

Kesehatan Lingkungan & Keselamatan  Kesehatan Kerja

Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

15.15 – 15.30

Break / Rehat Kopi

15.30 – 17.30

Makalah Bebas 4

Makalah Bebas 5

Makalah Bebas 6

Makalah Bebas JKKI

Sidang Organisasi IAKMI

 

Sidang Pleno Hasil Sidang Komisi

Administrasi & Kebijakan Kesehatan

Kesehatan Reproduksi & HIV-AIDS

Promosi Kesehatan

Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

17.30 – 18.15

Short-Presentation 1

Short-Presentation 2

Short-Presentation 3

18.15 – 20.00

Istirahat / Makan Malam bersama Bapak Gubernur NTT

20.00 – 23.00

Sidang Organisasi IAKMI  - Pemilihan Ketua Umum IAKMI 2013 – 2016

Hari 3 : Sabtu, 7 September 2013

Forum Nasional IV Kupang

FORUM NASIONAL IV:
Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia 

Tema:

Tantangan Kebijakan Kesehatan di Indonesia
dalam Menghadapi Stagnasi Pencapaian MDG4 dan MDG5,
dan Semakin Meningkatnya Penyakit Tidak Menular dan AIDS

Grand Mutiara Ballroom and Converence & Hotel On The Rock Kupang

Kupang, 4-7 September 2013

diselenggarakan Oleh:

Pusat Kajian Kebijakan Kesehatan dan kedokteran UNDANA dan
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK UGM

logo

Didukung Oleh :

Australian AID melalui Program AIPHSS

logobaruu

  Pendahuluan

Indikator-indikator pencapaian MDG4 dan MDG5 masih belum tercapai dengan baik di Indonesia. Data terakhir di tahun 2012 menunjukkan terjadinya stagnasi pencapaian. Ada kekawatiran bahwa kebijakan pengurangan kematian ibu dan bayi belum menunjukkan hasil yang diharapkan. Sementara itu di berbagai daerah dan kalangan masyarakat, termasuk yang mempunyai pendapatan rendah terjadi kecenderungan peningkatan penyakit tidak menular seperti stroke, gagal ginjal, dan diabetes.

Ada pertanyaan menarik mengapa kebijakan MDG4 dan MDG5 masih belum dapat maksimal dan bagaimana kebijakan yang tepat untuk menghadapi timbulnya penyakit-penyakit tidak menular dan juga penanganan AIDS dalam konteks akan berlangsungnya BPJS di tahun 2014. Forum Tahunan ke IV Jaringan Kebijakan Kesehatan berusaha membahas masalah ini melalui penelitian empirik dan analisis kebijakan. Forum ini merupakan kelanjutan dari forum-forum sebelumya yang diselenggarakan di Jakarta, Makassar, dan Surabaya.

 

  Tujuan Forum Nasional IV

  1. Membahas evaluasi kebijakan MDG 4 dan MDG5 di Indonesia
  2. Membahas isu kebijakan terkait dengan Non Communicable Disease dan AIDS dalam konteks BPJS
  3. Memberikan masukan kepada pengambil kebijakan kesehatan dalam kebijakan pengurangan jumlah kematian ibu dan bayi, BPJS, dan AIDS.

Disamping itu akan ada tujuan untuk membahas pola organisasi dan sumber pendanaan Jaringan Kebijakan Kesehatan.

 

 Waktu Kegiatan

Kegiatan ini akan dilaksanakan bersamaan dengan KONAS IAKMI pada :

Hari, tanggal  : Rabu – Sabtu, 4 – 7 September 2013
Tempat          : Hotel On The Rock Kupang dan Grand Mutiara Ballroom and Converence
                      Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur

 Agenda Kegiatan:

Laporan kegiatan Forum Nasional IV ini bisa anda saksikan melalui hasil video streaming
dan materi presentasi yang dapat di download

Waktu (WITA)

Keterangan Acara dan Ruangan

3 September 2013

Welcome Dinner di Restaurant Suba Suka Kupang

19.00 – 21.30

Welcome Dinner dari Panitia

4 September 2013

Ruangan Ruby Hotel On The Rock Kupang

08.00 – 08.30

Registrasi Peserta Forum Nasional

08.30 – 09.00

SESI PEMBUKAAN

 

 

Laporan Kegiatan dari Penanggungjawab Panitia :

dr. S.M.J. Koamesah, MMR, MMPK

 

 

 

 

Laporan Ketua Jaringan Kebijakan Kesehatan :

Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D

 
 
 
 
 
 
 
 

Pembukaan Secara Resmi : Ir. Frans U. Datta, M.App, Sc.P – Rektor Univeritas Nusa Cendana

09.00 – 10.30

SESI I.1

Analisis Kebijakan Kesehatan Ibu dan Anak di Berbagai Daerah : Bagaimana data Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia. Mengapa Terjadi Stagnasi Program?

Pembicara :

  Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc, Ph.D

 

 

 

 

 

 

  Maria Agnes Etty Dedy, S. Si., Apt

 

 

 

 

 

Pembahas :

  1. dr. Gita Maya Koemara Sakti, MHA – Direktur Bina Kesehatan Ibu Kementerian RI
  2. dr. Elizabeth Jane Supardi, MPH, D.Sc. – Direktur Bina Kesehatan Anak Kementerian Kesehatan RI
  3. dr. Rr. Endang Noersita, MPH – Kabid. Regulasi Kebijakan Kesehatan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat
  4. Pius Kopong Tokan, SKM, M.Sc. – Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, NTT
     

Moderator : Dr. dr. Felix Kasim, M.Kes

lrs

 

10.30 – 11.00

Coffee Break

11.00 – 12.30

SESI I.2

Kebijakan Inovatif dalam MDG 4 dan MDG 5 yang Perlu Dikembangkan di Masa Mendatang :

Pengalaman Revolusi KIA di NTT

dr. Stefanus Bria Seran, MPH
Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT

 

 

 

 

 

Pengalaman Penggunaan Surveilans Respon dan Angka Absolut di DIY

Pembicara : dr. Arida Oetami, M.Kes
Kepala Dinas Kesehatan Propinsi DIY

 

 

 

Pembahas :

  1. dr. Gita Maya Koemara Sakti, MHA - Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA Kementerian Kesehatan RI
  2. dr. Anung Sugihantono, M.Kes - Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah
  3. dr. H. Tris Cahyoso - Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram NTB
     

Moderator : Prof. Dr. dr. H. Alimin Maidin, MPH

 

12.30 – 13.30

Lunch Break

13.30 – 15.00

SESI I.3

Epidemiologi Penyakit Tidak Menular dalam BPJS

drg. Agus Suprapto, M.Kes
Kepala Pusat IV Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Surabaya

 

 

 

 

Kebijakan AIDS dalam BPJS

  Ir. Halik Hidik – KPAN

 

 

 

 

 

Kesiapan Sumber Daya di NTT untuk BPJS

dr. S.M.J. Koamesah, MMR, MMPK
Kepala P2K3 Universitas Nusa Cendana Kupang

 

 

 

Pembahas :

  1. Dr. dr. Deni K. Sunjaya, DESS
  2. Dr. Ni Made Ayu Sri Ratna Sudewi - Kepala PT Askes Regional XI - Bali
  3. Kepala P2JK Kementerian Kesehatan RI
     

Moderator : Dwijo Susilo, SE,MBA, MPH


 

15.00 – 15.30

Coffee Break

15.30 – 17.00

SESI I.4 

Pengantar : Mengapa Perlu Policy Brief?

  Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas, MARS

 

 

 

 

Presentasi Makalah Policy Brief Terpilih
Pembicara : Presentasi dari 5 Policy Brief terpilih

Membangun Komitmen Daerah untuk Meningkatkan Motivasi Provider

   Agung Dwi Laksono, Badan Litbangkes Surabaya


Analisa Ketimpangan Kebijakan dalam Pendidikan karena Barrier Masalah Kesehatan Reproduksi: Perlukah Siswa Hamil dikeluarkan dari Sekolah? 

   Siti Masfiah, FK Universitas Soedirman Purwokerto


Kunci Sukses Kebijakan Pemberian ASI Ekslusif

   Rahmad Pua Geno, FKM Universitas Airlangga Surabaya


Beban Kanker Serviks di Semarang: Apa yang telah kita capai?

   Ophi Indria Desanti, FK Universitas Islam Sultan Agung Semarang


Kebijakan Pengendalian Tembakau untuk Provinsi dan Kabupaten/Kota Bukan Penghasil Rokok/Tembakau di Indonesia

   Dwijo Susilo, FKK Universitas Muhammadiyah Jakarta


Moderator : Dr. dr. Deni K. Sunjaya, DESS

 

17.00 – 19.00

ISHOMA

 

SESI I.5 

19.00 – 21.00

Ruangan Jaspire

Ruangan Pearl

Ruangan Gold

SESI I.5A

 Kelompok BPJS

Pembahasan Proposal Monitoring dan Evaluasi tahun 2014 ke Depan

Pembicara :

  1. M. Faozi Kurniawan, SE, Akt., MPH
  2. dr. Tiara Marthias, MPH
  3. Prof. Dr. dr. Alimin Maidin, MPH
  4. Prof. dr. Bhismo Murti, MPH

Pembahas :

  1. Dr. Ni Made Ayu Mas Ratna Sudewi - Kepala PT ASKES Regional XI - Bali
  2. Ir. Iksanudin – Direktur Pengawasan Khusus dan Penyidikan Industri Keuangan dan lainnya, Otoritas Jasa Keuangan Kementerian Keuangan RI
  3. Kepala P2JK Kesehatan Kementerian Kesehatan RI *)
     

Moderator: Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas, MARS

SESI I.5B

 Kelompok AIDS

Tantangan Kebijakan HIV AIDS di Indonesia

Pembicara :

  1. Ir. Halik Sidik - KPAN
  2. dr. Afriana - Subdit AIDS P2PL Kementerian Kesehatan RI
  3. Prof. Irwanto, MA, Ph.D – Universitas Atmajaya Jakarta
  4. Prof. Budi Utomo - HCPI

Moderator : Ign. Praptoraharjo, Ph.D

SESI I.5C

 Kelompok KIA
 

  1. Policy Brief Strategi Penurunan Jumlah Kematian Bayi: drg. Puti Aulia Rahma, MPH (PKMK FK-UGM)
  2. Policy Brief Manual Rujukan KIA: dr. Siti Nur Zaenab, MKes (PKMK FK-UGM)

Pembicara:

  1. IDAI
  2. POGI
  3. I Wayan Widia, SKM, M.Kes

Moderator: dr. Hanevi Djasri, MARS

5 September 2013

Grand Mutiara Ballroom and Conference Kupang

09.00 – 17.00

Mengikuti Pembukaan kegiatan KONAS IAKMI di Grand Mutiara Ballroom and Conference

19.00 – 21.00

Ruangan Ruby Hotel On The Rock Kupang

Pertemuan Organisasi Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

  1. Pengenalan Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia : Dr. dr. Felix Kasim, M.Kes
  2. Pengenalan Yayasan Kebijakan Kesehatan Indonesia : Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc, Ph.D

Moderator : Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas, MARS

6 September 2013 

Ruang Pearl Hotel On The Rock

Ruang Ruby Hotel On The Rock

IAKMI – Grand Mutiara

 

SESI 3.1

 

 

08.00 – 10.00

SESI 3.1A

Kelompok BPJS

SESI 3.1B

Kelompok AIDS

SESI 3.1C

SIMPOSIUM KIA

SESI 3.1D

SIMPOSIUM DESKES

Penulisan Proposal BPJS

Model Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan BPJS 2014

“Siapa Melakukan Apa?”

Pembicara:

  1. Prof.dr. Laksono Trisnantoro, MSc., PhD
  2. Prof. Dr. dr. Alimin Maidin, MPH
  3. Prof. dr. Bhismo Murti, MPH 
Moderator : Dr. dr. Deni K. Sunjaya, DESS

Konteks Kebijakan AIDS : Epidemiologi dan Perilaku Beresiko

Pembicara :

  1. dr. Siti Nadia (IBBS) – ka Subdit AIDS P2PL Kemenkes RI
  2. Ir. Halik Sidik - KPAN
  3. Silvy Devina - IBBS Lapas – HCPI
  4. Kepatuhan ARV - Daniel Marguari (Spiritia)
  5. Ricky Andriansah - SUM II

Presentasi Makalah Bebas :

Tinjauan Hukum Pidana Terhadap Kriminalisasi Perilaku Beresiko dalam Peraturan Daerah Tentang Penanggulangan HIV & AIDS di IndonesiaSimplexius Asa, Universitas Nusa Cendana.

Analisis Kebijakan Pencegahan Transmisi dan Penanggulangan HIV Positif dan AIDS di Propinsi Jawa BaratEka Nurhayati, FK Universitas Padjajaran.

Moderator : Iko Safika

Pemaparan Berbagai Program Besar KIA 

  1. Pemaparan Pengalaman Sister Hospital di NTT : Bagaimana Pengaruh Program Sister Hospital terhadap kegiatan di Puskesmas dan program Preventif / Promotif di masyarakat?

Pembicara :

Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT
 

  1. Pemaparan pengalaman program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) di beberapa kabupaten

Pembicara :

dr. Hartanto Hardjono, M.Kes
 

  1. Temuan Fase Kualitatif HSB : Pola Pencarian Pelayanan Kesehatan serta Faktor Apa saja yang Berpengaruh pada Kelompok Miskin dan Hampir Miskin di Jawa Timur dan NTT

Pembicara:

  1. Digna Niken Purwaningrum, S.Gz., MPH
  2. Ratna Dwi Wulandari, SKM, M.Kes,
  3. Christina Rony Nayoan, SKM, M.Kes.

Moderator : dr. Tiara Marthias MPH

Berbagai Bukti Mengenai Pelaksanaan Desentralisasi
 

  1. Penyajian Hasil Sementara Analisa Sumbatan dalam Proses Penganggaran dan Pembiayaan di Propisin NTT dan Jawa Timur

Pembicara :

  1. drg.  Ernawati, M.Kes
  2. Serlie Littiek, SKM, M.Kes
  3. Dwijo Susilo, SE,MBA, MPH

 

  1. Desentralisasi dan Hak Kesehatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Pembicara :

Priscilla Magarth, Univ. Arizona, USA

Faktor Politik dalam Penganggaran

Pembicara : Dr. drg. Dewi Marhaeni, MSi.

Moderator : Faozi Kurniawan, SE, Akt., MPH

10.00 – 10.30

COFFEE BREAK

10.30 – 12.00

KELOMPOK BPJS

SESI 3.2A

KELOMPOK AIDS

SESI 3.2B

SIMPOSIUM KIA

SESI 3.2C

SIMPOSIUM DESKES

SESI 3.2D

 “Aspek-Aspek Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan BPJS 2014“

Pembicara:

Ir. Iksanudin – Direktur Pengawasan Khusus dan Penyidikan Industri Keuangan dan lainnya, Otoritas Jasa Keuangan Kementerian Keuangan RI

Moderator :

Dr. drg. Julita Hendrartini, M.Kes

Dilanjutkan dengan penulisan proposal dengan membandingkan dengan Proposal Monitoring Jampersal

 

Kebijakan dan Program HIV dan AIDS di Indonesia

Pembicara :

  1. L. Marsudi Budi Utomo – PP KPA Kota Medan
  2. dr. Neville Muskitta - Dinkes Merauke
  3. AusAID
  4. USAID
  5. Cho Kah Sin - UNAIDS
  6. Risya Ariyana Kori - ILO
  7. Slamet Riyadi - PKBI Pusat
  8. Prescott Chow - CHAI
  9. Ricky Andriansah - SUM II
  10. Asha Basnyat - SUM I
  11. Prof. Budi Utomo – HCPI

Moderator : Prof. Irwanto, MA

Pengembangan Inisiatif Millenium Acceleration Framework di Propinsi Jawa Tengah

Pembicara :

Dr. Arum Atmawikarta *)

Pengalaman Dinas Kesehatan Provinsi Papua dalam mendukung implementasi Perencanaan Berbasis Bukti untuk Sektor KIA di 7 kabupaten di Provinsi Papua

Pembicara :

drg. Agnes Ang (Kabid Bina Program dan Pengembangan Kesehatan Wilayah Dinkes Provinsi Papua

Pembahas:

Ir. Agustinus Bagio, MMT, Kepala Bidang Perencanaan Bappeda Provinsi Papua

Moderator: dr. Tiara Marthias

Diskusi Panel : 15 Tahun Desentralisasi: Apa yang terjadi di Sektor Kesehatan?

Pembicara :

  1. dr. Khrisna Jaya, MS - ADINKES Pusat *)
  2. Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Kementerian Kesehatan *)
  3. Dr. Krishna Hort – University of Melbourne

Moderator : Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D


12.00 – 13.00

LUNCH BREAK 

 

SESI 3.3

13.00 – 15.00

Ruang Gold Hotel On The Rock

Ruang Ruby Hotel On The Rock

Ruang Pearl Hotel On The Rock

Ruang Jaspire Hotel On The Rock

Grand Mutiara Ballroom

SESI 3.3A

Makalah Bebas Kelompok BPJS (4 abstrak)

abstrak-icon

Cukupkah Premi BPJS Kesehatan Rp. 15.000?Muttaqien, FK Universitas Gadjah Mada

abstrak-icon

Analisis Implementasi Kebijakan Jaminan Persalinan dalam Meningkatkan Cakupan Persalinan Tenaga Kesehatan di Kab. Situbondo th. 2013 Gurendro Putro, Balitbangkes Surabaya

abstrak-icon

Assessment Program Jaminan Persalinan (Jampersal) dan Rencana Tindak Lanjutnya di Kabupaten Brebes th 2013 Chriswardani Suryaningtyas, FKM Universitas Diponegoro

abstrak-icon

Dampak Askeskin Terhadap Kunjungan ke Fasilitas Kesehatan oleh Individu Dewasa: Studi Kasus data IFLS 2000 dan 2007Edy Purwanto, Survey Meter

abstrak-icon

Evaluasi Penggunaan Obat di Poli Anak RSUD dr. Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalimantan TengahResqi Handayani, FK Universitas Gadjah Mada

Moderator : M. Faozi Kurniawan, SE, Akt, MPH 

SESI 3.3B

KELOMPOK AIDS

Implementasi Kebijakan dan Program AIDS

Pembicara :

  1. Suhendro Sugiharto - PKNI
  2. Esteria Naomi - IPPI
  3. Tono – GWL Ina
  4. Aldo - OPSI
  5. Aditya Wardhana - IAC

Presentasi Makalah Bebas :

abstrak-icon

Dampak Implementasi Kebijakan Penutupan Tempat Layanan Sosial Transisi untuk PSK dan Untuk Penutupan Prostitusi Terhadap Program Penanggulangan HIV/AIDSDewi Rochmah Khoiron, FKM Universitas Jember

abstrak-icon

Pola dan Kinerja Kebijakan Anggaran Penanggulangan HIV dan AIDS: Studi Kasus Kota Yogyakarta, Kab. Sleman dan Kab. Bantul th 2010 s.d. 2012Valentina Sri Wijiyati, IDEA

Moderator : Sisilya Bolilanga

SESI 3.3C

Makalah Bebas Kelompok KIA dan KB serta reproduksi

abstrak-icon

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Tidak Terlaksananya Manajemen Terpadu Balita Sakit di Puskesmas Sentani Kab. Jayapura th. 2013Agus Zaenuri, FKM Universitas Cendrawasih, Papua

abstrak-icon

Implementasi Kebijakan Kesehatan Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di SampangAli Imron, FIS Universitas Negeri Surabaya

abstrak-icon

Determinan Kinerja Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di RS Pemerintah IndonesiaDemsa Simbolon, Poltekes Bengkulu

abstrak-icon

Penetapan Prioritas Program Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak dengan Metode Analyitc Herarcy Process di Sulawesi BaratKasman Makassau, Dinkes Prop. Sulawesi Barat

abstrak-icon

Penggunaan Kondom sebagai Alat Kontrasepsi Ideal pada Pasangan MenikahNurfadillah, FKK Universitas Muhammadiyah Jakarta

Moderator : dr. Hanevi Djasri, MARS 

SESI 3.3D

Makalah Bebas Kebijakan SDM dan Organisasi dan Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan

abstrak-icon

Pengelolaan Limbah Medis Padat Sebagai Bentuk Tanggungjawab RS dalam Perlindungan Kesehatan Lingkungan pada RSUD Prof. W.Z. Johannes KupangAppolonari Berkanis, RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang

abstrak-icon

Aplikasi Agency Theory dalam Inisiatif Institution – Based Contracting Out di Berau, Nias dan NTTDwi Handono, Bapelkes Yogyakarta

abstrak-icon

Intervensi Kebijakan yang Memiliki Dampak Jangka Panjang terhadap Retensi Tenaga Kesehatan di Daerah Terpencil: Sebuah Tinjauan SistematisFerry Effendi, Fak. Keperawatan Universitas Airlangga

abstrak-icon

Implementasi Kebijakan Peraturan Internal RS di RSUD Prof. Dr. M. Ali Hanafiah SM Batusangkar Prop. Sumatera Barat th 2013Indra Darmanto, FKM Universitas Indonesia

abstrak-icon

Antara Peraturan dan Realita: Sudahkah Ditelaah sebagai Relativitas? Studi kasus Program Bidan Desa di tingkat kabupatenLindawati Wibowo, Seameo Recfon

Moderator : dr. Mubasysyr Hasanbasri, MA

SESI 3.3E

Makalah Bebas Kelompok Kebijakan Rokok, Kebijakan Obat dan Kesehatan Kerja

abstrak-icon

Pertempuran Pesan di Ruang Publik dan Perlunya Pembatasan Informasi Produk Rokok pada MasyarakatAlfarabi, FISIP Universitas Bengkulu

abstrak-icon

Studi Efektifitas Penerapan Kebijakan Perda Kota Tentang Kawasan Tanpa Rokok dalam Upaya Menurunkan Perokok Aktif di Sumatera Barat th 2013Nizwardi Azkha, FK Universitas Andalas

abstrak-icon

Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Masyarakat DIY Terhadap Peraturan Gubernur No. 42 th 2009 Tentang Kawasan Dilarang Merokok Didik Nugroho, FK Universitas Gadjah Mada

abstrak-icon

Studi Kebijakan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Propinsi Kalimantan Timur Krispinus Duma, FKM Universitas Mulawarman

Moderator : Dra. Retna Siwi Padmawati, MA

15.00 – 15.30

COFFEE BREAK

 

SESI 3.4

15.30 – 17.00

Ruang Gold Hotel On the Rock

Ruang Ruby Hotel On The Rock

Ruang Pearl Hotel On The Rock

Ruang Jaspire Hotel On The Rock

Grand Mutiara Ballroom

SESI 3.4A

Makalah Bebas Kelompok BPJS 

abstrak-icon

Analisis Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Jamsoskes Sumatera Selatan Semesta Menyambut Universal CoverageMisnaniarti, FKM Universitas Sriwijaya

abstrak-icon

Peran Jampersal dalam Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Masyarakat Rina Nuryati, Puskesmas Panjaitan Kulon Progo

abstrak-icon

Hubungan desentralisasi fiskal di bidang kesehatan dengan cakupan imunisasi anak di Indonesia Asri Maharani, Univesity of Manchester

abstrak-icon

Studi Pelaksanaan Kebijakan Peraturan Daerah Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato dalam Menghadapi UU SJSN dan UU BPJS th 2013Tuty Ernawati, BKKM Sumatera Barat

abstrak-icon

Analisis Kebijakan Jaminan Kesehatan Kota Bengkulu dalam Upaya Efisiensi dan Efektifitas Pelayanan di PuskesmasYandrizal, FIK Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Moderator : M. Faozi Kurniawan, SE, Akt, MPH 

SESI 3.4B

KELOMPOK AIDS

Membangun Jaringan Kebijakan AIDS Indonesia

Moderator : Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D

SESI 3.4C

Makalah Bebas Kelompok KIA dan penyakit tidak menular

abstrak-icon

Menyoroti Gerakan Revolusi KIA dalam Meningkatkan Linakes di Faskes, Pemberian ASI Eklusif dan Penimbangan Balita di Kab. Kupang, NTTQomariah Alwi, Balitbangkes Surabaya

abstrak-icon

Determinasi Kunjungan Antenatal Care di Daerah Kumuh Perkotaan di IndonesiaTumaji, Balitbangkes Surabaya

abstrak-icon

Evaluasi Kebijakan Jaminan Persalinan di Propinsi DIYUmmul Khair, Bapelkes Yogyakarta

abstrak-icon

Evaluasi Kebijakan PPD Test Dalam Kasus TB Anak di Dinkes Kota TarakanTriastuti Sugiatmi, Dinkes Propinsi Tarakan

abstrak-icon

Kelemahan dalam Pelaksanaan Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan AnakYusni Zainal, Dinkes Kab. Sinjai

abstrak-icon

Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (Hipertensi dan Diabetes Melitus) di Kabupaten Tana Toraja tahun 2011Rini Anggraeni, FKM Universitas Hasanuddin

Moderator : dr. Siti Noor Zaenab, M.Kes

SESI 3.4D

Makalah Bebas Kelompok Pembiayaan dan Anggaran 

abstrak-icon

Implementasi Kebijakan BOK di Puskesmas Kab. Kuningan Prop. Jawa Barat th 2011 – 2012Dudung Abdul Malik, FKM Universitas Indonesia

abstrak-icon

Implementasi Kebijakan BOK di Kab. Bandung Barat th 2011Rita Nurcahyani, FK Universitas Padjajaran

abstrak-icon

Monitoring Pelaksanaan Kebijakan BOK di Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan - Dominirsep Dodo, FKM Universitas Nusa Cendana

abstrak-icon

Kemauan dan Kemampuan Masyarakat terhadap Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Temidung – Subhirman, Universitas Mulawarman

Makalah Bebas Kelompok Kebijakan Gizi dan Imunisasi

abstrak-icon

Manfaat Program Pro Ibu dalam Meningkatakan Kualitas Gizi Keluarga di Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi th 2013Ita Siti Masyitah, Universitas Respati Yogyakarta

abstrak-icon

Desentralisasi dan Pengambilan Keputusan Kebijakan Peningkatan Gizi dan Balita: Studi Kasus Kota Depok dan Kota BogorCandradewi Purnamasari, Universitas Indonesia

abstrak-icon

Faktor – factor Beresiko yang Berhubungan dengan Obesitas pada Laki – Laki dan Perempuan di Indonesia : Studi Kasus dari IFLS - Nur Suci Arnashanti, SurveyMeter

Moderator : Digna Niken Purwaningrum, S.Gz., MPH

SESI 3.4E

Makalah Bebas Kelompok Kesehatan Jiwa

abstrak-icon

Kebijakan Kesehatan Jiwa Paska Bencana: Terapi Pemberdayaan Diri secara Kelompok sebagai Sebuah AlternatifMuhammad Mulia, SurveyMeter

abstrak-icon

Efektifitas Penerapan Model Community Health Nursing Terhadap Kemampuan Hidup Pasien Gangguan Jiwa dan Keluarganya di Wilayah DKI JakartaBudi Anna Keliat, Fak. Keperawatan Universitas Indonesia

abstrak-icon

Penilaian Kepatuhan Terhadap Standar Kebijakan Nasional untuk Pelayanan Kesehatan Lansia di Yogyakarta: Puskesmas Santun Lanjut UsiaSunar Indriati, SurveyMeter

Makalah Bebas Kelompok Kebijakan Inovatif

abstrak-icon

Prespektif Ekonomi Politik pada Konten, Konteks dan Aktor dalam Proses Penyusuan RUU KeperawatanDumilah Ayuningtyas, FKM Universitas Indonesia

abstrak-icon

Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Jamkesda di Pelayanan Kesehatan Dasar di Puskesmas yagn Berada dalam Lingkup Pembinaan Dinas Kesehatan Kota Banjar Felix Kasim, Universitas Maranatha

abstrak-icon

Pelajaran dari Gebrakan Joko Widodo dalam Memecahkan Pelayanan Kesehatan di Jakarta: Sebuah Content AnalysisMubasysyr Hasanbasri, FK Universitas Gadjah Mada

Moderator : Dr. dr. Dwi Handono, M.Kes

17.00 – 18.00

PENUTUPAN FORUM KEBIJAKAN KESEHATAN INDONESIA IV

Pengumuman Pertemuan Forum Nasional V dan VI: Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia 2014 dan 2015

19.00 – 21.00

Undangan Makan Malam dengan Walikota NTT (IAKMI – tentative)

7 September 2013

Ruang Jaspire Hotel On The Rock

Ruang Ruby Hotel On The Rock

Ruang Gold Hotel On The Rock

Grand Mutiara Ballroom

08.00 – 10.00

Kelompok BPJS

Penyelesaian Proposal dan Rencana Tindak Lanjut

Kelompok AIDS

Pengembangan Tim Peneliti Lokal untuk penelitian HIV/AIDS

Kelompok KIA

Workshop Penyusunan Rencana Tindak Lanjut POKJA KIA

Rencana Tindak Lanjut Pokja KIA

  1. Perencanaan
  2. Pelaksanaan
  3. Policy Brief

Penutupan di KONAS IAKMI

10.00 – 10.30

COFFEE BREAK

10.00 – 12.00

Penutupan di KONAS IAKMI

  Peserta

Kegiatan pelatihan mengundang para pengambil kebijakan, akademisi (dosen, staf pengajar), peneliti, praktisi kebijakan kesehatan, dan atau siapa pun yang tertarik dengan kebijakan kesehatan untuk mengikuti kegiatan ini.

 

 

Modul 4B. Menyusun Policy Brief

Modul 4B. Menyusun Policy Brief (29 Juli – 2 Agustus 2013)

 

 Deskripsi

Sebagai sebuah dokumen yang berdiri sendiri (stand-alone), maka policy brief bukan saja harus meyakinkan tetapi juga harus menarik. Ingatlah bahwa policy brief kita bukanlah satu-satunya dokumen yang dibaca oleh target audiens kita. Pengambil kebijakan khususnya memiliki begitu banyak dokumen yang dibaca setiap hari. Oleh karena itu, sama seperti bentuk komunikasi lain, yang penting bukan hanya apa yang disampaikan tetapi caranya hal itu disampaikan. Modul ini akan membahas secara ringkas apa yang dapat kita lakukan dalam menyusun policy brief yang menarik.


 Tujuan pembelajaran

Setelah membaca modul ini, peserta diharapkan dapat :

  1. Mendisain penyajian policy brief secara menarik.
  2. Memfinalisasi draft policy brief.

 

  Isi Modul

Setelah kita menulis draft policy brief pada tahap sebelumnya, maka kini saatnya untuk mendisain agar penyajian policy brief kita lebih menarik.

Pertama, perhatikan judul yang kita tulis. Ingat: Singkat dan pilihan kata yang cerdas adalah kunci dari judul yang baik. Judul yang panjang yang secara lengkap menjelaskan topik namun membosankan akan membuat pembaca bingung dan tidak akan menguntungkan siapapun. Sama buruknya, judul yang terlalu pendek akan gagal mengidentifikasi topik atau arah penelitian secara akurat. Jika perlu, bagilah judul ke dalam dua bagian: Judul utama dan anak judul.

Tips: Judul dapat menggunakan kata kerja (bersifat lebih dinamis) atau menggunakan kata Tanya (bersifat menggugah rasa ingin tahu).

Ke-dua, pikirkan beberapa variasi disain yang dapat membuat tampilan policy brief bukan hanya lebih menarik namun juga informatif. Kita dapat melakukannya dengan menambahkan hal berikut:

  1. Gunakan sidebar. Sidebar merupakan bagian yang ditulis pada sisi tulisan utama di dalam policy brief. Bentuknya biasanya berupa sebuah narasi di dalam box. Narasi ini singkat namun memberi informasi tambahan, misalnya mengenai suatu ilustrasi atau studi kasus yang sangat menonjol. Dapat pula menyajikan contoh aksi yang dilakukan di Negara/propinsi/kabupaten lain yang merupakan success story. Atau, sebaliknya, sidebar juga dapat berupa narasi mengenai kegagalan dari kebijakan saat ini. Contoh penggunaan sidebar dapat dilihat pada contoh policy brief di bahan belajar kali ini.
  2. Gunakan callout. Callout merupakan satu kalimat yang sangat kuat, sangat persuasive, sangat assertive yang ingin kita tonjolkan. Kalimat tersebut dapat saja berupa kesimpulan dari paragraf yang ada di dalam tulisan utama policy brief. Atau, seringkali, callout merupakan kutipan langsung dari narasumber. Ingat, bahwa callout hanya akan efektif bila kalimat yang digunakan sangat kuat. Callout biasanya ditempatkan di margin tulisan utama, biasanya dicetak dengan font yang lebih besar dari font yang digunakan oleh tulisan utama.
  3. Gunakan bulleted list. Bulleted list ini tepat digunakan khususnya untuk bagian rekomendasi dimana kita dapat meringkas rekomendasi dalam step-by-step aksi yang perlu dilakukan

Ke-tiga, pikirkan cara untuk menyatakan argumentasi kita melalui visual, yaitu menggunakan grafik, foto dan sebagainya. Dibandingkan dengan penggunaan tabel, menggunakan grafik biasanya lebih menarik dan lebih jelas bagi pembaca. Foto yang tepat juga merupakan visual yang kuat. Jangan lupa gunakan caption (untuk foto) dan judul (untuk grafik) yang singkat tetapi jelas.

Terakhir, lakukan pemeriksaan terakhir sebelum mem-finalisasi draft policy brief. Hal-hal yang dapat anda lakukan, adalah:

  1. Bacalah sekilas policy brief anda, dan tanyakan: apa yang paling menonjol dari policy brief ini? Adakah sesuatu yang dapat dilakukan untuk membuatnya lebih baik?
  2. Minta seorang rekan anda untuk membaca policy brief tersebut. Apa komentarnya? Apakah menurutnya policy brief ini sudah jelas? Jika belum, bagian mana yang kurang jelas? Ingat, policy brief anda harus dapat bercerita untuk anda. Jika masih ada yang pembaca yang merasa kurang jelas, maka kemungkinan policy brief anda belum bercerita untuk anda.
  3. Periksa sekali lagi apakah anda sudah menghindari sedapat mungkin penggunaan jargon.
  4. Periksa sekali lagi apakah anda membatasi penggunaan statistik hanya pada yang benar-benar penting saja.
  5. Periksa sekali lagi argument yang anda gunakan, apakah dapat bertahan (defensible) menghadapi counter-argument?
  6. Periksa sekali lagi untuk menghindari kemungkinan salah cetak (proof-reading)

Dengan melakukan hal-hal ini, maka policy brief akan dapat menjadi dokumen yang direferensi oleh pembacanya, bukan hanya karena isinya yang berbobot dan berbasis bukti, namun karena pembaca terkesan pada apa yang dibacanya.
 

 

 Kegiatan pembelajaran

Kirimkan policy brief anda yang telah diperbaiki sesuai saran perbaikan yang diberikan, dengan dilengkapi callout dan/atau sidebar dan/atau bulleted list, jika perlu, dengan menyisipkan pula grafik dan/atau foto yang sesuai. Pastikan bahwa tampilan judul, batang tubuh dan keseluruhan policy brief dalam bentuk yang menarik, rapi dan informative tetapi tidak cluttered.

Harap kirim ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. selambat-lambatnya pada tanggal 2 Agustus 2013.

 

  Bahan Belajar

Toolkit for researcher: How to Write a Policy Brief 

Contoh Policy Brief 

Struktur Kongres

Silahkan mengikuti reportase beberapa sesi yang diikuti oleh Tim UGM dalam bentuk reportase.
Bagian yang ingin membaca seluruh abstrak dapat klik di bagian bawah Tabel Struktur dan akan link ke website International Health Economics Association.

Selamat mengikuti

STRUKTUR KONGRES

Sabtu 6 Juli

Minggu 7 Juli

Senin 8 Juli

Selasa 9 Juli

Rabu 10 juli

Registrasi

Registrasi

Pengantar Reportase

Pengantar Reportase

Pengantar Reportase

Pra-Kongress Symposia

Sesi Pra-Kongres 1

Reportase Sesi 1.1

Laporan Sesi:
Bringing Evidence to
Decision-Makers

Reportase Sesi 1.2

Session Title:
Value For Money (Vfm)
In Women's And Children's Health

Reportase Sesi 6

Laporan Sesi:

The Impact of Out-of-Pocket Expenditures on Access

to Essential MNCH Services in Bangladesh and Opportunities

for Improving Coverage: Evidence from the ADB RETA-6515 Study

 

Reportase Sesi 10

Session Tittle:
Physician-patient interaction in the pharmaceutical market

Rehat

Rehat

Rehat

Rehat

Diskusi Pra-kongres 1

Reportase Sesi 2.1

Laporan sesi:
Alternative Mechanisms for Improving Access to Health Care Services:
Experiences from Developing Countries of the World

Reportase Sesi 2.2

Session Title:
Physician Payment

Reportase Sesi 7

Session:
Conceptualizing and Measuring Progress
to Universal Health Coverage Goals

Reportase Sesi 11

Session Tittle:
Risky Behaviors and Human Capital

Waktu Pindah

Waktu Pindah

Waktu Pindah

Reportase Sesi 3

Laporan sesi:
Government Financing for Health Care

Reportase Sesi 8

Session Title:
Delivering Aid for Health

Reportase Sesi 8.2

Session :
Socio-Economics and Health

Organized Session

Makan Siang

Makan Siang

Makan Siang

Makan Siang

Sesi Pra-Kongres 2

Reportase Sesi 4

Session Title:
Projecting Expenditure

Pleno Siang 1

Panel Session Title:
Single-Payer Systems in a Multi-Payer World:
Is There a Role for Parallel Private Finance?

Pleno Siang 2

Seminar Panel:
Personalized Medicine, Orphan Disease Drugs
and the Future of Health Economics

Pleno Siang 3

Session:
"Health System Efficiency :
What Can Health Economists Contribute?

Reportase Sesi 12

Session Tittle:
Health Insurance Market in Developing Countries

Rehat

Rehat

Rehat

Rehat

Diskusi Pra-Kongres 2

Reportase Sesi 5

Laporan Sesi:
Role of Universal Coverage in Maternal Care

Reportase Sesi 9

Session Tittle:
Economic of Prevention

Reportase Sesi 13

Session Tittle:
Health Utilizations

Rehat

Waktu Pindah

Waktu Pindah

Waktu Pindah

Pleno Pembukaan

9th World Congress on Health Economics:
Celebrating Health Economics

Concurrent Session

Pleno

Laporan Post Congress

International Meeting:
Global Network for Health Equity (GNHE)

  • toto
  • bandar togel 4d
  • live draw sgp
  • togel4d
  • slot777
  • scatter hitam
  • togel online
  • toto 4d/
  • toto slot
  • slot dana
  • bandar slot
  • scatter hitam
  • slot dana
  • slot resmi
  • bandar slot resmi
  • bandar slot
  • slot resmi
  • agen toto
  • slot dana
  • deposit 5000
  • login togel4d
  • link gacor
  • toto slot
  • situs slot
  • slot online
  • togel online
  • slot gacor
  • totoslot
  • wengtoto
  • bandar togel
  • toto slot
  • rajabandot
  • resmi 777
  • situs bandar slot
  • agen slot
  • bandar slot
  • slot online
  • bandar slot terbaik
  • slot resmi
  • slot88
  • slot 1000
  • jp togel
  • slot resmi terpercaya
  • slot gacor
  • slot resmi
  • slot online
  • rajabandot
  • togel4d
  • togel4d
  • togel4d
  • slot kasih maxwin
  • sultan slot
  • slot gacor bagi thr
  • bandar slot
  • slot777
  • slot asia
  • tototogel
  • jptogel
  • slot 1000
  • bandar slot asia
  • bandar slot terbesar
  • bandar slot gacor
  • situs bandar slot
  • slot online
  • toto 5000
  • href="https://www.socnatural.com/">toto5000 href="https://twsocial.co.uk/">slot asia href="https://vatrefundagency.co.za/">slot online resmi